Hendak Mengunjungi Jepang? Inilah 4 Aspek Unik Jepang yang Perlu Anda Ketahui

  • BUDAYA
  • Bagi turis asing yang tiba di Jepang, mereka akan mengalami adaptasi budaya yang mengejutkan untuk pertama kali. Para turis cenderung harus banyak beradaptasi dengan gaya hidup masyarakat lokal. Banyak kebudayaan Jepang yang unik telah dikenal di penjuru dunia, maka tidak heran turis-turis yang telah mempersiapkan diri setidaknya mengetahui sedikit tentang budaya-budaya Jepang sebelum tiba. Oleh karena itu, artikel ini tidak akan membahas tentang kartu SIM dan pocket Wi-Fi, makna transportasi, bagaimana menangani sistem operasi kereta bawah tanah, maupun aplikasi apa yang harus diunduh. Namun, ini adalah kumpulan perbedaan yang lebih halus yang mungkin terlihat sangat asing bagi turis yang baru tiba di Jepang untuk pertama kali.

    1. Tidak ada banyak tempat sampah!

    Salah satu kejutan terbesarnya mungkin adalah tidak adanya tong sampah yang terlihat. Orang Jepang sangat memperhatikan pemisahan sampah mereka. Anda akan menyadari bahwa selain sampah botol dan kaleng yang ditata secara terpisah, kebanyakan rumah tangga juga memisahkan sampah yang bisa dan tidak bisa dibakar. Menariknya lagi, selain tong sampah yang jarang terlihat di tempat umum, kecuali di persimpangan-persimpangan besar dan pemberhentian-pemberhentian transportasi umum, Anda tidak akan melihat sampah tergeletak di jalan. Berkat sifat disiplin orang-orang Jepang untuk mengumpulkan sampah, jalanan selalu tampak bersih setiap saat!

    Karena adanya sedikit tong sampah, akan menjadi ide bagus bila Anda membawa tas kecil untuk mengumpulkan sampah Anda hingga Anda dapat menemukan tong sampah. Bicara soal tas, penting juga bagi Anda untuk membawa pembersih tangan atau handuk basah saat berjalan-jalan karena beberapa toilet umum di sana, meskipun biasanya sangat bersih, kemungkinan tidak menyediakan sabun atau tisu.

    2. Apa yang harus dikenakan

    Hal mengejutkan lainnya adalah sifat kontradiktif orang Jepang yang berhati-hati dalam memilih pakaian. Sebagai turis, Anda mungkin akan mengenakan baju tank top dan celana pendek. Hal tersebut akan menjadi pusat perhatian di Jepang karena orang-orang Jepang sangat berhati-hati dalam menjaga kulitnya agar tetap putih dan segar, mereka akan melakukan apapun untuk menghindari sinar matahari. Bisa jadi mereka mengenakan baju rangkap, sarung tangan, dan topi saat terik musim panas menyengat. Biasanya seperti turis Barat, mereka kurang peduli untuk menghindari sinar matahari, dan mereka memperlihatkan kulit mereka, yang menarik perhatian masyarakat lokal. Hal ini menimbulkan rasa malu dan sadar diri, namun jangan takut. Ingat, Anda berada di negara di mana membeli manga shojo dan boneka seks dianggap normal dan sering terlihat di beberapa wilayah kota di Jepang.

    3. Etika dalam transportasi umum

    Meskipun jam sibuk Tokyo yang padat dan ramai sudah diketahui secara luas, ada banyak elemen penting dalam transportasi umum di Jepang. Perlu diingat bahwa jika Anda tidak ingin dianggap tidak sopan, hindari makan, minum, atau berbicara di telepon saat berada di dalam transportasi umum. Orang Jepang sangat berhati-hati dalam memegang norma ini, dan mereka akan melakukan apa saja agar tidak mengganggu orang lain. Terlebih lagi, Anda akan sangat jarang melihat remaja yang mencuri tempat duduk prioritas dalam kereta maupun bis!

    Hal penting untuk diingat saat menggunakan transportasi umum di Jepang adalah mengikuti panah kecil di lantai yang mengarahkan Anda jalan mana yang harus dilalui. Biasanya untuk Tokyo berada di sebelah kiri, namun bisa saja bervariasi, jadi selalu waspada untuk tidak berada di jalur lain.

    4. Uniknya restoran Jepang

    Jepang adalah negara yang terorganisir dengan banyak kenyamanan, seperti restoran yang memiliki mesin di pintu masuknya di mana Anda dapat membayar dan memilih menu Anda. Setelah menggunakan mesin yang harus Anda lakukan adalah menyerahkan tiket yang keluar kepada pelayan. Mesin ini, seperti benda pada umumnya, hanya menerima tunai, jadi pastikan Anda membawa uang tunai kapan saja. Mesin ini juga merepresentasikan bahwa ide memberi uang tip tidaklah dikenal di Jepang. Bahkan jika pengemudi taksi Anda telah menyelamatkan nyawa Anda, atau jika pelayanan sebuah restoran memberi pelayanan yang tidak tertandingi, cukup ucapkan terima kasih saja karena uang tip tidak akan mereka terima.

    Pada akhirnya, inilah tips yang bisa mengundang bahkan lebih banyak kesempatan bagi turis di Jepang: Lihatlah keatas! Perlu diingat bahwa banyak tempat menarik seperti pertokoan, restoran, dan kafe bisa terdapat diatas gedung-gedung tinggi, jadi selalu perhatikan saja tempat-tempat seperti itu!

    Bahkan bagi turis baru yang mempersiapkan diri di Jepang dengan sungguh-sungguh, negara ini pasti akan menyediakan banyak kejutan menarik!

    Featured image: jp.fotolia.com/