Ingin Akses Internet Gratis Ketika Berkeliling Jepang? Temukan Caranya di Sini!

  • TATA CARA
  • Apakah Anda butuh untuk mengupdate status pada akun sosial media Anda ketika jalan-jalan? Atau mungkin Anda ingin memeriksa email Anda secara berkala ketika Anda tidak berada di negara Anda? Meskipun Jepang memiliki cukup banyak titik-titik lokasi Wi-Fi gratis, namun Anda tetap membutuhkan kartu SIM yang bisa diandalkan untuk membantu Anda mengakses internet dan dapat berkomunikasi dengan orang-orang di negara Anda.

    Penyedia layanan jaringan internet Jepang memiliki ketentuan yang ketat untuk mendapatkan kartu SIM baru, yang membuat hal ini menjadi sulit ketika Anda datang sebagai pengunjung. Walaupun demikian, bukan berarti tidak mungkin untuk mendapatkan berbagai macam kartu SIM yang dijual oleh para penyedia jasa internet, kebanyakan akan terkoneksi melalui jaringan sinyal NTT DOCOMO.

    Pada tanggal 26 Juni 2017, NTT DOCOMO membuat pengumuman pada halaman mereka (hanya dalam bahasa Inggris) bahwa mereka akan meluncurkan SIM pengunjung yang disebut dengan “Japan Welcome SIM” pada 1 Juli 2017, yang akan memberikan akses selama 15 hari untuk menggunakan internet bagi pengunjung Jepang. Periksalah!

    Pilih perencanaan kartu SIM Anda

    Japan Welcome SIM terdiri dari 3 perencanaan sebagai berikut:

    1. Plan Zero

    Apakah Anda ingin mengakses internet dengan gratis dimanapun di Jepang? Perencanaan kartu SIM DOCOMO ini mengizinkan pengguna untuk menggunakan internet secara gratis. Anda mungkin berfikir, kenapa perusahaan membiarkan konsumennya untuk memakai data tanpa berharap pembayaran sama sekali? Sebenarnya, ada pertukaran yang terjadi untuk penggunaan data secara gratis, yaitu Anda diperlukan untuk menonton video iklan dalam jumlah tertentu serta mengisi survei yang berhubungan dengan kedatangan Anda di Jepang. Penawaran ini tidak buruk bukan? Terutama jika Anda berpergian dengan dana minim, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan kuota internet ketika berpergian. Perencanaan ini bisa didapatkan semenjak Oktober 2017.

    2. Plan 1000

    Apabila Anda tidak suka untuk melihat iklan, sebagai gantinya untuk mendapatkan akses internet gratis, Anda bisa memilih perencanaan ini. Dengan kecepatan 128-kbps, kecepatan yang sama dengan Plan Zero, pengguna dapat mendapatkan akses internet gratis tanpa iklan. Perencanaan ini berharga 1.000 yen untuk 500 MB pertama.

    3. Plan 1700

    Apabila Anda membutuhkan akses tanpa iklan dan kecepatan download yang lebih tinggi, perencanaan ini cocok untuk Anda. Cukup membayar biaya tambahan sebesar 700 yen dan Anda dapat memiliki kecepatan transfer data sampai 682 Mbps untuk 500 MB penggunaan data pertama.

    Untuk keduanya baik Plan 1000 maupun Plan 1700, pengguna dapat berlanjut menggunakan dengan membayar biaya tambahan sebesar 200 yen untuk 100 MB tambahan atau 700 yen untuk 500 MB tambahan (kedua harga sudah termasuk pajak). Namun jika Anda tidak ingin melanjutkan menggunakan kartu SIM dan tidak ingin membayar biaya tambahan, Anda bisa dapatkan dengan mengisi survei dan menonton iklan seperti pada Plan Zero.

    Bagaimana cara untuk mendapatkan kartu SIM ini

    Kunjungi website Japan Welcome SIM yang tertera dibawah untuk membuat akun Anda dan memilih perencanaan Anda. Jika Anda memilih untuk menggunakan Plan Zero, maka Anda butuh untuk mendapatkan kuota data yang Anda butuhkan dengan menonton iklan dan mengisi survei. Anda dapat mengambil kartu SIM Anda di bandara atau pada lokasi di titik-titik tertentu yang sesuai dengan pilihan Anda dengan cara memberikan kode penebusan pada staf kios.

    Karena kita suka untuk terhubung terutama ketika berpergian, kartu SIM baru yang ditawarkan NTT DOCOMO ini sempurna. Masukkan ini dalam daftar benda yang perlu miliki sebelum berpergian ke Jepang. Update untuk akun sosial media Anda serta berbagi foto dan pengalaman berpergian Anda kini menjadi lebih mudah dengan kartu SIM baru untuk pengunjung Jepang ini!

    Halaman Japan Welcome SIM *hanya dalam bahasa jepang

    Halaman NTT DOCOMO *hanya dalam bahasa Inggris

    *Featured Image: jp.fotolia.com/