Khusus untuk Wanita: Panduan untuk Produk Sanitasi Wanita di Jepang

  • TATA CARA
  • Ketika Anda bermimpi atau bahkan berencana untuk pindah ke belahan dunia lain, ada banyak hal besar yang perlu dipikirkan, yaitu belajar bahasa baru, membiasakan diri dengan mata uang baru, iklim yang berbeda, perbedaan budaya, perubahan pola makan dan lain-lain. Jadi, dengan semua hal besar yang ada di pikiran Anda, Anda mungkin sering melupakan hal-hal kecil sampai Anda berada dalam situasi tertentu.

    Jadi ketika Anda baru saja pindah ke Jepang dan baru ingat ternyata hari tersebut merupakan jadwal ‘bulanan’ Anda, jangan terkejut ketika Anda pergi ke apotek, Anda akan menemukan banyak sekali pilihan pembalut yang ada di rak yang bisa saja membuat Anda merasa kebingungan. Ada puluhan merk yang bisa dipilih, dan tentu saja, situasi ini dapat menjadi uji coba untuk menemukan merk yang Anda suka. Berikut ini adalah pengenalan singkat beberapa jenis pembalut yang tersedia di Jepang dan apa perbedaannya dengan yang Anda miliki selama ini.

    japanese-sanitary-pad

    Dokumentasi penulis

    Jika Anda pernah bepergian ke luar negeri sebelumnya, Anda mungkin pernah menemui beberapa cerita mengerikan terkait dengan betapa berbedanya pembalut dengan yang Anda punya di rumah. Beberapa pembalut yang pernah saya beli di Cina memiliki kualitas yang buruk, mereka cepat rusak. Jadi, Anda bisa membayangkan betapa leganya saya ketika saya menemukan bahwa di Jepang, produk sanitasi hampir sama dengan yang ada di Indonesia. Tidak ada yang aneh dengan produk mereka, hanya produk sanitasi biasa.

    Pertama, ada beberapa kata yang mungkin berguna untuk Anda ketika berbelanja kebutuhan kewanitaan Anda. Kata untuk pembalut wanita adalah ナプキン (napukin) dan panty-liner wanita adalah ライナー (raina). Beberapa jenis pembalut wanita sangat tipis dan kadang keliru dianggap sebagai panty-liner, namun jangan khawatir, biasanya akan ada contoh pembalut yang dilaminating lalu ditampilkan didekat kemasannya sehingga Anda bisa melihat bagaimana bentuk asli dari pembalut dalam kemasan tersebut. Jika tidak, panjang dan ukuran ditampilkan dengan jelas pada kemasannya.

    Tanpa mengerti bahasa Jepangpun, Anda biasanya bisa tahu produk ini seperti apa hanya dengan melihat kemasannya. Pembalut malam sering ditemukan dengan kemasan yang lebih gelap, memiliki gambar bintang dan bulan kecil yang diharapkan bisa membantu sehingga Anda tahu kalau mereka pembalut untuk malam hari. Tidak hanya itu, Anda bisa melihat kemasannya juga untuk mengetahui apakah pembalut ini memiliki sayap atau tidak, seberapa tebalnya, bentuknya, ukurannya dan lain-lain.

    japanese-nighttime-sanitary

    Dokumentasi penulis

    Beberapa pembalut malam yang pernah saya beli ternyata besar sekali (lihat gambar diatas). Mereka benar-benar terlihat seperti popok. Bahkan Anda bisa mendapatkan jenis pembalut yang seperti celana pendek yang pada dasarnya memang celana. Sedikit tidak masuk akal untuk saya, namun saya pikir jika Anda sedang deras-derasnya dan Anda banyak bergerak di saat tidur, maka jenis pembalut seperti ini merupakan pilihan yang bagus.

    Ada sejumlah merk yang berbeda dan saya sarankan untuk Anda coba agar Anda dapat menemukan mana yang menjadi favorit Anda. Merk pembalut favorit saya adalah ‘Whisper’ (ウィスパー) dan Laurier (ロリエ), keduanya hampir sama dengan jenis produk yang saya gunakan di rumah. Untuk panty-liner, saya sarankan “Kiyora” dari Unicharm (ユニチャーム) yang memiliki berbagai macam aroma termasuk mawar manis, tanaman hijau segar dan bunga kenanga.

    Baiklah, itu saja! Anda bisa membeli produk sanitasi ini di toko swalayan, supermarket, atau apotek dan Anda pasti akan segera menemukan produk yang Anda suka untuk digunakan. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut atau terjemahan yang berguna, lihatlah postingan blog tentang pembalut wanita di Jepang berikut ini:

    Panduan untuk Pembalut Wanita di Jepang *hanya dalam bahasa Inggris

    *Featured Image: jp.fotolia.com/