Bagaimana Mengajar Bahasa Inggris di Jepang sebagai Non-Native Speaker?

  • TATA CARA
  • Jika Anda berasal dari negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris, mengajar bahasa Inggris di Jepang pasti jarang terlintas di benak Anda sampai Anda membaca artikel ini. Namun, jika Anda sesuai dengan beberapa kriteria di bawah ini, kemungkinan Anda layak menjadi seorang sensei sejati, sama seperti saya, disini, di tanah matahari terbit dan bergegas untuk menyambut Tokyo 2020.

    Apa yang Anda butuhkan

    how to teach notebook

    Dokumentasi penulis
    Kesungguhan
    Kesabaran
    Kemampuan bahasa Inggris yang baik dan lancar
    Gelar universitas (lebih disukai ilmu bahasa)
    Waktu
    Uang untuk memulai kehidupan di Jepang
    Senyuman dan optimisme

    Berapa banyak kotak yang sudah Anda centang? Semua? Bagus! Anda melakukan awal yang baik!

    Hal pertama yang pasti Anda butuhkan adalah riset dan saya tidak bisa berhenti untuk mengingatkan hal ini. Menurut Education First English Proficiency Index (hanya dalam bahasa Inggris), Jepang berada di peringkat ke-35 dari 72 negara di seluruh dunia dan peringkat ke-10 dari 19 negara Asia. Skor rendah ini adalah salah satu alasan utama mengapa Jepang terus mengimpor guru bahasa Inggris. Alasan lain adalah karena Olimpik 2020 tinggal sebentar lagi dan Jepang harus siap untuk menghadapi jutaan turis yang berbondong-bondong ke Tokyo. Sama seperti pasar lainnya, meningkatnya permintaan guru bahasa Inggris adalah lahan subur bagi segala macam peluang.

    Dimana saya bisa melamar?

    how to teach school

    Pertama, beberapa hal yang harus diperhatikan adalah sebagai non-native speaker, Anda tidak akan diijinkan mengajar di SD, SMP, atau SMA negeri kecuali Anda dari negara yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam program JET (Japan Exchange and Teaching) ini. Hal ini mungkin membuat kecil hati, tapi jangan khawatir! Anda masih layak untuk mengajar di sekolah percakapan pribadi, lebih dikenal dengan nama eikaiwa (英会話). Sekolah-sekolah ini terdiri dari studio lingkungan kecil hingga perusahaan besar dengan cabang di seluruh Jepang.

    Sekarang Anda tahu apa yang harus difokuskan, buka web browser favorit Anda dan ketik ungkapan ajaib ini: “Teach English in Japan”. Nah! Sekarang Anda memiliki akses ke lusinan sekolah di Jepang yang menggunakan bahasa Inggris yang berarti bersedia untuk mempekerjakan Anda, bahkan sebagai non-native speaker atau bukan penutur asli. Penuhi persyaratan mereka dan perhatikan apakah mereka hanya akan mempekerjakan penutur aktif atau tidak. Untuk nasihat, pergilah ke perusahaan besar yang memiliki beberapa sekolah (tempat kursus/studio) di seluruh Jepang. Mereka akan mensponsori visa Anda!

    Pilihan lain adalah datang ke Jepang sebagai turis dan mencari pekerjaan selama Anda disini. Secara pribadi, saya tidak merekomendasikan hal ini kecuali Anda yakin memiliki cukup uang untuk mencukupi biaya hidup Anda yang setidaknya selama dua atau tiga bulan. Biaya terendah paling pasti berdasarkan pengalaman saya adalah 100.000 – 130.000 yen per-bulan dan biaya itu hanya untuk akomodasi dan makanan.

    Dimana saya bisa mengajar?

    Jawaban singkat? Terserah Anda. Berikut beberapa hal yang harus Anda tanyakan pada diri Anda terlebih dahulu:

    Apakah saya ingin mengajar anak-anak umur 3 tahun?
    Apakah saya ingin mengajar murid yang lebih dewasa?
    Apakah saya ingin mengajar bahasa Inggris bisnis atau hanya bahasa Inggris percakapan sehari-hari saja?
    Apakah saya baik-baik saja tinggal di daerah pedesaan yang kurang padat atau saya ingin tinggal di kota besar?

    Begitu Anda memiliki jawaban yang jelas untuk semua pertanyaan ini (dan pertanyaan lain yang mungkin Anda pikirkan), Anda akan merasa lebih mudah untuk masuk ke daerah tertentu di Jepang tempat Anda ingin tinggal/mengajar. Ingatlah satu hal: betapapun Anda mungkin terpukau oleh tempat tertentu karena apa yang Anda baca secara online, cobalah untuk tetap bersikap objektif dan mempertimbangkan berbagai aspek kehidupan di kota atau daerah tertentu dibandingkan dengan mengunjungi kota atau daerah tersebut. Secara pribadi, saya memilih Nagoya karena menurut saya kota ini tidak terlalu kecil atau terlalu besar, harganya lebih murah dari Tokyo, memiliki sistem transportasi yang sangat baik, makanan lokal yang enak dan banyak alasan lain.

    Jadi mengapa tidak menjadikan Jepang sebagai tujuan Anda untuk mengajar? Jika Anda termotivasi untuk tinggal di luar negeri selama setidaknya satu tahun sembari melakukan hal yang Anda kuasai, mengajar bahasa Inggris, hal ini mungkin bisa menjadi kesempatan yang sesuai bagi Anda untuk membuka ruang lingkup baru, bertemu orang baru dan membuat dunia semakin sempit.