Cara Membedakan Orang Jepang dengan Orang Cina dan Korea

  • BUDAYA
  • SOSIAL
  • Bisakah Anda menebak negara asal seseorang? Sebelum datang ke Jepang, saya tidak tahu cara membedakan yang mana orang Jepang, Korea dan Cina. Saya memiliki beberapa pengalaman (saat menjadi mahasiswa internasional) yaitu mencoba berbicara dengan mereka yang saya pikir adalah orang Jepang dengan menggunakan bahasa Jepang, tapi ternyata mereka adalah orang Korea atau Cina (yang sama sekali tidak mengerti bahasa Jepang).

    Untuk menghindari hal memalukan yang sama terulang lagi, mari kita diskusikan persamaan dan perbedaan dari orang Jepang, Cina dan Korea. Ini merupakan hasil pengamatan saya serta diskusi dengan teman teman saya.

    Persamaan

    1. Kulit

    Pada umumnya, Jepang, Korea dan Cina mempunyai karakteristik kulit yang sama. Kulit mereka terkenal awet muda, berwarna kuning langsat dan bercahaya bagaikan porselen. Hal tersebut karena sensifitas ekstrim terhadap faktor lingkungan dan faktor produk kesehatan berbahan kimia yang bisa mengganggu keseimbangan pH kulit. Karena alasan itu, periklanan tentang penanganan masalah kulit di Asia sangat berdampak bagi ekonomi Jepang, Korea dan Cina (terutama wanita) karena mereka harus lebih hati-hati terhadap produk yang mereka gunakan. Sangat menarik saat melihat banyaknya jumlah produk perawatan kulit yang dibangun berdasarkan mitos bahwa kulit Asia akan terlihat menakjubkan dan awet muda. Oleh karena itu, sangat sulit membedakan mereka dari karakteristik kulit.

    2. Bentuk tubuh

    Orang Jepang, Korea dan Cina tentu memiliki karakteristik tubuh yang berbeda. Kita manusia ada yang gemuk, kurus, besar atau kecil. Itu semua tergantung diet dan kadar konsumsi masing – masing tanpa memperdulikan faktor genetik. Walaupun kita biasa mengkategorikan karakteristik tubuh seseorang, misalnya orang Amerika biasanya bertubuh tinggi dan besar. Di Asia, terutama Jepang, Korea dan Cina, mereka mempunyai ciri khas memiliki tubuh yang langsing dan pendek. Tapi jangan menyamakan mereka semua kurus dan pendek, bisa juga ada yang tinggi, besar bahkan gemuk.

    Perbedaan

    1. Bentuk wajah

    Wajah mereka mungkin terlihat sama, namun jika diperhatikan lebih seksama, secara karakteristik, mereka bisa dibedakan. Wajah Jepang umumnya lebih panjang dan lebar dibandingkan wajah orang Korea dengan rahang yang menonjol dan tulang pipi yang agak tinggi dan wajah orang Cina cenderung bulat. Untuk mata, mata orang Jepang cenderung agak miring keatas, berbeda dengan Cina yang miring kebawah. Orang Korea memiliki mata yang cenderung lebih kecil.

    2. Cara berpakaian

    Teman – teman Jepang saya bilang, cara membedakan orang Jepang dengan Korea itu mudah. Kita hanya perlu memperhatikan cara berpakaian mereka. Orang Jepang lebih memilih gaya harmoni dan seragam. Saat mereka berdandan, merka bertujuan agar berbaur dengan gaya berpakaian mayoritas orang Jepang. Warna polos, sederhana dan halus adalah kunci pakaian khas Jepang. Tidak mencolok. Setelah saya perhatikan, mereka umumnya menggunakan jas saat ujian final di sekolah, magang, wawancara kerja dan wisuda. Mereka menggunakan jas hitam dan kemeja putih. Anda akan jarang melihat jas warna warni. Berbeda dengan Jepang, kebanyakan orang Korea mengenakan pakaian cerah dan berwarna. Saya ingat perkataan teman Korea saya bahwa dalam budaya mereka, saat presentasi sekolah, magang dan terutama wawancara kerja, mereka boleh mengenakan pakaian berwarna.

    Dan juga, orang Korea selalu mengikuti tren terbaru sedangkan orang Jepang lebih mengutamakan selera pribadi. Lain hal dengan orang Cina karena keberagaman budayanya yang sangat bervariasi sehingga mereka lebih sulit dibedakan.

    Meskipun sampai sekarang, setelah tinggal agak lama di Jepang, banyak hal yang menantang saya untuk menebak “Dari mana asalnya? Siapakah dia?”. Walaupun secara geografis negara -negara ini berdekatan dan bahkan sejarah mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada perbedaan diantara mereka, namun tetap saja, mereka bisa saja terlihat berbeda. Sangat sulit untuk menyamaratakan. Kita tidak pernah bisa menyamaratakan. Seperti kata pepatah “Semua orang itu unik !”.