6 Etika di Jepang yang Harus Anda Ketahui

  • BUDAYA
  • SOSIAL
  • Liburan ke Jepang makin dekat. Anda tak sabar menanti hari menyenangkan tersebut. Tiket telah dipesan dan segalanya telah dikemas. Namun, sebelum Anda makin bersemangat, saya ingin mengingatkan Anda bahwa Jepang merupakan negara yang memiliki banyak etika untuk ditaati. Sebagai pengunjung, Anda perlu tahu etika umum apa yang mungkin Anda temukan sehingga Amda tidak merasa bersalah atau kebingungan saat melihat orang lain melakukan sesuatu yang tidak biasa bagi Anda. Dan tentu saja, ini juga membantu Anda untuk menghargai budaya negara lain termasuk Jepang.

    Berikut ini adalah beberapa etika yang perlu Anda ketahui dan penting bagi Anda sebelum Anda mendarat di Jepang:

    1. Orang-orang Jepang selalu menyapa siapa saja termasuk orang asing

    Harap sediakan waktu untuk memahami kata-kata mudah dalam bahasa Jepang untuk menyapa. Orang Jepang suka menyapa Anda seperti: ohayou gozaimasu (selamat pagi), konnichiwa (halo atau selamat siang), juga beberapa kata seperti arigatou gozaimasu (terima kasih) and sumimasen (permisi) perlu untuk diingat. Jadi suatu hari nanti, jika seseorang di Jepang menyapa Anda, Anda tahu bagaimana harus membalasnya. Jangan lupa juga untuk sedikit membungkukkan badan saat Anda menyapa seseorang.

    2. Tidak berdiri di depan kasir sebelum giliran Anda untuk membayar

    Di minimarket yang ada di beberapa negara, orang-orang biasanya langsung menuju ke kasir atau menunggu dekat kasir saat mereka selesai belanja dan ingin membayar. Namun, di Jepang, jika tak mengantri, Anda harus berbaris (Anda akan melihat tanda kaki di sana) sebelum kasir memanggil Anda.

    3. Anda akan menggunakan selop Jepang saat mengunjungi rumah seseorang atau tempat umum

    japanese-slippers

    Di Jepang, Anda harus melepas sepatu dan menggantinya dengan selop Jepang saat mengunjungi rumah seseorang, atau tempat-tempat lain seperti kantor dan kuil, dan bangunan umum lain.

    4. Saat di restoran

    Di restoran, Anda akan memiliki handuk atau tisu basah yang disediakan untuk membersihkan tangan Anda sebelum makan. Di Jepang, bersendawa dianggap tidak sopan. Tergantung di mana Anda makan, beberapa tempat mengharuskan Anda untuk mengembalikan nampan, piring, dan gelas setelah Anda membuang sisa makanan Anda ke tempat sampah saat Anda selesai makan. Jadi harap perhatikan dan lihat apa yang dilakukan oleh orang-orang di sekitar Anda.

    5. Saat mengunjungi kuil

    手柄杓

    Harap hormati tempat pemujaan dan jangan gaduh. Sebelum memasuki bangunan, biasanya orang-orang mencuci tangan dan mulut mereka di air mancur pemurnian. Lepas juga sepatu Anda ketika Anda memasuki bangunan tersebut.

    6. Jangan memaksa saat meminta pertolongan

    Orang-orang Jepang biasanya orang-orang yang menolong dan mereka akan melakukan yang terbaik saat Anda membutuhkan mereka. Tapi mintalah sesuatu yang akhirnya tidak memberikan tekanan pada mereka. Jika tampaknya mereka tidak paham, jangan paksa mereka dan lebih baik ucapkan terima kasih dan carilah orang lain. Ini sangat penting, terutama jika Anda tak bisa bicara bahasa Jepang.