Pindah ke Jepang? Inilah 5 Perubahan Diri Setelah Tinggal di Negeri Sakura

  • BUDAYA
  • Ketika saya pertama kali datang ke Jepang, saya bertekad bahwa saya tidak akan merubah diri saya untuk menyesuaikan diri dengan budaya Jepang. Saya orang Inggris, berisik dan saya ingin tetap seperti itu! Tetapi, mau tak mau, setelah dua tahun, perubahan tak terelakkan lagi. Jadi inilah 5 hal yang telah berubah pada diri saya (dan mungkin Anda juga) sejak saya pindah ke Jepang.

    1. Anda akan menjadi lebih pendiam di tempat umum

    Di Jepang, Anda tidak seharusnya berbicara di telepon ketika sedang berada di kereta, Anda harus mengubah ponsel Anda ke mode diam dan menyimpannya dalam saku Anda. Bahkan ketika berjalan Anda tidak akan mendengar banyak suara. Berperilaku sopan dan pengertian sangatlah penting di Jepang dan sulit untuk tidak merasakan dampaknya pada diri Anda.

    2. Anda akan lupa bagaimana berbicara dengan orang asing lainnya

    Saya sering menemukan diri saya bingung ketika tanpa sengaja menabrak orang orang asing lainnya ketika sedang berjalan di jalan atau di pertokoan. Haruskah saya mengatakan “sorry” (maaf) dalam bahasa Inggris? Atau sebaiknya saya mengatakan “sumimasen” (maaf) dalam bahasa Jepang ? Apakah orang-orang tersebut membutuhkan bantuan, atau apakah mereka tahu kemana mereka akan pergi? Pertanyaan-pertanyaan ini akan terus berjalan di pikiran Anda ketika Anda tinggal di Jepang. Sungguh tak terduga bahwa untuk berkomunikasi dengan orang yang berasal dari luar Jepang tiba-tiba menjadi hal yang lebih sulit!

    3. Anda akan menjadi lebih nyaman untuk memakan makanan aneh

    Saya bisa mengatakan bahwa sebelum pindah ke Jepang, saya tidak pernah makan berbagai jenis organ hewan kecuali pate (makanan yang terbuat dari bahan hewani seperti ayam, sapi, ikan, dan hati yang dihaluskan). Sekarang, makanan kesukaan yang saya makan di restoran yakitori (restoran yang menjual sate yang terbuat dari potongan daging, kulit, hati, jantung dan ampela ayam yang dipotong kecil) adalah hati panggang dan sate kulit ayam adalah camilan yang enak saat minum bir. Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya bisa sangat nyaman memakan jenis makanan tersebut, tetapi itu hanya semakin parah ketika saya sudah di sini! Saya bahkan pernah memakan gurita hidup yang masih bergerak !

    4. Layanan customer service terbaik ada disini

    Budaya customer service di Jepang sangatlah ketat. Saat ini saya sudah terbiasa terhadap orang-orang yang berseru “Irrashaimase! (selamat datang)”, kepada saya ketika saya memasuki pertokoan dan mengantar saya ketika keluar dari toko. Untuk saya, sistem pelayanan disini sangatlah tinggi. Pelanggan adalah benar-benar seperti raja di Jepang, sehingga apapun yang kurang sempurna menjadi hal yang sangat mengejutkan untuk mereka! Pasti saya akan sangat merindukan pelayanan seperti ini ketika saya pergi meninggalkan Jepang.

    5. Anda akan mulai berpakaian secara berbeda

    Seringkali, ketika saya mengunggah foto saya di facebook, teman-teman dan keluarga di rumah berkomentar tentang bagaimana saya terlihat sangat ke-Jepang-an. Jadi, maksud mereka bukan ras saya, namun gaya busana dan pilihan mode kecantikan saya. Sebelum datang ke Jepang, saya sering menggunakan pakaian hitam, pakaian berpotongan rendah dan gaya riasan yang membuat mata terlihat gelap (smokey eyes). Sekarang, kebanyakan dari pakaian saya adalah yang berkerah panjang, baju berwarna dan bermotif, serta sering kali saya mengepang rambut menjadi dua bagian dengan gaya riasan minimalis agar terlihat alami. Walaupun saya tidak akan menggunakan sesuatu yang super-kawaii (sangat imut), namun gaya saya telah benar-benar berubah.

    Tinggal di negara asing mana saja tentu akan merubah Anda di beberapa hal. Tidak berbeda dengan Jepang. Saya telah menerima perubahan-perubahan selama waktu saya disini dan saya bahagia dengan diri saya yang sekarang. Saya tidak tahu apakah perubahan-perubahan ini akan tetap ada ketika saya meninggalkan Jepang, tapi saya harap akan tetap ada !