Jangan Sampai Mengucapkan 4 Kata Ini di Jepang!

  • BAHASA
  • Bahasa baru memang menyenangkan dan menarik, namun bisa menjadi momok jika terjadi miskomunikasi. Berikut ini merupakan beberapa kata-kata berbahasa Indonesia yang tidak ingin Anda gunakan di Jepang dalam situasi yang salah. Beberapa kesalahan berikut dapat membuat percakapan yang tadinya biasa menjadi situasi “hanya untuk orang dewasa” tanpa disengaja, jadi berhati-hatilah!

    1. Cincin

    Apa yang salah dengan kata ini? Wanita mana yang tak mau diberikan hadiah cincin oleh sang kekasih. Namun hati-hati saat mengucapkan “cincin” di Jepang terutama didepan anak-anak, karena dalam bahasa Jepang, cin-cin berarti alat kelamin pria.

    2. Mangkok

    Kata-kata ini sangat biasa kita ucapkan dalam bahasa Indonesia.

    Saat Anda berada di restoran ramen bersama teman Anda dan ingin mencoba rasa ramen yang mungkin berbeda satu sama lain atau ingin berbagi bersama, pasti Anda butuh mangkok tambahan. Namun, berhati-hatilah! Jangan ucapkan “mangkok” keras-keras dalam restoran karena mungkin orang Jepang ynag mendengarkannya akan menyemburkan ramen mereka ke arah Anda! Hal itu karena, “Mangko” dalam bahasa Jepang berarti alat kelamin wanita.

    3. Kuchi

    Dalam bahasa Jepang ini bukan kata-kata kotor, sama sekali tidak! Kuchi berarti mulut. Cuci kuchi Anda. Tutup kuchi anda. Jangan makan dengan kuchi yang terbuka. Namun, dalam bahasa Inggris ini merupakan bahasa gaul, yang berarti… Bagian kewanitaan. Coba bayangkan wajah orang asing itu jika Anda mendatangi mereka dan mulai berbicara tentang “kuchi”. Pastikan Anda melatih kemampuan bahasa Inggris Anda terhadap nama-nama bagian tubuh dalam bahasa Jepang sebelum Anda ketakutan karena salah paham.

    4. Napkin (lap)

    Ya, memang ini bukan kata yang buruk, namun salah satu yang dapat menyebabkan kebingungan. Napkin, dalam bahasa Inggris, berarti kain yang biasa ada pada meja makan dan digunakan untuk mengelap mulut, jika mulut Anda belepotan karena sup atau semacamnya. Namun di Jepang, napkin berarti pembalut! Sehingga, jika Anda berada di restoran yang berkelas di Tokyo dan meminta lap tambahan untuk mengelap wine yang tertumpah, jangan terkejut jika waiter akan tersipu malu kemudian memberikan pembalut pada Anda secara diam-diam dibawah meja.

    Sekarang Anda tahu banyak, kan!