Apa itu Gaya Pakaian Jepang “Decora” dan Bagaimanakah Tampilannya?

  • BUDAYA
  • GAYA
  • Seperti yang telah banyak orang ketahui, ada banyak jenis gaya mode jalanan yang ada di Jepang. Bagi orang luar Jepang, mungkin mereka melihat beberapa gaya mode yang sangat tidak biasa, namun mereka memiliki banyak pengikut diluar sana yang berpikir bahwa itu adalah hobi bahkan sebuah gaya hidup. Salah satu gaya mode jalanan yang terunik di Jepang adalah decora. Nama “Decora” berasal dari kata “dekorasi”, dan seperti kebanyakan gaya mode jalanan lain, “Decora” telah dianggap sebagai salah satu sub-kebudayaan Jepang

    Sejarah Gaya Decora

    Decora pertama kali muncul sekitar akhir 90an dan populer selama tahun 2000an. Decora sangat populer baik di dalam dan diluar Jepang, terutama di Harajuku, tempat asal-usulnya.

    Gaya ini sering di gambarkan sebagai gaya yang ceria dan seperti anak-anak, tapi berbeda dengan mode lolita. Lolita terinspirasi dari era Victoria, dan decora terinspirasi dari karakter kartun dari tahun 80an. Gaya ini juga sering disebut dengan “Decora-chan”, yang dipopulerkan oleh idola pop Jepang, Tomoe Shinohara. Dia merupakan pembawa acara dalam acara pertunjukan televisi dan menyanyikan lagu hits dengan menggunakan rok yang mengembang dan sepatu bot berwarna setinggi lutut.

    Sekarang, decora kembali dengan empat sub kategori: Decora kasual, decora gelap, decoralolita, dan decora merah jambu.

    Mode Gaya Decora

    Warna pakaian dari gaya ini biasanya berwarna merah jambu karena warna ini memberikan kesan seperti anak-anak dan aura kewanitaan. Warna-warna neon juga sering digunakan oleh pemakai yang antusias.

    Gaya decora biasa menggunakan kaus polos (lengan panjag) atau hoodie, rok tutu, dan lapisan pakaian berwarna serperti kaos kaki, penghangat kaki, penghangat lengan dan kaos kaki setinggi lutut. Pakaian mereka biasanya memiliki motif yang terinspirasi dari karakter kartun tahun 80an seperti Strawberry Shortcake, Hello Kitty, Care Bears, dan The Smurfs. Dan untuk sepatu, mereka biasanya menggunakan sepatu Mary Jane, sneaker, atasan dengan potongan yan tinggi, atau bot Dr. Martens!

    Pada dasarnya, tema pakaian untuk decora adalah berlapis dan warna yang cerah! semua ini tentang memadupadankan berbagai jenis warna dan tekstur.

    Rambut dan Riasan Wajah

    A post shared by 遊くん (@yu______kun) on

    Mode decora biasanya tidak menggunakan riasan hingga riasanan yang minimal, dengan tujuan untuk menekankan aura seperti anak kecil atau bhakan lebih. KAdang-kadang perempuan Decdecorara mengenakan masker dental berpola dan pembalut luka warna-warni di batang hidung mereka. Beberapa menggunakan glitters, stiker, dan kristal dibawah mata mereka yang berbentuk hati, bintang dll. seperti anak kecil.

    Rambutnya biasanya diwarnai oranye, merah muda, pirang, atau bahkan kombinasi dari dua hingga tiga warna. Setelah itu, mereka akan menatanya dengan gaya sederhana seperti kuncit dua, kepang, atau keriting. Gadis decora selalu memakai pakaian yang ceria dan pita imut, klip, dan bando pada rambut mereka. Lebih banyak tambahan gaya maka semakin meriah!

    Aksesoris

    Kunci untuk gaya ini adalah menggunakan aksesoris berwana cerah sebanyak mungkin. perempuan decora akan menggunakan gelang, penjepit rambut, kalung, cincin atau baran-barang imut lainnya.

    Dan bagian terbaiknya adalah dimana tidak ada sesuatu yang disebut “berlebihan”. Decora akan hanya berhenti menggunakan aksesoris ketika mereka merasa harus berhenti, dan bukan karena adanya batasan jumlah yang harus mereka pakai. Mode decora memberikan kesan polos dan ceria. Bagi mereka, berpakaian adalah untuk bersenang-senang.

    Ketika decora mulai populer, banyak orang menyukai mode yang memiliki ciri khas sampai menjadi bagian dari sub-kebudayaan Jepang. Seperti yang telah Anda ketahui sekarang, ini bisa menjadi pilihan mode yang menarik juga!