Cicipi Omurice (Nasi Omelet) Terbaik se-Jepang di Restoran Terkenal di Kyoto

  • KYOTO
  • RESTORAN
  • Sebuah video online menunjukkan proses bagaimana Chef Yukimura Motokichi membuat nasi telur dadar yang membuat restorannya terkenal. “Seksi” adalah kata terbaik untuk mendeskripsikan karyanya, dan video ini membuat saya ingin berkunjung ke Kyoto di mana restoran ini berada. Mari kita cari tahu lebih lanjut!

    Omurice

    Nasi telur dadar, atau omurice, adalah masakan Jepang dengan pengaruh Barat yang terdiri dari nasi goreng dibalut telur. Masakan ini diciptakan sekitar awal abad ke-20 di sebuah restoran bergaya barat di Ginza, Tokyo. Orang Jepang selalu menyebutnya sebagai “omu-raisu,” di mana kata “omu” berarti “omelette”.

    Restoran Kichi Kichi

    Dokumentasi penulis

    Hanya berjarak lima menit dengan berjalan kaki dari Stasiun Sanjo Keiha, Anda akan sampai di restoran Chef Yukimura Motokichi, Kichi Kichi. Agak sedikit sulit menemukannya jika Anda tidak menggunakan GPS, namun, papan tanda berwarna merah membuat saya menyadarinya dengan sekejap.

    Saat mengunjungi Kichi Kichi untuk pertama kalinya, saya tidak melakukan reservasi sebelumnya sehingga saya tidak dapat meja. Saat saya bertanya kepada sang pelayan apakah bisa membuat pemesanan untuk hari berikutnya, sang pelayan mengatakan bahwa mereka sudah penuh untuk tiga hari ke depan. Mereka sungguh terkenal! Jadi pastikan Anda telah melakukan pemesanan di awal melalui website mereka sebelum berkunjung. Perhatikan jika setiap slot pemesanan hanya untuk satu jam dan jika Anda terlambat, mereka akan menganggapnya sebagai pembatalan.

    Menu

    Author’s photo

    Selain “Fluffy Open Omelette Rice” yang terkenal, Kichi Kichi juga menyajikan semur daging dan semur lidah sapi. Selama kunjungan, saya datang dengan seorang kawan, jadi kami berdua memesan satu porsi penuh omurice dan semur lidah sapi untuk berbagi.

    Dokumentasi penulis

    Nasi telur dadar Kichi Kichi dihidangkan dalam dua porsi dan sang pelayan telah menjelaskan sebelumnya dengan menunjukkan cetakan nasi yang akan digunakan.

    Chef Yukimura mulai menunjukkan keahliannya dalam membuat nasi telur dadar. Pertama-tama, ia menjelaskan bahan-bahan apa saja yang digunakan dalam membuat nasi goreng, kemudian telur. Ia mampu memasaknya menjadi bentuk yang sempurna sambil mempertahankan tekstur lembut dari telur setengah matang. Ia menaruh telur tersebut di atas nasi dan memotongnya dengan pisau. Seksi! Telur merekah hingga terlihat bagian dalamnya yaitu telur setengah matang, dan akhirnya, saus demi-glace dituangkan di atasnya.

    Meskipun harganya sedikit mahal, saya dapat mengatakan bahwa ini merupakan masakan yang memuaskan. Tekstur dari bagian dalam telur setengah matang benar-benar menakjubkan.

    Jika Anda berkesempatan untuk mengunjungi Kyoto, saya sangat merekomendasikan Anda untuk mengunjungi Kichi Kichi. Jangan lupa untuk melakukan pemesanan di awal atau Anda akan melewatkan kesempatan ini!

    Halaman Kichi Kichi *hanya dalam bahasa Inggris

    Apakah Anda ingin bermalam di Kyoto? Lihat semua hotel di area Kyoto di sini!