Tahukah Anda tentang 4 Jenis Utama Ramen Jepang Ini?

  • MAKANAN
  • SELURUH NEGERI
  • Jepang dikenal karena masakannya yang mantap, dan ramen, di samping sushi dan takoyaki, mungkin adalah salah satu jenis makanan pertama yang Anda pikirkan jika seseorang menyebut masakan Jepang. Ramen, yang tipikalnya terdiri dari mie yang disajikan dalam kuah kaldu panas dengan tambahan lainnya, sangatlah populer di Jepang. Awal mulanya berasal dari Cina, makanan serba guna ini tersedia di banyak restoran dan acara di Jepang, begitu juga di anime dan manga, sebagai makanan yang paling digemari orang untuk makan siang, makan malam, atau bahkan setelah mabuk malam. Ramen benar-benar salah satu makanan enak yang paling disukai di negara.

    Meskipun ada banyak jenis ramen dan Anda akan menemukan banyak sekali variasi tambahannya termasuk daging babi, jagung, nori, tauge, rebung, bawang merah, dan telur rebus setengah matang, kebanyakan rasanya dapat ditentukan dari kuahnya. Inilah empat jenis utama kuah kaldu yang akan Anda temukan pada ramen. Ingat bahwa ini bukanlah empat jenis ramen satu-satunya yang ada, namun empat yang paling populer yang akan Anda temukan di tipikal kedai “ramen-ya”.

    1. Ramen Miso

    Miso adalah komposisi yang dibuat dari kedelai dan garam yang seringkali ditambahkan pada makanan Jepang seperti sup dan saus. Rasanya sangat khas, tajam, dan merupakan komposisi utama dalam ramen miso.

    Ramen miso sangat khas dengan warnanya yang oranye dan seringkali disajikan dengan sayur sebagai tambahannya, meski Anda akan menemukan variasi tambahan daging maupun telur juga. Ramen miso sebenarnya tidak diciptakan di Jepang hingga 1960an, tapi sekarang, variasi ramen ini muncul di banyak restoran ramen.

    2. Ramen Kecap Soyu

    Pilihan rasa ramen yang populer lainnya adalah saus kacang, warga lokal menyebutnya “shoyu”. Versi rasa yang kaya dan lembut ini dapat dilihat dari warnanya yang lebih gelap dan biasanya disajikan bersama daging babi, bawang merah, dan telur.

    Ramen saus kacang merupakan variasi ramen yang populer terutama di Tokyo, dan memiliki rasa yang lezat dan tajam.

    3. Ramen Garam

    Ramen garam atau shio ramen merupakan jenis ramen tertua dan dapat diketahui dari warnyanya yang bening. Seperti yang Anda kira, rasanya sedikit lebih asin, namun sangat lezat, karena biasanya dibuat dari kaldu ayam atau babi. Anda akan sering pula menemukan ramen shio di restoran Cina.

    Ramen shio tipikalnya disajikan bersama banyak nori dan dianggap jenis ramen yang lebih “tradisional” daripada yang lainnya. Orang-orang yang memiliki masalah dengan sodium mungkin ingin menghindari makanan ini karena jelas mengandung banyak garam.

    4. Ramen Tonkotsu

    Jenis ramen yang terakhir di daftar ini adalah tonkotsu, variasi ramen yang sangat populer dan dibuat dengan merebus tulang babi untuk menciptakan sup kaldu kental. Tonkotsu sering disajikan bersama sepotong besar chashu (daging babi yang dipotong tebal), telur, serta menma (rebung). Ramen ini awalnya dikembangkan di Fukuoka, Kyushu, namun saat ini telah banyak ditemukan di penjuru Jepang.

    Meski ini adalah empat kategori utama ramen yang akan Anda temukan, ada banyak variasi ramen lainnya seperti tsukemen (mie dingin yang disajikan bersama kuah terpisah untuk dicelupkan), kaldu ikan, dan bahkan rasa yang lebih berbeda seperti bebek! Jika Anda adalah penggemar ramen, tidak heran jika Anda sudah pernah mencoba, atau berencana mencicipi semua ramen di atas! Yang mana ramen favorit Anda dan apa alasannya?