Tips Penting Menikmati Makanan Jepang dengan Tepat

  • ETIKA
  • TATA CARA
  • Jepang memiliki beragam hidangan yang sangat digandrungi oleh banyak orang di seluruh dunia. Namun, makanan-makanan ini hadir dengan norma dan kebiasaan umum yang harus diikuti. Mengikuti tata cara lokal menunjukkan rasa sopan santun dan hormat. Tata cara ini diikuti dengan menggunakan komponen-komponen tertentu, seperti cara duduk, cara menggunakan sumpit, dan cara bersikap yang tepat ketika makan.

    Untuk mencegah situasi canggung terjadi, koki Jepang terkemuka mengajarkan beberapa tips dan tata krama khusus ketika makan makanan khas Jepang dengan tepat.

    Cara Makan Sushi

    本格握り寿司  Japanese gourmet genuine finger sushi

    Sushi (寿司) adalah makanan yang terkenal di seluruh dunia. Makanan ini dipersiapkan dengan hati-hati dan disajikan untuk perayaan-perayaan khusus atau bahkan acara biasa.

    Makan sushi datang dengan beberapa aturan dan tata cara makan yang unik yang harus diikuti, terutama jika Anda sedang makan di restoran kelas atas. Sebagian besar tata krama ini tidak ditemukan di luar negeri, tapi harus diperhatikan jika Anda sedang makan di restoran Jepang.

    • Dikatakan bahwa jika Anda mengunjungi restoran sushi, sebaiknya Anda tidak memakai parfum apapun karena bisa merusak cita rasa terhadap tamu lain.
    • Dianjurkan juga untuk mematikan ponsel Anda agar tidak mengganggu tamu lain. Percakapan harus sebisa mungkin pelan dan sopan.
    • Tidak baik juga untuk melakukan pembatalan di hari H, karena para koki sushi sudah menyiapkan bumbu-bumbu sushi untuk hari itu di pagi hari.
    • Ketika Anda telah berada di restoran, koki nya akan menanyakan apakah Anda akan melakukan pemesanan (okonomi;お好み) atau mereka yang akan memilihkan untuk Anda (omakase;おまかせ). Anda juga akan ditanya apakah Anda memiliki alergi makanan. Perlu diingat juga bahwa jika Anda memesan tuna, Anda biasanya akan diberi tiga jenis sushi tuna: lean (bagian tuna yang tipis tanpa lemak), marbled (bagian tuna dengan goresan lemak yang menyerupai marmer) dan fatty (bagian tuna yang berlemak).
    • Ketika sushi telah disajikan, Anda harus memakannya dengan sumpit. Pertama, balikkan sushi ke samping. Angkat dengan sumpit lalu celupkan ke dalam kecap dan nikmatilah.
    • Anda juga bisa makan sushi dengan tangan Anda. Yang harus Anda lakukan adalah memegang sushi di antara ibu jari dan dua jari telunjuk. Celupkan ke dalam kecap dan masukkan ke mulut Anda. Setiap restoran memiliki ciri khas tersendiri. Di beberapa restoran, sushi gulung sudah diberi kecap diatasnya sehingga tidak perlu mencelupkan sushi ke dalam kecap.
    • Aroma rumput lautnya lebih pekat ketika masih segar, jadi sushi gulung paling enak dimakan tepat setelah disajikan. Di atas meja, Anda mungkin bisa melihat jahe yang direndam dalam cuka. Rendaman jahe ini dibiarkan tercelup di dalam kecap sebelum diiris, dan dimakan di antara sajian sushi untuk membersihkan dan menyegarkan langit-langit mulut.
    • Sushi disajikan dalam urutan yang menurut koki paling bagus. Sushi dengan saus nitsume (煮詰め) biasanya disajikan menjelang akhir. Pada titik inilah koki bertanya kepada tamu mereka apakah mereka ingin menambah sushi lebih banyak. Tentu saja, jika Anda merasa kenyang kapanpun itu selama di restoran, Anda selalu bisa memberi tahu koki.
    Cara Makan Sukiyaki

    Japanese beef sukiyaki

    Orang sering salah membedakan antara sukiyaki (すき焼き) dan shabu-shabu (しゃぶしゃぶ). Mereka sebenarnya adalah dua jenis masakan Jepang yang disiapkan dan dimasak di tableside (area yang bersebelahan dengan meja, biasanya di restoran). Mereka memiliki bentuk yang mirip karena sama-sama menggunakan irisan tipis daging dan sayuran yang disajikan dengan saus celup. Bahan utama untuk membuat sukiyaki adalah daging sapi.

