Mempelajari Gaya Hidup Orang Jepang Melalui Anime

  • BUDAYA
  • OTAKU
  • Anime, seperti yang kita tahu, memiliki peran penting dalam kehidupan orang Jepang. Saat Anda menyebutkan kata “anime”, hal pertama yang terbesit di pikiran adalah “Jepang/orang Jepang.” Tapi pertama-tama, apakah anime itu dan bagaimana anime berbeda dari kartun biasa?

    Apakah anime itu?

    Anime adalah kependekan dari animasi. Anime merupakan suatu bentuk seni yang mengacu pada film animasi Jepang. Di dalamnya ada banyak genre yang bisa ditemukan di bioskop dan lain sebagainya. Di beberapa kamus bahasa Inggris, anime didefinisikan sebagai “acara televisi atau film animasi bergaya Jepang” dan/atau “gaya animasi yang diciptakan di Jepang.”

    Apa perbedaan antara anime dan kartun?

    Secara mendasar, tidak ada perbedaan antara keduanya. Mereka merupakan jenis yang berbeda dari hal yang sama. Secara formal, segala metode yang menirukan suatu gerakan di layar disebut sebagai animasi. Kartun dan anime adalah gambar tak bergerak yang dibuat secara manual atau animasi singkat yang dibuat secara manual. Tapi, anime dan kartun berbeda dari sisi karakteristik visual (termasuk fitur wajah/ekspresi), konsep cerita (kartun cenderung ringan sementara anime tidak mengikuti konsep yang umum, bisa bercerita tentang petualangan ke dunia lain, dan sebagainya), dan subyek/tema (kartun bertujuan memberi tawa dan canda sementara anime seringnya berfokus pada permasalahan hidup atau emosi manusia dan terkadang memiliki konteks kekerasan atau seksual).

    Anime sebagai gambaran gaya hidup orang Jepang

    Kita semua tahu bahwa menonton anime memberi kita pemikiran tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang. Dari cara mereka makan hingga cara mereka memperlakukan orang lain. Bermacam kegiatan orang Jepang juga ditayangkan di anime. Contohnya, anime Kimi ni Todoke dan Toradora (keduanya merupakan anime komedi-romantis) menunjukkan aktivitas tertentu yaitu festival sekolah. Banyak anime menggunakan setting seperti ini dalam ceritanya. Fitur populer yang lain adalah festival. Anda dapat melihat kegiatan-kegiatan yang dilakukan orang Jepang di festival sebenarnya di kehidupan nyata. Contoh yang lain adalah acara malam natal dan tahun baru. Anime menunjukkan hal-hal yang dilakukan orang Jepang di hari libur tersebut.

    Makanan Jepang selalu ada di anime. Sebenarnya, saya tidak pernah menemukan anime yang tidak memunculkan makanan Jepang sama sekali. Selalu ada episode tertentu dimana mereka makan onigiri atau obento. Di anime School Rumble, nasi kari dan onigiri adalah makanan umum yang bisa Anda lihat di setiap episode.

    Sikap dan kepribadian orang Jepang juga bisa diketahui melalui anime. Karena anime berasal dari Jepang dan artis pembuatnya juga merupakan orang Jepang, besar kemungkinannya sikap dan kepribadian para tokohnya mirip dengan sikap dan kepribadian orang Jepang. Hampir semua anime menunjukkan keramahan dan kasih sayang terhadap orang lain. Tokoh utama anime selalu suka menolong, memikirkan orang lain, dan menjadi inspirasi bagi tokoh yang lain. Anda bisa melihat sisi cerah dan ceria dari kepribadian orang lain melalui tokoh anime.