Persepsi Pelajar Tentang Tinggal di Kyoto Dibandingkan Dengan Tokyo dan Osaka

  • KYOTO
  • TRAVEL
  • Ketika berhadapan dengan sebuah pilihan di kota mana untuk ditinggali, sebagian besar pelajar dari luar negeri yang saya kenal, kemungkinan besar akan memilih Tokyo atau Osaka untuk tinggal, yang jelas merupakan kota yang megah. Namun, banyak yang melupakan kota lain yang tidak terlalu mereka kenal karena kehidupan siswanya seperti satu kota yang akan saya jelaskan, yaitu Kyoto. Sebagian besar orang asing yang saya kenal dan tidak pernah pergi ke Jepang, cenderung menganggap Kyoto sebagai kota tradisional dan mempesona namun tidak ada satupun dari pelajar tersebut berkeinginan tinggal di sana seperti di Tokyo dan Osaka. Di luar mungkin tampak seperti itu, tetapi berdasarkan sudut pandang pelajar yang tinggal di disana, kami dapat memberitahu Anda satu hal, tinggal di Kyoto merupakan hal yang luar biasa!

    Untuk memulainya, Kyoto mungkin padat tetapi tidak sepadat Tokyo atau Osaka karena kebisingan dan keramaian yang tidak disukai dari kota ini, ketidaknyamanan ini justru tidak tampak di Kyoto. Namun, bukan berarti Kyoto tidak memiliki atmosfer perkotaan. Sebaliknya, kota ini dipenuhi dengan banyak pusat belanja jalanan, izakaya, restoran dari berbagai negara dan bar. Seperti biasa, kehidupan malam di Kyoto cukup menarik. Dari bar Filipina ke pub Hookah di Kiyamachi, akan selalu ada tempat baru untuk dikunjungi dan bertemu degan pelajar dari kampus dan negara lain. Apalagi Kamogawa, dengan angin sepoi-sepoi yang dingin, merupakan salah satu area utama bagi para pelajar untuk bergaul, maka dan minum serta bertemu banyak orang. Ada juga bioskop, mall dan arena bowling ada di sekitar Kawaramachi dan Teramachi. Sebagai tambahan, Gion menyeimbangkan sisi tradisional dan modern dengan izakayanya yang mewah dan kuil-kuil yang menakjubkan.

    Tidak seperti Tokyo atau Osaka, Kyoto sangatlah seimbang, memiliki area yang sangat padat layaknya kota besar dan di sisi lain, memiliki area yang tenang dan rileks dengan dipenuhi kuil-kuil serta tempat suci lainnya. Kehidupan pelajar di Kyoto sangatlah seimbang seperti kota itu sendiri. Menjadi liar ataupun tenang, Kyoto menggabungkan fasilitas terbaik dari kota besar sambil memberikan “getaran” tradisionalnya yang unik dan membuat penghuninya terutama para pelajar tidak merasa bosan.