Mochi: Hidangan Tahun Baru Jepang yang Lezat namun Berbahaya

  • BUDAYA
  • TRADISIONAL
  • Kecuali Anda benar-benar tinggal di Jepang, mungkin Anda tidak pernah menemui hidangan utama tahun baru Jepang yaitu, Mochi! Kemudian, Anda mungkin juga tidak tahu bahwa kue ini tidak hanya lezat tetapi terkadang mematikan (tetapi tidak semematikan ikan Fugu)! Mari kita cari tahu lebih tentang hidangan penutup yang menakjubkan sekaligus mematikan ini.

    Apa sebenarnya mochi itu?

    Mochi adalah kue beras yang ditumbuk yang terbuat dari beras ketan. Ada banyak upacara dan acara pembuatan mochi secara tradisional di akhir tahun, yang disebut dengan Mochitsuki. Cobalah untuk menambah pengalaman Anda jika ada kesempatan.

    Anda bisa membeli mochi sepanjang tahun di supermarket atau toko makanan lain, biasanya di dekat bagian beras. Anda juga dapat membeli oleh-oleh mochi di berbagai supermarket atau pasar saat liburan semakin dekat.

    Jika Anda berjiwa petualang, Anda dapat membeli mesin mochi dan membuatnya di rumah, menggunakan beras ketan yang baru saja dimasak tentunya.

    Bagaimana cara memakannya

    Cara standar untuk memakan mochi adalah dengan memanggangnya di atas api atau dalam oven pemanggang secara perlahan. Setelah itu, kue ini akan memanas, kemudian mulai mengembang sedikit demi sedikit dan diakhiri dengan satu sisinya yang berubah sedikit kecoklatan.

    Anda juga dapat memakan mochi dalam bentuk es krim, wagashi (jajanan Jepang) dan hidangan lainnya adalah seperti sup kacang azuki manis (zenzai), atau sup Tahun Baru yang populer dengan sayuran yang disebut ozoni.

    Ozoni jauh lebih enak dibanding sup lainnya menurut pendapat saya karena makanan ini sangat lezat, sehat dan dapat membersihkan bagian dalam tubuh Anda. Anda pasti suka!

    Variasi

    Bentuknya bervariasi tergantung daerahnya dan biasanya berbentuk bulat (marumochi) atau persegi panjang (kakumochi).

    Rasanya bervariasi sama seperti cara makannya. Beberapa orang menaburinya dengan bubuk kinako, mengolesinya dengan plum acar atau natto, beberapa orang bahkan memberi keju di tengahnya.

    Metode standarnya adalah dengan memanggangnya, membungkusnya dengan rumput laut dan mencelupkannya dalam kecap asin/soyu, atau kecap dengan gula di dalamnya. Saya menyukai pilihan kecap gula. Tahun lalu, saya makan 2 kg makanan lezat ini dan tidak pernah menyesalinya.

    Mengapa mochi merupakan pembunuh yang mematikan?

    Jadi, mochi adalah makanan yang kenyal dan lengket. Oleh karena itu, kecuali Anda mengunyahnya dengan baik dan menelannya secara utuh, mochi tersebut dapat membuat tenggorokan sesak dan menyebabkan Anda tersedak. Orang tua dan anak kecil sangat rentan tersedak. Biasanya, akan ada peringatan untuk tidak makan mochi sendirian, terutama bagi orang tua.

    Kejadian menyedihkan terjadi beberapa tahun yang lalu ketika sebuah keluarga melarang seorang pria tua untuk menikmati suguhan yang enak tersebut, dikarenakan bahayanya memakan mochi. Kemudian dia berjalan ke lantai bawah pada malam hari tidak kuasa menahan apa yang diidamkan dan akhirnya mengalah pada kue setan yang lengket itu.

    Meskipun banyak yang menganggap saya sadis, teman-teman saya dan saya bertaruh setiap tahunnya, berapa banyak orang tak berdosa yang menjadi korban mochi setiap musim liburan. Hal ini bervariasi setiap tahunnya tetapi coba Anda liat statistik di bawah ini, tahun ini saya bertaruh 7 orang. Mengerikan, saya tahu.

    2015 – 9 meninggal, 13 dalam keadaan kritis*hanya dalam bahasa Inggris
    2014 – 4 meninggal, 10 dalam keadaan kritis *hanya dalam bahasa Inggris

    Jadi, jika Anda berkesempatan berlibur di Jepang, atau tinggal di sini dan berkeinginan untuk mencoba kue mochi, pastikan Anda mengunyahnya dengan baik. Kunyah, kunyah, dan kunyah, kemudian telan. Berhati-hatilah dan jangan sampai masuk dalam statistik selanjutnya, tetapi juga jangan melewatkan kelezatan makanan ini.