Pernah Dengar Tentang “Benjolan Kehormatan”? Mari Lihat Lebih Dekat “Mikoshi Dako”

  • BUDAYA
  • TRADISIONAL
  • Mikoshi adalah sebuah tandu suci yang diarak sepanjang jalanan di Jepang selama pergelaran festival tertentu. Pada jaman dahulu, tujuan dari memamerkan Dewa Shinto sepanjang jalan adalah sebagai wujud pembersihan atau penyucian. Kegiatan ini diadakan selama masa-masa sulit yang disebabkan oleh wabah dan bencana.

    Mikoshi tersebut mungkin a terlihat begitu besar, namun benda ini sangat berat, jadi dibutuhkan sebuah tim berisi orang-orang yang mampu mengangkat benda ini di bahunya. Untuk mengangkat Mikoshi yang paling ringan, dibutuhkan beberapa orang dengan dua kayu penyangga, sedangkan Mikoshi terberat membutuhkan lebih banyak orang dengan enam kayu penyangga. Mengingat fakta bahwa laki-laki merupakan gender yang memiliki fisik terkuat secara alami, pembawa mikoshi yang disebut “katsugite” terutama adalah laku-laki. Namun, ada juga beberapa mikoshi yang dirancang secara khusus untuk wanita dan anak-anak.

    Karena berat mikoshi dapat mencapai ribuan kilogram, mengangkat benda ini dapat menyebabkan nyeri pada bahu-bahu pembawa mikoshi, sehingga mereka memilih untuk memakai beberapa handuk atau pelindung bahu untuk mengurangi rasa sakit selama parade. Mikoshi terberat di Tokyo disebut dengan Senkan Mikoshi, yang diangkat selama Festival Torikoe yang diselenggarakan oleh Kuil Torikoe. Berat dari Senkan Mikoshi adalah sekitar 4.000 Kilogram!

    Anda mungkin berpikir bahwa rasa sakitnya hanya beberapa saat saja dan semuanya akan baik-baik saja. Namun, sebenarnya ada efek jangka panjang dari terlalu sering memandu Mikoshi. Jika Anda memiliki kesempatan untuk menyaksikan parade Mikoshi di Jepang, Anda mungkin memperhatikan bahwa di bahu para pembawa mikoshi muncul benjolan. Benjolan tersebut dinamakan mikoshi dako dan mereka dikenal sebagai tanda katsugite sejati.

    Benjolan-benjolan itu mungkin tidak terlihat menarik bagi yang lain, tetapi para katsugite merasa bangga dengan benjolan itu.Bahkan ada pembawa mikoshi yang memilih untuk tidak menggunakan pelindung bahu apapun sehingga mereka bisa mendapatkan benjolan dengan mudah! Jika diberi kesempatan, maukah Anda mencoba mengangkat Mikoshi dengan bahu Anda sendiri?