7 Kebiasaan yang Terbilang Tidak Sopan di Negara Lain, Namun Sangat Biasa di Jepang

  • ETIKA
  • TATA CARA
  • Ada banyak sekali aturan dalam berkomunikasi di Jepang dan terkadang mungkin tampak membingungkan antara mana yang sesuai dan mana yang tidak. Namun, ada beberapa aturan yang terbilang kurang sopan di negara lain, tetapi tidak apa – apa bila dilakukan di Jepang.

    1. Tidak Memberikan Uang Tip!

    photo-ac.com/

    Tidak ada orang yang memberikan uang tip di Jepang dan fakta mengejutkannya adalah uang tip kadang dikatakan merendahkan harga diri seseorang. Memberi uang tip mungkin akan menyusahkan pelanggan dan orang-orang yang menyediakan jasa. Tanpa tip, perasaan setara akan tercipta di antara semua orang dalam industri jasa, membuat orang-orang merasa lebih nyaman dan oleh karenanya, produktifitas kerja akan bertambah. Tanpa sistim tip inilah yang membuat industri jasa di Jepang terbilang salah satu yang terbaik di dunia.

    2. Basa – basi

     

    photo-ac.com/

    Orang Jepang tidak menyukai konflik. Sebagai gantinya, mereka biasanya tidak mengutarakan permasalahnya secara langsung atau suka basa – basi. Mereka menyampaikan keluhan dengan cara yang lebih halus dan Anda perlu berpikir keras tentang apa makna sebenarnya yang tersembunyi untuk memahami apa yang mereka ingin sampaikan pada Anda.

    Dan juga, dalam beberapa kasus, orang Jepang sering kali melebih – lebihkan pendapat mereka. Contohnya, meskipun kemampuan bahasa Jepang Anda sebenarnya biasa-biasa saja, mereka akan tetap mengatakan bahwa Anda sangatlah fasih. Bukan berarti menyindir Anda, justru sebaliknya, mereka hanya mencoba untuk bersikap lebih sopan.

    Hal ini terkadang dapat menjadi sumber konflik kultural karena di kebudayaan lain, basa – basi sering dikatakan sebagai bentuk atas tidak menghormati orang lain.

    3. Memotong Pembicaraan Ketika Orang Lain Sedang Berbicara

     

    photo-ac.com/

    Ketika berbicara dengan orang Jepang, Anda akan sering mendengar mereka memotong pembicaraan dengan ungkapan “Eh?” atau “Souka” (Oh begitu) atau “Hontou ni!” (Benarkah?!). Sekalipun memotong pembicaraan ketika orang lain sedang berbicara terbilang tidak sopan di banyak negara, di Jepang, ini adalah salah satu cara untuk mengungkapkan perhatian, kepedulian, serta keinginan terdalam mereka untuk mengetahui lebih jauh tentang masalah yang sedang Anda bicarakan dengan mereka!

    4. Tidak Membukakan Pintu untuk Orang Lain

     

    Dalam banyak situasi, orang Jepang sangat jarang membukakan pintu untuk orang lain. Di Jepang, tidak ada yang namanya “pria harus membukakan pintu untuk wanita”. Bukan berarti para pria Jepang ini tidak sopan karena bagi mereka, menjadi seorang pria yang sopan tidak berarti harus membukakan sebuah pintu untuk orang lain.

    5. Mengeluarkan Suara Ketika Makan

     

    Saat makan mie (ramen, soba, atau udon), mengeluarkan suara (menyeruput) sekeras mungkin sama dengan menghargai chef yang membuatkan makanan itu untuk Anda. Karena itu, tindakan ini sangatlah normal bagi orang Jepang. Tentu saja, Anda memerlukan waktu untuk terbiasa dengan kebiasaan tersebut. Terlebih lagi, sebagian orang percaya bahwa rasa makanan akan menjadi lebih enak ketika Anda makan dan mengeluarkan suara di waktu yang bersamaan!

    6. Mendorong Orang Lain Saat Masuk ke Dalam Kereta yang Penuh

     

    Terkadang dalam kereta api Tokyo suasananya begitu padat sehingga Anda perlu meminta maaf setiap kali Anda harus mendorong orang lain untuk masuk ataupun keluar kereta.

    7. Berteriak Kepada Pelayan di Sebuah Restoran

     

    Apa yang Anda lakukan ketika Anda perlu memanggil seorang pelayan ke meja Anda usai makan? Teriakkan saja, “Sumimasen!” (permisi) dengan keras maka mereka akan melayani Anda sesegera mungkin. Hal ini normal untuk dilakukan di restoran Jepang!

    Bagaimana dengan Anda?

    Kebiasaan sehari-hari ini untuk pertama kali mungkin mengejutkan, namun jika Anda berlibur cukup lama di Jepang, wisatawan manapun dapat terbiasa. Beberapa hal seperti tidak memberikan tip atau tidak khawatir dengan makan sambil bersuara dapat menjadi hal yang memudahkan kita, bukan? Manakah di antara kebiasaan ini yang menarik bagi Anda?