Mengapa Banyak Sekali Orang Jepang Tidak Berbicara Bahasa Inggris?

  • BUDAYA
  • SOSIAL
  • Jika Anda pernah pergi ke Jepang, Anda mungkin melihat bahwa biasanya masyarakat Jepang tidak dapat berbicara bahasa Inggris dan kadang-kadang kewalahan ketika Anda mengajak mereka berbicara dalam bahasa Inggris. Namun, sejauh ini, masyarakat Jepang (termasuk saya) telah belajar bahasa Inggris selama selama minimal 6 tahun di jenjang SMP dan SMA. Lalu mengapa mereka ragu-ragu untuk berbicara bahasa Inggris? Inilah alasannya.

    1. Cara mengajarkan bahasa Inggris di sekolah

    Menurut saya, keragu-raguan masyarakat Jepang untuk berbicara bahasa Inggris di kehidupan nyata bermula dari cara bahasa Inggris diajarkan di sekolah. Saya telah menyebutkan bahwa masyarakat Jepang telah belajar bahasa Inggris sekurang-kurangnya selama 6 tahun di jenjang SMP dan SMA nya. Namun, alih-alih menempatkan fokus utama pada percakapan dan berbicara dengan bahasa Inggris, para guru bahasa Inggris cenderung untuk berkonsentrasi pada tata bahasa, kosa-kata, terkadang diajari dengan kemahiran mendengarkan dan hampir tidak ada pelatihan untuk berbicara. Inilah alasan banyaknya masyarakat Jepang yang bisa mendapatkan nilai bagus dalam ujian bahasa Inggris tetapi tidak terbiasa menggunakannya dalam percakapan sehari-hari. Terlebih lagi, tidak banyak guru bahasa Inggris native atau guru internasional yang dapat mengajarkan tata cara pengucapan bahasa yang benar.

    2. Pentingnya skor tes TOEIC

    Menurut saya, alasan yang lain adalah karena banyak perusahaan yang lebih suka menggunakan skor tes TOEIC daripada skor tes TOEFL ketika mempekerjakan karyawan baru. Tes TOEIC tentunya tidak kurang berguna dibandingkan skor TOEFL, tetapi skor TOEIC terkadang tidak terlalu menggambarkan kemampuan berbicara bahasa Inggris yang sebenarnya. Dalam tes TOEIC ada tes mendengar, membacan dan tata bahasa atau grammar, sedangkan tes TOEFL juga mencakup tes berbicara. Selain itu, karena tes TOEIC selalu menggunakan pola pertanyaan yang sama, jika Anda sering berlatih mengerjakan soal tes TOEIC, maka Anda akan mendapatkan skor tinggi dengan mudah. Saya sungguh mengetahui beberapa orang yang hampir tidak bisa berbicara bahasa Inggris sama sekali walaupun skor tes TOEIC mereka sangat tinggi. Mereka hanya belajar bahasa Inggris untuk bisa masuk perusahaan yang bagus dan tidak menggunakannya dalam percakapan bisnis yang sesungguhnya.

    3. Orang-orang Jepang cenderung pemalu

    Menurut saya, alasan lain mengapa banyak orang Jepang menghindar dari percakapan berbahasa Inggris berawal dari kepribadian rata-rata masyarakat Jepang. Dari pengalaman saya, saya tahu bahwa beberapa orang tidak bisa berbicara bahasa lain karena mereka malu. Mereka takut untuk berbicara secara lantang dan membuat kesalahan, sehingga mereka lebih memilih untuk diam. Jika mereka tidak pernah menggunakan bahasa Inggris, bagaimana mereka bisa memperbaiki level percakapan mereka? Mustahil bukan? Berbicara tentang kepribadian orang-orang Jepang, beberapa orang sangat pemalu sehingga mereka tidak pandai berkomunikasi dengan orang lain walaupun menggunakan bahasa Jepang!

    Dapat disimpulkan bahwa di Jepang, kami masih harus menempuh berbagai cara untuk belajar dan menggunakan bahasa asing. Siapa tahu semuanya akan menjadi lebih baik jika Jepang lebih dan lebih terbuka kepada negara lain untuk memperluas wilayah distribusi untuk produk buatan Jepang karena pasar mereka sendiri menyusut seiring dengan populasinya.