Standar Kecantikan J-Pop dan K-Pop : Apa Perbedaannya?

  • BUDAYA
  • Ada kalanya di mana J-pop sempat menjadi terkenal begitu juga produk industri hiburan Jepang lainnya seperti J-drama dan acara variey show. Nama-nama besar seperti Utada Hikaru, Ayumi Hamasaki dan Namie Amuro cukup terkenal, terutama di negara-negara Asia. Belakangan, tampaknya demam Korea, atau hallyu, telah menarik perhatian para penggemar di seluruh dunia. Berdasarkan pendapat-pendapat yang saya kumpulan dari kawan-kawan, salah satu alasan mengapa mereka lebih memilih grup idola Korea dibandingkan grup idola Jepang karena mereka merasa bahwa anggota grup idola Korea lebih menarik.

    Kriteria ideal J-pop
    Yaguchi Mari, mantan anggota Morning Musume

    Ini karena grup Jepang, bahkan grup idol terkenal seperti AKB48 dan Morning Musume cenderung untuk memilih anggota dengan penampilan tidak hanya yang rupawan dengan fitur sempurna. Malahan, banyak anggota yang berpenampilan rata-rata yang dipilah dan kemudian dipermak dari waktu ke waktu. Saya pikir mereka lebih memilih penampilan rata-rata di mana Anda akan menemukan bahwa mereka akan semakin dilihat semakin menarik daripada cantik rupawan yang akan menjadi kurang menarik seiring dengan berjalannya waktu.

    Itano Tomomi, mantan anggota AKB48

    😚💓

    板野友美さん(@tomo.i_0703)がシェアした投稿 –

    Orang Jepang tampaknya menghargai kecantikan unik dan ketidaksempurnaan sehingga idola dengan fitur yang tidak dianggap menarik secara universal seperti gigi gingsul, hidung bengkok dan perawakan pendek juga dapat menjadi sangat populer atau dianggap cantik. Anggota yang paling terkenal tidak selalu yang paling cantik rupawan. Oleh karena itu, para idola Jepang terlihat lebih sederhana dan merakyat.

    Kriteria ideal K-pop

    Terdapat perbedaan besar dengan grup Korea yang cenderung menuju kesempurnaan. Setiap anggota cenderung berbadan tinggi (atau paling tidak terlihat tinggi dengan sepatu berhak sangat tinggi), berpenampilan menarik dengan fitur wajah nyaris sempurna dan dilengkapi dengan kemampuan menyanyi dan menari hasil dari latihan selama bertahun-tahun. Biasanya, anggota yang terlihat paling menarik akan menjadi yang paling populer. Sehingga, di satu sisi, para idola Korea seperti dewa-dewi yang tidak dapat disentuh, diselumuti dengan selubung kesempurnaan dengan standar yang tampak mustahil untuk dicapai oleh orang biasa.

    Yoona dari Girls’ Generation

    A post shared by @yoona__lim on

    Saya pikir bahwa gaya kesempurnaan Korea cenderung memikat perhatian orang dengan mudah, yang merupakan alasan bahwa mereka dapat menjadi terkenal di seluruh dunia dalam waktu yang singkat. Sebaliknya, gadis atau laki-laki di tetangga sebelah, para idola Jepang, cenderung hanya dihargai dengan melihat mereka berkali-kali. Ini hanya masalah kecantikan “sesuai selera” versus kecantikan yang langsung memikat Anda!

    *Featured Image: jp.fotolia.com/