10 Kata Menarik dalam “Bahasa Inggris Buatan Jepang” yang Berguna untuk Diketahui

  • BAHASA
  • Ada banyak hal yang hanya dapat Anda temui di Jepang. Mereka memiliki tempat duduk toilet washlet yang terkenal (Ya, Super Toilet!), hotel kapsul yang terjangkau dan unik, dan beragam rasa Kit Kat yang unik di sepenjuru negara. Tetapi, tahukah Anda? Terdapat pula hal-hal yang hanya dapat Anda dengar di Jepang, yaitu kata-kata bahasa Inggris yang “hanya ada di Jepang”.

    Seperti bagaimana Anda menggunakan kata “anime” ketika berbicara dengan teman Anda mengenai Pokemon, atau mengucapkan kata “sushi” ketika menjumpai restoran Jepang di negara asal Anda, orang Jepang juga memiliki cukup banyak kata yang mereka pinjam dari bahasa lain. Karena bahasa Inggris adalah bahasa internasional, seiring dengan berjalannya waktu, orang Jepang juga menciptakan kosa kata bahasa Inggris buatan-Jepang yang dapat mengejutkan Anda!

    Kata-kata dan ungkapan-ungkapan ini disebut sebagai “wasei-eigo” oleh orang Jepang, yang secara harfiah berarti “Bahasa Inggris buatan Jepang” (atau, kita sebut saja sebagai “Bahasa Inggris yang hanya ada di Jepang”!). Sekarang, wasei-eigo digunakan secara luas di Jepang dan telah menjadi bagian dari hidup mereka. Meskipun dasarnya dari bahasa Inggris, kata-kata “wasei-eigo” dapat memiliki arti yang cukup berbeda dari asal katanya, yang dapat membuat bingung pengunjung berbahasa Inggris di Jepang. Berikut ini adalah daftar dari kata yang paling lucu dan menarik!

    1. Fried Potato (furaidopoteto)

    Ketika saya pertama kali pergi ke McDonald di Jepang untuk membeli menu favorit saya, saya perlu beberapa kali mengulang kata “french fries” di kasir. Saya harus menunjuk gambar di menu supaya bisa mendapatkan makanan kesukaan saya tersebut. Saya baru tahu setelahnya kalau di sini mereka menyebutnya sebagai “fried potato”, atau “potato fry”. Istilah “french fries” tidak umum digunakan oleh orang Jepang kecuali kalau mereka pernah ke luar negeri atau telah mendapat pengaruh asing.

    Hal ini adalah sesuatu yang harus Anda ingat jika Anda seorang pecinta fanatik kentang goreng. Ketika Anda pergi untuk membeli paket lezat Anda di Mcdonald atau di tempat lain di Jepang, Anda tahu kata sandi yang harus diucapkan!

    2. Skinship (sukinshippu)

    Skinship mengacu kepada kontak fisik seperti rangkulan, berpegangan tangan, atau berpelukan. Bisa antara teman, atau seorang ibu dan anaknya, dan tidak selalu melibatkan orang yang berada dalam hubungan romantis.

    Sering kali, hal ini dapat ditemui di antara remaja pria di Jepang dan jelas sekali terlihat di sekolah. Bahkan, ini adalah pemandangan yang sering meninggalkan tanda tanya besar di wajah guru asing bahasa Inggris yang baru saja masuk ke SMP dan SMA Jepang. Jangan khawatir, karena sebuah skenario di mana seorang anak laki-laki duduk di pangkuan anak laki-laki lainnya, sambil menyisirkan rambutnya bukanlah suatu perkara besar di Jepang. Ya, itu memang sesuatu yang aneh bagi orang asing, tetapi itu tidak lebih dari apa yang mereka sebut sebagai “skinship”.

    Siapkan diri Anda. Hal ini sangat berbeda dari apa yang Anda bayangkan.

    3. High touch (haitacchi)

    “Give me a high five!”

    Saya pernah mengatakan ini kepada murid orang Jepang saya dan yang saya dapatkan hanyalah, bukan tatapan ke mata, tetapi tatapan ke tangan saya. Ya, dia menatap tangan saya ketika saya sedang menantikan responnya. Hanya setelah itu saya mengerti kalau “high-five” adalah sesuatu yang baru bagi mereka karena yang umum di sini adalah “high-touch”.

    Jadi ketika Anda bertemu dengan teman Anda lain kali, kenapa tidak coba bilang, “Give me a high touch!”

    4. Consent (konsento)

    Penutur asli mungkin bingung kenapa kata “consent” digunakan seperti ini, tetapi sebenarnya ada sejarah di balik itu. Kosakata ini dikatakan berasal dari bahasa Inggris, “concentric plug” yang umum digunakan pada Zaman Meiji (1868-1912). Consent, bentuk singkatannya, menjadi standar penamaan semua stopkontak listrik seterusnya.

    5. Don’t Mind (Donmai)

    Ketika Anda bermain bola voli dengan teman orang Jepang dan Anda tidak bisa memasukkan bola ke bagian lawan, jangan kaget jika seseorang mengatakan, “donmai” kepada Anda. Istilah ini berarti “don’t worry about it (tidak usah khawatir)” atau hanya “don’t mind it (tidak masalah)” bagi orang Jepang.