    Biasanya, restoran menyertakan bahan-bahan berikut ini: kubis Cina, potherb (水 菜/sayuran daun), bawang merah, mie kanji kudzu (くずきり), tahu panggang (焼き豆腐), jamur shiitake dan jamur enoki. Bahan-bahannya bervariasi tergantung wilayah dan restorannya. Beberapa restoran menggunakan irisan burdock (ゴ ボ ウ / sejenis tanaman herba seperti bunga aster) atau crown daisy (春菊/mahkota aster) daripada potherb. Ini juga merupakan pilihan restoran itu untuk menggunakan sayuran apa saja yang mereka suka.

    Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu diingat jika Anda makan di restoran sukiyaki.

    • Seorang pelayan membuat sukiyaki di meja Anda dan menyajikannya untuk Anda, jadi Anda tidak perlu melakukan apapun.
    • Di restoran sukiyaki dimana Anda melayani diri Anda sendiri, tori-bashi (sumpit panjang;取り箸) digunakan, karena lebih sopan daripada menggunakan sumpit yang menyentuh mulut Anda.
    • Sukiyaki dimakan dengan telur mentah. Anda hanya perlu mencampur telur di dalam sebuah mangkuk kecil, lalu celupkan daging sapi ke dalamnya setelah selesai dimasak. Ini adalah saus warishita (割り下) yang membuat sukiyaki Anda asin. Banyak orang asing enggan makan telur mentah tetapi Anda tidak perlu khawatir karena telur di Jepang sangat segar!
    Cara Makan Shabu-Shabu

    shabu-shabu

    Shabu-shabu adalah sajian hotpot daging dan sayuran di konbu dashi (昆布だし) atau kaldu yang terbuat dari kelp (sejenis rumput laut berwarna coklat). Nama “shabu-shabu” berasal dari suara sumpit yang muncul ketika mengaduk daging di dalam panci.

    Pertama, Anda harus mencelupkan bahan-bahannya ke dalam ponzu (kecap sitrus;ポン酢) atau goma-dare (saus wijen; ごまだれ) sebelum makan. Memasukkan daging sapi yang diiris tipis ke konbu dashi yang mendidih dapat menghilangkan kelebihan minyak dan meringankan rasanya. Buri (yellowtail; ブリ; ikan laut ekor kuning), ayam atau babi bisa digunakan sebagai pengganti daging sapi. Pada jaman dulu, arang panas ditaruh di sebuah lubang untuk memanaskan panci.

    • Sebuah akutori (saringan seperti sendok panjang; アク取り) digunakan untuk menyaring ampas dari kaldu yang naik ke atas yang berasal dari daging dan sayuran. Menyaring ampasnya menjaga rasa kaldu tetap segar dan murni.
    • Toribashi digunakan saat memasak. Toribashi adalah sumpit panjang yang digunakan untuk memasukkan daging dan sayuran ke dalam panci.
    • Pertama, Anda harus memasukkan daging ke dalam kaldu sampai berwarna merah muda. Terlalu lama memasak bisa mengeraskan dagingnya. Warna merah muda merupakan penunjuk bahwa hidangan ini sudah siap dimakan.
    • Karena dagingnya tidak berbumbu, Anda harus mencelupkannya ke dalam ponzu atau goma-dare. Cita rasa Goma-dare enak, tapi ponzu juga sangat menyegarkan. Cobalah keduanya, karena keduanya menawarkan rasa yang berbeda tapi sangat lezat.
    • Jangan minum kaldu shabu-shabu setelah itu (seperti yang mungkin Anda lakukan dengan ramen).
    Cara Makan Nasi

    eating-rice

    Nasi putih adalah makanan pokok di Jepang dan disajikan sebagai lauk di chawan kecil (mangkuk; 茶碗) dengan hampir semua makanan. Nasi memiliki seperangkat aturan yang harus Anda kuasai sesegera mungkin.

    • Pegang mangkuk di dekat dagu Anda, dan ambil nasi dengan sumpit. Cara ini jauh lebih elegan daripada mangkuk berada di atas meja.
    • Jangan pernah memasukkan saus ke nasi Anda. Ini dimaksudkan supaya nasi dimakan secara terpisah dari makanan Anda yang lain.

    Melimpahnya makanan lezat di darat dan laut Jepang telah melahirkan budaya negara yang kaya akan makanan. Ada beberapa jenis masakan lainnya yang memerlukan tata krama dan tata cara yang tepat saat memasak dan makan di negara ini. Beberapa di antaranya mungkin tidak terlalu jelas pada saat disajikan. Tip yang bagus adalah mengamati bagaimana orang di sekitar Anda ketika sedang makan. Jika Anda masih ragu, bertanyalah!

    Jika Anda berencana untuk tinggal di negara ini dan ingin sekali mencoba hidangan-hidangan Jepang ini, selalu ingatlah tip di atas sehingga Anda tidak akan terlihat aneh di depan orang lain. Dengan tata cara yang tepat dan ketenangan pikiran, Anda akan bisa menikmati makanan Jepang seperti orang Jepang asli!