Hal-hal Penting yang Perlu Diketahui Tentang Kebijakan Pengungsi di Jepang

  • TATA CARA
  • Berdasarkan Refugee Convention 1951, seorang pengungsi adalah seseorang yang hidup di luar negara asalnya karena takut dianiaya atas dasar ras, agama, kewarganegaraan, atau afiliasi sosial atau politik mereka dan tak dapat pulang ke rumah. Hal ini dapat terjadi karena beberapa alasan, seperti perang, dan warga harus berkemas dan meninggalkan rumah mereka, meninggalkan segalanya. Pemerintah Jepang memberikan status pengungsi kepada orang-orang yang hidup dalam ketakutan atas dasar kemanusiaan. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai kebijakan pengungsi di Jepang.

    Prosedur Pemohon

    Seorang pengungsi di Jepang dapat menikmati keuntungan-keuntungan, termasuk layanan kesehatan dan pendidikan dan diijinkan untuk bekerja dan tinggal dalam waktu yang lama. Syarat-syarat untuk menjadi penduduk tetap juga dipermudah bagi para pengungsi. Mereka tidak akan dipulangkan ke negara asalnya atau ke negara yang beresiko. Namun, para pengungsi diharapkan untuk memiliki ijin tinggal yang sah dan tidak melanggar peraturan dengan memberikan informasi yang salah atau tetap tinggal tanpa status ijin tinggal yang sah. Perlu waktu sekitar enam bulan untuk mendapatkan status pengungsi setelah permohonan dibuat. Berikut ini adalah prosedur untuk mendapatkan suaka.

    1. Permohonan untuk status pengungsi harus dibuat dalam waktu enam bulan sejak Anda mendarat di Jepang. Lebih baik mengajukan permohonan selama durasi tinggal yang telah diberikan pada Anda sesegera mungkin. Anda dapat meminta perpanjangan waktu tinggal jika permohonan Anda memakan waktu terlalu lama.

    2. Kemudian, setelah permohonan Anda diterima, Anda harus melakukan wawancara dengan petugas dari Immigration Bureau satu kali, atau dalam beberapa kasus, beberapa kali. Anda tidak boleh membawa teman atau pengacara saat wawancara, dan tentu saja jujurlah saat Anda diberikan pertanyaan. Anda diminta memberikan tanda tangan di setiap akhir wawancara.

    3. Jika permohonan Anda ditolak, Anda dapat banding ke Ministry of Justice dengan mengisi permohonan banding. Anda harus banding dalam waktu tujuh hari setelah hasil permohonan Anda keluar.

    4. Kemudian, Anda dapat meminta wawancara lain dengan konselor pemeriksaan pengungsi. Pemeriksaan dapat selesai dalam waktu dua jam dan biasanya hanya dilakukan sekali. Setelah pemeriksaan, Anda akan diberitahu putusannya.

    5. Bahkan jika banding ditolak, nanti Anda dapat meminta peninjauan kembali selama enam bulan setelah penolakan Anda. Pengadilan akan membebankan beberapa biaya dasar untuk memproses kasus Anda.

    Pengakuan Pengungsi

    refugees airport

    Seorang pengungsi harus memiliki “bukti aniaya” untuk diakui sebagai pengungsi oleh Immigration Bureau. Alasan-alasan yang tidak stabil seperti kebebasan tidak jelas terhadap pelanggaran pernyataan tidak akan dipertimbangkan. Ancaman kekerasan atau bahaya yang solid harus disampaikan. Serangan terhadap Anda atau keluarga Anda, penangkapan, hilang, penyitaan properti, pencabutan pekerjaan dan pendidikan, penyiksaan, pembersihan etnis, pemaksaan, dan sebagainya biasanya dapat menjadi contoh kasus yang valid. Makin banyak bukti yang dimiliki pengungsi, makin besar kemungkinan mereka untuk diakui.

    Kebanyakan permohonan ke Jepang datang dari negara Asia dan tidak bayak yang datang dari Timur Tengah atau Afrika. Jepang terletak di ujung timur dan populasi yang tidak berbahasa Inggris menjadi alasan utama bagi rendahnya popularitas Jepang di antara para pengungsi. Berikut ini enam negara teratas yang mencari suaka di Jepang per sensus tahun 2013:

    1. Turkey
    2. Nepal
    3. Myanmar
    4. Sri Lanka
    5. Pakistan
    6. India

    Namun, meski jumlah permohonan meningkat tiap tahun, Jepang mulai menerima pengungsi dalam jumlah sedikit. Di 2016, berdasarkan Reuters.com, Jepang hanya menerima 28 orang (dari total jumah 8193 permohonan) dengan status pengungsi.

    refugee unhcr

    Jepang adalah pemelihara hak asasi manusia global. Negara ini merupakan penyumbang kedua terbesar kepada UNHCR setelah Amerika Serikat. Faktanya, Jepang adalah satu-satunya negara Asia yang bergabung dalam program pemukiman kembali UNHCR. Walaupun demikian, Jepang tetap menjadi negara yang tidak menerima banyak pengungsi. Berdasarkan Telegraph, Jepang menolak lebih dari 99% pemohon dan mereka yang mendapatkan status pengungsi berjuang untuk beradaptasi di Jepang.

    Jika Anda masih ingin memohon status pengungsi, kontak Japan Association for Refugees atau Immigration Bureau of Japan untuk informasi lebih banyak.

    Berikut ini beberapa dokumen untuk informasi yang lebih relevan:
    Untuk Mereka yang Ingin Memohon Status Pengungsi
    *hanya dalam bahasa Inggris

    Permohonan Ministry of Justice (tersedia dalam beberapa bahasa) 

    Informasi Umum *hanya dalam bahasa Inggris

    Jika Anda cukup tidak beruntung hingga Anda harus memohon status pengungsi, pastikan ikuti semua instruksi untuk memaksimalkan kemungkinan Anda diterima. Bahkan jika Anda tidak diakui sebagai pengungsi secara sah, ada cara lain untuk memasuki Jepang secara sah, seperti visa kerja. Jepang adalah negara yang sangat ketat dalam menerima pencari suaka, tapi dengan berkurangnya populasi, mungkin Jepang mulai perlu menerima lebih banyak imigran. Mungkin, di masa depan, kebijakan pengungsi di Jepang akan berubah dan akan lebih mudah bagi para pencari suaka untuk datang ke sini.