3 Pegunungan Suci Jepang yang Bisa Dijelajahi

  • MACAM-MACAM AREA
  • TEMPAT
  • 3 Pegunungan Suci Jepang atau sanreizan (三霊山) dulunya adalah tempat pemujaan yang sakral bagi orang-orang yang menyembah gunung (sangaku shinko / 山岳信仰). Kekuatan spiritual yang mengalir di pegunungan dan sungai-sungainya, mulai dari puncak sampai kaki pegunungan tersebut dipercaya memberikan kehidupan kepada daratan. Ini menjadi alasan kenapa beberapa pegunungan dijuluki sanmyaku (山脈) atau “urat nadi pegunungan”. Keberadaannya membuat manusia takjub akan kebesarannya. 3 pegunungan tersebut adalah Gunung Fuji (富士山), yang mempunyai puncak tertinggi di Jepang, Gunung Tate (立山) dan Gunung Haku (白山).

    1. Kekuatan Vulkanik: Gunung Fuji

    • Tinggi: 3776.24 mdpl
    • Location: Prefektur Shizuoka and Yamanashi
    • Erupsi terakhir: 16 Desember 2017

    Terkenal sebagai: tempat tertinggi di Jepang yang mempunyai daya jual tersendiri. Gunung ini juga terkenal menjadi maskot di beberapa lukisan tradisional di atas secarik kertas kayu. Terdapat 4 jalur dengan kesulitan berbeda untuk menuju puncaknya, yaitu pendakian semalam untuk mengejar matahari terbenam adalah yang terpopuler.

    Musim pendakian: Juli sampai September

    2. Kekuatan Jiwa Kematian: Gunung Tate

    • Tinggi: 3015 mdpl
    • Lokasi: Prefectur Toyama

    Terkenal dengan pemandian air panas atau onsen (温泉), di Murododaira (室堂平), dataran lava yang dibentuk oleh kawah Tateyama sebelumnya. Murodo adalah tempat untuk meditasi dan berdoa yang dibangun di era Edo untuk pemujaan kepada gunung.

    Mikurigaike (みくりが池), yang air sucinya digunakan memasak untuk dewa yang berada di gunung berwarna biru kobalt di bulan Juni dan memantulkan Tateyama dengan indah. Raicho (雷鳥) atau batu burung buas juga ada di sana.

    Jigokudani (地獄谷), atau lembah neraka, mempunyai awan panas dari erupsi gunung berapi yang membayangi tempat tersebut. Bau sulfur sangatlah kuat dan akan tercium ketika menaiki gunung tersebut. Di puncaknya terdapat kuil Oyama, di mana pendaki dapat mendapat doa dan sake hangat dari pendeta di sana. Menurut kepercayaan Agama Gunung, pendakian Gunung Tate akan membuat pengalaman surga, neraka dan kehidupan setelah mati. Salah satu dari “neraka”nya adalah kolam darah Chinoike (血の池), daerah rawa berwarna merah yang mengandung zad besi oksida tinggi. Terdapat juga rute alpen Tateyama Kurobe melewati daerah pegunungan bagian utara yang bisa diakses dengan mudah menggunakan bis yang dapat naik sampai ketinggian 2450 meter.

    Musim pendakian: April sampai November. Puncaknya adalah April sampai Juni ketika dinding salju yang berketinggian 15-20 meter, Yukino-otani (雪の大谷) bisa terlihat.

    3. Kekuatan air: Gunung Haku

    • Tinggi: 2702.14 mdpl
    • Lokasi: Prefectur Gifu, Fukui dan Ishikawa
    • Erupsi terakhir: 1659

    Terkenal dengan tempat ski dan snowboard, begitu juga terkenal dengan tempatnya yang berwarna putih karena salju, menjadikan tempat ini diberi nama Haku yang berarti putih. Tempat tersebut tetap tertupi salju bahkan ketika di sekitar puncaknya berubah warna. Gunung Haku pertama kali didaki oleh pengikut Shinto Taicho pada tahun 717 dan semenjak itu mengundang banyak pemuja. Taman Nasional Hakusan memiliki sedikit trek pendakian dan terdapat banyak sekali flora dan fauna karena sedikitnya kontak dengan manusia. Banyak tumbuhan dataran tinggi yang ditemukan di sana. Jalanan Hakusan yang putih, sebelumnya dikenal dengan Hakusan Super Rindo (林道), adalah jalanan sepanjang 33.3 km yang berkelok dan menawarkan pemandangan pegunungan dan air tejun yang indah. Bahkan ada tempat untuk melihat sumber air panas! Titik akhirnya adalah sebuah tempat warisan dunia UNESCO, Shiraakawago (白川郷). Selain Raicho, terdapat juga burung Ishikawa, elang emas, di pegunungan tersebut.

    Musim pendakian: Mei sampai Oktober. Puncaknya adalah bulan Juli sampai Agustus yang juga berlangsung libur musim panas. Waktu terbaik untuk menikmati daun berguguran atau kouyou (紅葉) adalah di bulan Oktober sampai November.

    Waktunya kita untuk memakai topi mendaki dan mulai mejelajah!