Ini Buktinya Bahwa Menonton Anime Bukanlah Hobi yang Kekanakan!

  • BUDAYA
  • OTAKU
  • Pernahkah Anda memberitahu seseorang bahwa Anda menyukai anime lalu di-cap memiliki hobi kekanakan karenanya? Atau apakah justru Anda yang memberi cap tersebut pada mereka yang senang menonton anime? Kali ini, Saya akan mengajak Anda menjelajah dunia anime dan manga yang lebih beragam dari yang biasa dipahami oleh mereka yang kurang mengerti tentang budaya modern Jepang ini.

    Serial Shounen

    Saat menyebut anime (dengan asumsi tidak ada yang menyimpulkan anime sebagai hentai – serial porno), yang biasanya muncul di pikiran adalah karya terkenal seperti Pokemon atau Dragon Ball. Serial Shounen semacam itu, dimana biasanya bercerita tentang remaja pria usia sekolah yang hidup di dunia yang menyenangkan dan fantastis, merupakan tontonan yang bagus untuk anak-anak, tetapi mereka bukanlah satu-satunya yang menikmati tontonan klasik semacam ini. Entah untuk bernostalgia atau benar-benar berminat dengan jenis anime ini, orang dewasa pun menikmati tontonan yang imajinatif, penuh petualangan dan aksi semacam ini.

    Durarara

    Selanjutnya, kita memiliki anime semacam Durarara (kata yang lucu untuk dilafalkan) yang bercerita tentang sisi gelap dunia kematian di Ikebukuro. Legenda Dullahan dan pedang iblis, Saika memenuhi cerita bersama geng warna yang penuh dengan kekerasan ini. Walaupun banyak muatan komedinya, judul ini tidak sebaiknya dinikmati oleh anak-anak.

    Baccano

    Produser Durarara, Brain’s Base, merilis Baccano di tahun 2007 dengan alur cerita yang mirip. Perbedaannya adalah, Baccano sangat penuh dengan kekerasan dan memiliki cerita yang lebih dalam, sehingga cerita ini tidak hanya akan membuat bingung anak-anak tetapi juga mungkin akan memberi mereka mimpi buruk mengenai adegan menyeramkan yang ditampilkan.

    Attack on Titan

    Attack on Titan juga merupakan anime yang menakutkan bagi generasi yang masih belia. Kisahnya yang sangat memikat akan mengaduk-aduk emosi Anda, dan seringnya memberi Anda harapan akan nasib para tokohnya sebelum menghancur-leburkan jiwa Anda seiring perkembangan cerita.

    Psycho-Pass

    Judul yang juga layak ditonton adalah serial yang cukup baru, Psycho-Pass yang berpusat pada filosofi moral dengan banyak referensi pada kondisi manusia. Seri ini akan membuat Anda berpikir dalam, dan bagi Saya pribadi, seri ini sangat memikat.

    Madoka Magica

    Terakhir, anime tentang gadis ajaib, Madoka Magica yang bercerita tentang gadis-gadis muda usia sekolah dengan gaya gambar yang ceria dan menarik. Dilihat sekilas, judul ini tampak cocok untuk dinikmati anak-anak. Tetapi pernahkah Anda mendengar istilah “Jangan menilai sesuatu dari luarnya”? Adalah suatu kesalahan besar bila Anda memberikan seri ini pada jiwa-jiwa polos itu. Serial yang tampak imut ini ternyata memiliki kisah yang gelap dan Anda akan tertawan di dalamnya di penghujung seri.

    Saya hanya sedikit menyentuh permukaan dalam pembahasan anime yang tidak seharusnya masuk dalam kategori “hanya untuk anak-anak” tapi semoga ini membantu mengubah kesalahan konsep yang mengira anime diproduksi dan ditujukan untuk anak-anak.

    *Featured Image: jp.fotolia.com/