Baru Pertama Kali Datang ke Jepang? Ketahui 4 Hal tentang Seni Memasuki Ruangan Tatami di Jepang!

  • ETIKA
  • TATA CARA
  • Tatami merupakan sejenis tikar lantai yang digunakan di rumah-rumah tradisional Jepang. Seperti kebanyakan tata cara dan aturan-aturan tidak tertulis yang dianut oleh masyarakat Jepang, juga terdapat beberapa sikap dasar yang Anda harus ketahui ketika memasuki sebuah ruangan tatami tradisional Jepang. Berikut 4 hal paling penting yang perlu diingat:

    1. Jangan Menginjak Ambang Pintu

    Menginjak di ambang pintu dipandang seolah tidak hormat terhadap wilayah dari pemilik dan rumah tersebut. Hal ini dianggap sangat kasar sehingga dikatakan sama dengan seburuk menginjak wajah sang pemilik. Hal ini mungkin juga berpotensi merusak struktur. Sebisa mungkin, cobalah melangkahi ambang pintu tersebut ketika masuk ke dalam ruangan.

    2. Pinggiran Tatami

    Tatami digunakan untuk mewakili status dari pemiliknya, mereka yang memiliki status lebih tinggi hanya akan menggunakan bahan terbaik seperti sutra dengan ornamen lambang-lambang khas Jepang, sementara orang biasa akan menggunakan bahan-bahan yang lebih sederhana. Bahan-bahan pada pinggiran-nya akan lepas lebih cepat dari tatami yang seharusnya apabila orang-orang terus-menerus menginjak-nya. Selain daripada itu, apabila lantai pada saat itu tidak rata sehingga Anda bisa saja tersandung dan terjatuh. Ada yang mengatakan bahwa tepi tatami adalah pintu ke dunia lain, sehingga menginjak-nya akan membawa kesialan.

    Selain itu, pada zaman dahulu kala saat semua orang memiliki rumah tradisional Jepang, beberapa orang bahkan mengatakan bahwa ninja-ninja akan bersembunyi dibawah tatami dan mereka bisa dengan mudah menggeser pisau diantara tepi-tepinya! Jadi, hati-hati saat menginjak pinggiran tatami tersebut!

    3. Lepas Sepatu Anda saat Masuk ke Ruangan

    Ini adalah kebiasaan di rumah-rumah Jepang. Sepatu (atau sandal outdoor) dianggap kotor sehingga Anda harus melepaskannya sebelum menginjak ke sebuah rumah Jepang untuk meyakinkan bahwa Anda tidak membawa kotoran lebih jauh dari area genkan (depan pintu masuk). Hampir semua rumah-rumah Jepang memiliki tempat sandal-sandal rumah yang disediakan untuk para tamu.

    4. Jangan Mengetuk Pintu Geser (Fusuma)!

    Rumah tradisional Jepang biasanya juga dilengkapi dengan fusuma (pintu geser) yang bahannya cenderung tidak kokoh seperti kayu, sehingga jika Anda mengetuk fusuma tersebut terlalu keras,  hal tersebut bisa membuat lubang!

    Sebagai gantinya, katakanlah “Shitsurei shimasu” yang setara dengan “permisi”, dan menunggu pemilik rumah menggeser pintu. Ketika Anda telah membuka pintu geser tersebut, sapalah pemiliknya.

    Ikuti peraturan-peraturan ini dan Anda dapat menghindari menyinggung siapapun di Jepang ketika Anda memasuki ruangan tatami! Meskipun Anda secara tidak sengaja melanggar aturan-aturan itu, orang-orang Jepang diketahui cukup memahami ketika hal tersebut karena ketidakpedulian budaya. Beberapa pemuda mungkin bahkan tidak menyadarinya. Meski begitu, cobalah untuk berusaha selalu hormat dan sopan terhadap budaya-budaya Jepang saat berada di Jepang!