Budaya Kerja di Jepang: Mengapa Begitu Berbeda? — Dua Perbedaan Utama Bekerja di Perusahaan Jepang dan Perusahaan Indonesia!

  • BUDAYA
  • Lembur, keuntungan sedikit, tidak ada hari libur: Bagaimana rasanya bekerja di Jepang? Jika Anda bekerja di lingkungan kantor, bersiaplah mengenakan pakaian formal dan belajar bagaimana cara menukar kartu nama dengan cara Jepang yang sopan. Anda mungkin juga perlu belajar bahasa Jepang formal (‘keigo’ 敬語), yang merupakan keseluruhan yang berbeda dibandingkan bahasa Jepang sehari-hari.

    Namun bagaimana dengan budaya kerja? Tidak ada panduan atau nasihat yang bisa membuat Anda siap sepenuhnya, namun hal ini mungkin membantu untuk mengetahui lebih banyak sebelum masuk lebih dalam.

    Kerja Tim

    Hal ini sering ditunjukkan bahwa kerja di negara-negara barat, kerja tim memiliki pengertian yang sedikit berbeda dengan Jepang. Melihat lebih dekat tentang topik ini, mungkin Anda terkejut dengan fakta bahwa di luar negeri, dimana individualitas dipuji dan didukung, tiba-tiba orang harus bekerja secara tim dan berkompromi. Di Jepang, kerja tim dapat dianggap sebagai jalan yang lebih baik untuk menyelesaikan sesuatu.

    Tanggung Jawab

    Tanggung jawab memiliki arti yang sedikit berbeda di Jepang. Secara umum, kesalahan diambil dan dibebankan oleh keseluruhan kelompok, alih-alih menunjuk dan mempermalukan satu individu. Tetap saja, Anda harus berhati-hati dalam membuat kesalahan, karena tim Anda mungkin juga akan menanggung bebannya.

    Asal mula etika kerja dan budaya berasal dari nenek moyang. Sebuah teori menyatakan bahwa di negara-negara di Eropa dan dunia Barat, budaya dibentuk dari keturunan “pemburu-pengumpul” dimana hanya yang terkuat yang mampu bertahan. Setiap kelangsungan hidup individu adalah motivasi yang paling kuat. Selain itu, teori tersebut mengatakan dasar dari budaya Jepang di sisi lain adalah apa yang disebut “budaya padi”. Tanpa kerjasama dan harmoni kelangsungan hidup tidak terjamin dan perilaku individu kontra produktif bagi seluruh masyarakat.

    Jika Anda berencana untuk bekerja di sebuah kantor di Jepang, bersiaplah untuk menjadi pengikut dan dengarkan pengawas Anda untuk waktu yang lama, sebelum Anda mengambil posisi pemimpin.