Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kebijakan Visa Jepang

  • TATA CARA
  • Jika Anda ingin mengunjungi Jepang, biasanya Anda perlu mempunyai visa sebelum naik ke pesawat.

    Namun, ada beberapa negara yang tidak memerlukan visa untuk masuk atau tinggal sementara di Jepang. Lalu, ada juga kebijakan khusus bagi sebagian negara yang perlu diketahui sebelum berpergian ke Jepang. Kebijakan seperti apa ?

    Negara – negara yang tidak memerlukan visa

    Ada 68 Negara yang dibebaskan dari visa, sehingga warga negara mereka bisa bebas berpergian ke Jepang. Negara – negara Uni Eropa dan Amerika Utara (termasuk Meksiko) diperbolehkan memasuki Jepang tanpa proses pembuatan visa. Mereka bisa tinggal di Jepang maksimal selama 90 hari. Warga negara yang berasal dari Austria, UK, Irlandia, Jerman, Mexico, Liechtenstein, dan Swiss dapat menambah masa tinggal mereka di Jepang maksimal sampai dengan 6 bulan.

    Beberapa negara mendapat kebijakan khusus. Warga negara yang berasal dari Indonesia (hanya untuk pemilik e-paspor), Brunei dan Thailand mendapat masa tinggal maksimal 15 hari di Jepang dan warga negara Uni Emirat Arab hingga 30 hari.

    Untuk informasi lebih lengkapnya, silahkan cek disini. (ada pilihan bahasa Indonesia)

    Kebijakan khusus

    Disisi lain, paspor warga Jepang sendiri tercatat sebagai salah satu paspor dari tiga paspor terkuat menurut survey Visa Restriction Index 2015. Dimaksud terkuat karena warga negara Jepang bisa bebas bepergian ke 171 negara dengan maupun tanpa visa. Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Australia, India dan Myanmar memiliki fasilitas visa elektronik khusus untuk warga negara Jepang. Melalui fasilitas visa elektronik ini juga lah warga negara Jepang bisa bebas bepergian tanpa kesulitan.

    Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai pembuatan visa ke Jepang, Anda bisa mengunjungi website (ada pilihan bahasa Indonesia) Kementerian Luar Negeri Jepang. Untuk WNI, Anda bisa mengunjungi website (dalam bahasa Indonesia) kedutaan besar Jepang di Indonesia.