    6. Aircon (eakon) / Cooler (kura)

    Musim panas di Jepang dapat sangat susah untuk dijalani. Bahkan, Jepang dikenal memiliki musim panas yang sangat panas di Asia. Karena itu, memiliki penyejuk udara adalah suatu keharusan.

    Aircon, dengan pelafalan “eakon”, mengacu kepada air conditioner (penyejuk udara) di Jepang. Tidak lazim bagi orang Jepang untuk menggunakan istilah “air conditioner” pada kehidupan sehari-hari meskipun beberapa dari mereka menggunakan kata “AC” yang merupakan bentuk singkatannya.

    Beberapa juga menggunakan “cooler” (kura/pendingin). Tetapi dalam bahasa Inggris, “cooler” menunjuk kepada sesuatu yang menjaga agar makanan atau minuman tetap dingin ketika Anda pergi berkemah atau piknik. Perbedaan arti ini seringkali menyebabkan kebingungan, tetapi pada akhirnya lebih menjadi sesuatu yang lucu.

    7. Stove (sutobu)

    Pada musim dingin pertama saya di Jepang, teman orang Jepang bertanya apakah saya memiliki stove (kompor) di rumah. Saya menjawab “iya” dengan percaya diri dan bertanya-tanya kenapa tiba-tiba dia bertanya demikian. Setelah itu, saya mulai berbicara tentang bagaimana saya memasak makanan saya sendiri dan hidangan apa yang biasa saya siapkan. Ya begitu. Kita kan sedang membicarakan tentang kompor! Yang membuat saya kaget, ternyata yang dia maksud adalah penghangat minyak tanah (kerosene heater).

    Penghangat minyak tanah adalah sebuah keharusan di rumah-rumah Jepang selama musim dingin. Yang mengejutkan adalah istilah tersebut tidak digunakan di negara ini, tetapi justru disebut sebagai “stove”.

    Mohon jangan memasak dengan “stove” yang dimaksud diatas!

    8. High-tension (haitenshon)

    Apakah Anda seseorang yang heboh? Apakah Anda selalu bersemangat tinggi? Jika iya, berarti Anda “high-tension”!

    Tidak jarang bagi orang Jepang untuk menggunakan istilah “high-tension” ketika mendeskripsikan orang yang sangat heboh dan bersemangat. Bahkan, bisa jadi inilah reaksi pertama mereka terhadap siapa saja yang mengerahkan banyak energi yang lebih daripada umumnya. Kata “tension” berarti semangat di Jepang, berlawanan dengan asal bahasa Inggrisnya, yang biasanya mengacu kepada “voltase”, “kegugupan”, atau “ketegangan”. Jadi, ketika ada orang yang menyebut Anda itu “high-tension”, berbanggalah! Tidak semua orang dapat menjadi seberbahaya, oh maksud saya seheboh Anda!

    9. Guts Pose (gattsu pozu/pose semangat)

    Nah, yang ini cukup menarik.

    Apakah Anda pernah sangat berhasil dalam hal apapun itu, hingga Anda sampai mengangkat kepalan tangan Anda dan berteriak “Saya berhasil!”? Jika iya, Anda telah melakukan guts pose tanpa sepengetahuan Anda.

    Pada pertengahan tahun 1960an, ada seorang petinju profesional dan pemenang kelas ringan WBC yang bernama “Guts Ishimatsu”. Istilah “guts pose” berasal dari pose uniknya setelah dideklarasikan sebagai pemenang pertandingan karena dia selalu merayakannya dengan mengangkat kepalan tangan. Setelah itu, istilah tersebut menjadi bagian dari kosakata wasei-eigo.

    10. Base-up (besuappu)

    Salah satu alasan paling umum kenapa orang tidak memiliki motivasi kerja, atau lebih buruk lagi, cenderung untuk mencari pekerjaan lain adalah karena masalah gaji. Ya, Anda benar. Tetapi di Jepang, beberapa perusahaan sangat murah hati dalam memberi kenaikan gaji kepada pegawainya, yang istilahnya disebut sebagai “base-up”. “Up” berarti “menaikkan” dan “base” mengacu kepada “gaji dasar”.

    Ada yang mau base-up?

    Sekian sudah! Anda baru saja menyelinap masuk dan belajar sedikit mengenai dunia wasei-eigo. Ada lebih banyak lagi lainnya yang menarik untuk diketahui dan dimengerti. Kata-kata ini dan artinya mungkin cukup berbeda dibandingkan dengan bahasa Inggris dan pada awalnya mungkin terdengar aneh di telinga penutur bahasa Inggris, tetapi tanpa diragukan lagi, kata-kata ini menambahkan keragaman warna ke dalam percakapan kontemporer Jepang. Wasei-eigo mungkin bukanlah bahasa Inggris sempurna yang diharapkan orang-orang, tetapi selama ada kebahagiaan dalam berkomunikasi ketika kata-kata tersebut digunakan, maka saya kira tidak ada masalah dengannya.

    (Guts pose!)