4 Mitos dan Kesalahpahaman Umum Tentang Jepang

  • BUDAYA
  • Rekan-rekan saya sering menanyakan hal-hal tentang Jepang, beberapa pertanyaannya masuk akal, namun beberapa mengandung kesalahpahaman tentang tanah matahari terbit ini. Saya akan membahas beberapa hal yang ditanyakan orang kepada saya dan menunjukkan bagaimana Jepang jauh lebih mengejutkan daripada yang dipikirkan banyak orang!

    1. Di Jepang, mereka hanya memakan ikan mentah

    Inilah salah satu mitos yang banyak saya dengar, apalagi saat saya mengatakan bahwa saya berkunjung ke Jepang. Orang sering terkejut dan berkata “Tapi apa yang akan Anda makan, hanya ada ikan mentah!”. Mungkin benar bahwa sushi adalah produk ekspor yang populer dan sangat sukses dari Jepang, namun masakan tradisional Jepang (和食, washoku) jauh lebih banyak dari itu. Sebenarnya, Washoku sekarang ada dalam daftar UNESCO untuk Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Anda bisa menulis ribuan kata dari masakan Jepang, tapi hidangan populer lainnya di Jepang bukan hanya sushi! Jika Anda mengunjungi Jepang mengapa tidak mencoba ramen (mie disajikan dalam kuah kaldu) sukiyaki (daging dan sayuran dimasak di meja Anda dengan kecap soyu), tempura, makanan laut, daging atau sayuran dilapisi dalam adonan ringan atau natto (kacang kedelai fermentasi) yang membagi Jepang apakah enak atau tidak enak!

    2. Semua orang di Jepang pendek/kurus

    Nah, mengabaikan fakta bahwa ini adalah stereotip besar dari seluruh bangsa, hal itu juga salah! Seperti negara lain, Jepang dipenuhi orang-orang dengan segala bentuk dan ukuran, obesitas mungkin berada pada tingkat yang lebih rendah daripada di beberapa negara Barat namun hal itu tidak berarti bahwa setiap orang kurus atau pendek. Jika Anda meluangkan waktu untuk menjelajahi Jepang, Anda akan mendapatkan pengertian yang lebih benar tentang keragaman yang ada di negara ini. Jawaban yang sama dapat dikatakan untuk kesalahpahaman lain seperti “semua orang tahu seni bela diri” atau “semua orang Jepang bekerja di perusahaan seumur hidupnya”.

    3. Jepang sangat mahal untuk dikunjungi

    Saya harus memaafkan diri saya karena kesalahpahaman ini pada suatu waktu sebelum saya ke Jepang. Ya, harga properti di Tokyo tinggi, tapi hal yang sama bisa dikatakan untuk kota besar manapun seperti London atau Paris. Mitos ini tertinggal dari gelembung ekonomi yang dialami Jepang di tahun 80an dimana nilai yen masih tinggi dan bisnis mereka termasuk kuat. Sejak saat itu, meski ekonomi telah pulih, Jepang tetap menjadi negara dengan harga yang layak untuk dikunjungi. Anda akan mudah untuk berkunjung ke negara ini meskipun dengan anggaran terbatas dan bahkan jika Anda memiliki selera lebih mahal, Anda mungkin merasa bahwa harga-harga di Jepang jauh lebih murah daripada yang Anda pikirkan dulu!

    4. Semua orang Jepang menyukai manga

    Sekali lagi ini tidak mengherankan bila banyak orang yang memikirkan hal ini tentang Jepang, beberapa ekspor budaya Jepang yang paling dikenal, seperti sushi, kimono dan manga, membuat orang percaya bahwa seperti itulah Jepang. Namun, seperti di negara manapun, orang di Jepang memiliki selera dan kesukaaan yang berbeda. Jadi, beberapa orang di Jepang mungkin suka menonton anime dan membaca manga, tapi yang lain tidak. Hal yang sama bisa dikatakan untuk banyak hal, seperti orang-orang di Jepang yang tidak selalu memakai kimono atau hanya makan ikan mentah!

    Ada akan lebih banyak mitos dan kesalahpahaman tentang Jepang dan sangat menyenangkan untuk Anda temukan di Jepang. Anda mungkin akan terkejut!