Megahnya Negeri di Atas Awan di Takeda, Perfektur Hyogo, Jepang

  • HYOGO
  • LAIN-LAIN
  • TEMPAT
  • Sering disebut sebagai Machu Picchu-nya Jepang oleh warga setempat, Istana Takeda terlihat seperti melayang di udara. Tempat ini seperti istana di film animasi terkenal Castle in the Sky atau istana di atas awan yang dirilis Studio Ghibli pada tahun 1986.

    Berlokasi di ketinggian 353,7 meter di atas permukaan laut, di Distrik Wadayamacho Asago, Perfektur Hyogo, istana tersebut terlihat seperti melayang di lautan awan. Hal ini membuat Istana Takeda menjadi salah satu dari 100 istana paling terkenal di Jepang dan sebuah Situs Sejarah Nasional.

    Istana tersebut pertama kali dibangun pada tahun 1443 oleh samurai klan Yamana, sang pemilik tanah wilayah tersebut. Waktu paling tepat untuk melihat efek dari “Istana di Atas Awan” adalah saat matahari terbit pukul 8 pagi di musim gugur sekitar September hingga November. Saat itulah suhu yang turun drastis menghasilkan kabut ajaib di pagi hari. Kabut putih tersebut sangat mirip dengan lautan awan meskipun dataran tersebut tidak terlalu tinggi.

    Terlebih, di musim semi ketika pohon sakura sedang mekar juga merupakan waktu yang bagus untuk mengunjungi Istana Takeda. Bunga-bunga sakura itu memberi efek cerah pada atmosfer di sekitarnya.

    Untuk melihat seluruh pemandangan yang menarik ini, jangan lupa mencari tempat yang paling tepat. Jika Anda berjalan selama 60 menit dari stasiun Takeda, Anda akan sampai di sebuah tempat bernama Ritsuunkyo. Tempat ini dikenal sebagai tempat terbaik untuk melihat Istana di Atas Awan tersebut. Tempat ini juga populer di kalangan fotografer yang ingin mendapatkan pemandangan yang sangat spektakuler.

    Sudah ingin mengunjungi Takeda?

    Anda dapat menggunakan transportasi JR dan berhenti di Stasiun Takeda. Dari kaki gunung, Anda masih perlu menanjak selama sekitar 40 menit sebelum tiba di tempat tujuan. Dan jangan lupa untuk menyiapkan uang 500 yen untuk memasuki istana tersebut. Semoga perjalanan Anda menyenangkan!

    Akses