5 Tanda bahwa Anda Sudah “Menjadi” Orang Jepang

  • BUDAYA
  • Jika Anda sudah tinggal dalam jangka waktu tertentu di negara yang berbeda dari negara Anda dengan serangkaian nilai dan adat yang berbeda, kemungkinan Anda akan mengadopsi tindakan atau kebiasaan di negara itu. Kebiasaan dan tindakan itu diambil dengan menghubungkan diri Anda dengan penduduk asli di tempat kerja, di sekolah atau lingkaran sosial Anda. Berikut merupakan beberapa adat dan kebiasaan yang mungkin akan Anda adopsi saat tinggal di Jepang.

    1. Ketika jam sibuk tidak lagi mengganggu Anda

    Tokyo dan kota besar lain di Jepang memiliki reputasi kereta yang sesak, khususnya saat jam sibuk pada pagi dan sore hari. Bagi pendatang baru, mungkin terlihat sangat banyak sehingga Anda bisa tersandung diantara orang-orang asing atau bahkan terseret keluar dari kereta saat sebagian besar penumpang turun. Namun, seiring berjalannya waktu Anda tidak lagi keberatan dengan ruang yang sempit asalkan Anda sampai ke tempat tujuan. Anda akan segera menemukan trik tertentu seperti pergi ke gerbong yang kurang ramai atau mengamankan tempat tertentu yang bisa memberikan kenyamanan atau jika Anda beruntung, Anda bahkan bisa mendapatkan kursi.

    2. Melepas sepatu atau sendal Anda secara spontan sebelum masuk ke rumah

    2

    Dokumentasi penulis

    Kebiasaan ini tidak khusus untuk orang Jepang karena beberapa negara Asia juga mempraktikkannya. Namun, di Jepang mereka menganggapnya lebih penting dengan memakai sandal yang berbeda bahkan di dalam rumah (misalnya sandal kamar mandi, sandal balkon, dll.). Begitu terbiasa dengan kebiasaan ini, Anda tidak bisa tidak menjadi ngeri saat kerabat atau teman mengunjungi rumah Anda dan dengan santai berjalan mengelilingi rumah Anda dengan sepatunya.

    3. Pergi ke supermarket tepat waktu untuk barang-barang diskon

    Ketika malam tiba, supermarket di Jepang menurunkan harga barang-barang yang cepat membusuk sehingga memberikan tawaran yang bagus untu pembelanja yang praktis. Setelah jangka waktu tertentu Anda akan menemukan waktu dimana staf supermarket lokal berkeliaran di sekitar bagian makanan dan menempelkan stiker diskon tersebut seringkali memberikan harga sampai 70% dari harga reguler. Anda harus cepat atau barang bagus akan hilang dalam sekejap.

    4. Bowing your head even if you are talking on the phone

    Membungkuk mengungkapkan pengakuan, salam, penghargaan dan rasa hormat kepada orang lain. Orang Jepang telah menguasai seni membungkuk dengan derajat yang berbeda dari tundukan kasual atau eshaku hingga yang paling sopan dari semua tundukan saikeirei. Karena membungkuk menjadi bagian integral budaya Jepang, kemungkinan besar hal ini menjadi salah satu kebiasaan pertama yang akan Anda asimilasi. Sama seperti orang Jepang sejati bahkan ketika berbicara di telepon, suatu saat Anda akan membungkuk sebagai tanda persetujuan atau pengakuan bahkan jika penerima panggilan tidak dapat melihatnya.

    5. Dependence on convenience stores (Konbini)

    Tentu tidak ada yang bisa mengabaikan konbini yang ditempatkan secara strategis di setiap sudut terutama di kota-kota. Tidak seperti toko-toko biasa yang kami miliki di rumah, konbini Jepang menawarkan berbagai layanan, mulai menjual semua bento hingga melakukan pembayaran tagihan ke layanan ATM dan masih banyak lagi. Mereka juga buka 24 jam dan menawarkan berbagai layanan yang Anda butuhkan. Hal ini tidak mengherankan bahwa ketika Anda kembali ke rumah untuk sementara atau secara permanen, salah satu hal yang Anda perlu biasakan adalah tidak adanya konbini.