Kenyataan Dibalik Teori Penggemar Princess Mononoke yang Terkenal

  • BUDAYA
  • OTAKU
  • Princess Mononoke adalah film anime yang dianimasikan oleh Studo Ghibli dan didireksi oleh Hayao Miyazaki. Karya ini tetap menjadi populer diantara karya-karya Hayao Miyazaki dan ceritanya berlatar pada era Muromachi yang melibatkan elemen fantasi. Mononoke berarti roh atau monster dan karena kepopuleran Princess Mononoke, banyak diskusi dan berbagai teori yang beredar tentang ceritanya. Ternyata salah satu dari teori yang ada muncul sebagai kebenaran, telah dikonfirmasi oleh Miyazaki Hayao belum lama ini.

    Cerita Princess Mononoke

    Princess Mononoke merupakan cerita tentang pangeran Emishi yang terakhir, Ashitaka, yang membunuh iblis babi yang menyerang desanya. Iblis tersebut berhasil menggigit tangannya dan meninggalkan kutukan yang dapat membahayakan nyawanya.

    Dengan demikian, Ashitaka meninggalkan desa untuk mencari obatnya dan sampai pada tempat bernama Irontown yang merupakan tempat orang-orang yang tersingkirkan semisal mantan wanita tuna susila dan orang-orang yang bermasalah. Ia menjadi teman seorang perempuan, yaitu San dari suku Serigala dan berusaha untuk membuat perdamaian sambil mencari solusi untuk kutukannya.

    Teori Penggemar

    Terdapat teori populer penggemar tentang film anime terkenal Princess Mononoke itu adalah tentang penyakit kusta. Orang-orang di Irontown yang terbalut perban diduga menderita kusta yang juga dikenal dengan penyakit Hansen. Pada film anime, mereka dikatakan menderita penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan tidak dikatakan jenis penyakit apa yang dideritanya.

    Kusta

    Kusta adalah penyakit yang disalahartikan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Leprae dan Mycobacterium Lepromatosis. Meskipun tidak mudah menular, namun di masa lalu orang-orang percaya bahwa penyakit ini mudah menular, sehingga orang-orang yang terjangkit di masa lalu sering menghadapi stigma sosial yang negatif.

    Konfirmasi Teori

    Sebelum Hari Kusta Sedunia yang jatuh pada tanggal 31 Januari, Miyazaki Hayao mengkonfirmasi bahwa karakter-karakter yang mengenakan perban memang benar menderita kusta. Saat masa produksi Princess Mononoke, Miyazaki Hayao sempat datang ke sanatorium kusta di Tokyo dan bertemu dengan salah satu pasien yang sedang dalam masa penyembuhan dari penyakitnya. Sehubungan dengan permintaan keterangan dari penderita yang pernah menderita kusta, Miyazaki Hayao memilih untuk mempublikasikan konfirmasnya tentang penyakit yang ada d Princess Mononoke adalah kusta.

    Konfirmasi ini memberikan rasa lega bagi para fan yang telah bertanya-tanya terhadap teori ini semenjak rilis film ini d tahun 1997. Mungkin masih ada diantara para fan teori lain yang sebenarnya tepat namun belum dikonfirmasi hingga saat ini. Apakah Anda penggemar salah satu teori yang Anda percaya dan berharap bahwa teori tersebut benar?

    *Featured Image: jp.fotolia.com/