10 Ungkapan yang Sangat Membantu Anda Ketika Berada di Jepang

  • BAHASA
  • Jika Anda mahir berbahasa Inggris, Anda dapat bepergian ke mana pun tanpa terkendala masalah bahasa. Selalu ada orang yang bisa berbahasa Inggris. Namun, berhati-hatilah ketika berada di Jepang! Bahasa Inggris mungkin tidak banyak membantu Anda karena para generasi tua di sana tidak bisa berbahasa Inggris dan para generasi muda kurang begitu fasih untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris yang baik. Untuk berjaga-jaga, Anda dapat menggunakan beberapa ekspresi dasar berikut ini.

    1. Ohayou gozaimasu

    Ohayou gozaimasu (おはようございます) SELAMAT PAGI: Merupakan ungkapan untuk menyapa orang lain dengan cara yang sopan. Ungkapan ini dapat diucapkan sejak pagi buta hingga tengah hari. Di beberapa perusahaan, para kolega juga menggunakan ekspresi ini pada sore dan malam hari ketika mereka baru saja bertemu di hari itu. Jika diterjemahkan, mungkin artinya “ini sangat awal”, dengan cara sesopan mungkin. Pelajari pelafalannya di sini.

    2. Konnichiwa

    Konnichiwa (こんにちは)HALO: Merupakan sapaan yang dapat digunakan sepanjang waktu, mulai tengah hari hingga sore hari. Jika diterjemahkan secara literal artinya “hari ini”. Ekspresi ini termasuk sopan dan akan membantu Anda untuk terhubung dengan penduduk setempat dengan mudah! Sapalah mereka dengan senyum lebar Anda. Klik disini mendengar cara pengucapannya.

    3. Sayonara

    Sayonara (さよなら) SELAMAT TINGGAL: Walaupun bermakna “selamat tinggal”, ucapan ini jarang dipakai. Orang Jepang lebih sering mengucapkan “mata ne” (またね (sampai jumpa) LAGI) kepada teman-teman mereka, dan mengucapkan “shitsurei shimasu” (失礼します “Saya bersikap tidak sopan (sambil berlalu)) dalam situasi yang lebih formal. Klik di sini untuk mendengarkan pelafalan kata ‘sayonara’.

    4. Arigatou gozaimasu

    Arigatou gozaimasu (ありがとうございます)TERIMA KASIH: Merupakan ekspresi yang sangat dasar, dan walaupun kelihatannya panjang dan sulit diucapkan, cobalah untuk mengingatnya dan gunakan sesering mungkin. Jika Anda ragu dengan pelafalannya, cek panduan ini di youtube.

    5. Doko desu ka?

    ○○wa doko desu ka? (○○はどこですか?)DI MANA ○○?: Ekspresi ini dapat digunakan untuk menanyakan hal-hal tertentu seperti hotel, stasiun, atau suatu produk di toko. Ekspresi ini juga dapat digunakan untuk menanyakan alamat, jika Anda tahu bagaimana penulisannya di Jepang atau paling tidak tahu nama daerahnya.

    Jadi, sekarang Anda tahu sapaan yang sangat dasar dan dapat digunakan untuk menanyakan sesuatu, atau yang lain. Ayo pelajari ekspresi lain yang tentunya akan membantu Anda ketika berkunjung ke Jepang dan mencoba untuk berkomunikasi di sana.

    6. Hai (はい) Iya

    Merupakan ungkapan afirmatif yang digunakan untuk jawaban dasar. Jika seseorang menanyakan nama Anda atau perlu mengonfirmasi suatu pilihan, “hai” dapat digunakan. Untuk ungkapan yang lebih sopan, Anda dapat menggunakan “hai, sou desu” (はい、そうです, “Ya, benar.”). Pengucapannya sama persis dengan sapaan “hai” dalam bahasa Indonesia.

    7. Iie (いいえ)tidak/bukan

    Penekanannya terdapat pada suku kata pertama “ii-e”, dan cukup mudah untuk diucapkan jika bahasa ibu Anda adalah bahasa Indonesia. Kata ini dibaca “i-eh”. Sebenarnya tidak sopan mengucapkan kata tidak walaupun terkadang Anda juga perlu menolak. Maka, jangan meneriakkannya atau mengatakannya dengan lantang jika Anda memang benar-benar harus menggunakannya.

    8. Shashin wo totte kuremasen ka?

    Shashin wo totte kuremasen ka? (写真を撮ってくれませんか?) Bisakah saya minta tolong Anda untuk memotret (kami)? Ketika bepergian, Anda pasti akan berfoto. Berfoto memang menyenangkan. Maka, jika bepergian baik dengan teman-teman maupun sendirian, Anda dapat menggunakan ungkapan ini. Lumayan panjang memang, tapi jangan menyerah.

    9. Kinen (禁煙) Dilarang merokok / Kitsuen 喫煙 Boleh merokok

    Ketika masuk restoran, biasanya pelayan langsung menanyakan berapa orang yang akan bersama Anda dan apakah Anda akan duduk di tempat yang diperbolehkan merokok atau dilarang merokok. Pelajari ungkapan ini dan gunakanlah ketika Anda ditanya. Kinen dibaca “kin-en”(DILARANG MEROKOK) dan kitsuen dibaca “kitsu-en”(MEROKOK).

    10. Ichi (一)Satu / ni (二) dua / san (三) tiga

    Apa jadinya panduan dasar berbahasa tanpa angka-angka. Di Jepang, angka satu, dua, tiga, dibaca “i-chi”, “ni” dan “san”. Ketika diisyaratkan dengan tangan, orang Jepang menggunakan jari telunjuknya untuk menunjukkan satu, tanda ‘peace’ untuk menunjukkan dua, dan menambahkan satu jari lagi untuk menunjukkan tiga.