5 Camilan Jepang Enak dan Menyehatkan untuk Semangat Harian Anda

  • MAKANAN
  • SELURUH NEGERI
  • Masyarakat Jepang telah lama dikenal sebagai salah satu negara paling sehat di dunia. Dengan bahan makanan segarnya, ikan mentahnya, dan olahan nasinya, saya mengira akan turun berat badan. Tapi dengan gorengan yang lezat, coklat aneka rasa dan koktail kalengan yang murah, yang terjadi malah sebaliknya. Oleh karena itu, saya mulai mengganti makanan ringan berkalori dengan sesuatu yang sedikit lebih sehat, dan berhasil menjelajahi dunia snack bar Jepang yang menyehatkan dan enak. Berikut adalah beberapa camilan terpopuler yang bisa Anda dapatkan di banyak apotek, supermarket dan minimarket/konbini.

    1. Calorie Mate Block

    Kebanyakan pendatang akan tertarik pada makanan ringan karena namanya yang lucu dan desain kemasannya yang simpel. Dinamakan ‘Calorie Mate’ karena lima jenis nutrisi yang terkandung membuatnya menjadi ‘teman baik’ bagi mereka yang mengharapkan diet sehat. Makanan ini dipasarkan dalam bentuk semacam kue atau biskuit. Juga tersedia dalam kaleng dan jeli, Calorie Mate hadir dengan rasa berikut: tawar, maple, keju, coklat dan buah. Setiap blok memiliki 100 kalori (dengan 2 dan 4 kotak blok) sehingga memudahkan penghitung kalori untuk melacak apa yang telah dimakan. Orang pada umumnya mengatakan bahwa snack ini tidak terlalu enak, atau bahkan menyehatkan (ada juga yang mengatakan bahwa jika kita meletakkan biskuit ini pada handuk dapur, kita akan bisa melihatnya menyerap minyak …) tapi biskuit ini cocok untuk camilan selingan jika kita memerlukan sesuatu untuk mengganjal perut sampai waktu makan selanjutnya. Oh, dan cobalah jika Anda berhasil membaca mereknya tanpa aksen orang Australia!

    2. Soy Joy

    Dibuat oleh perusahaan yang sama dengan Calorie Mate, SoyJoy adalah camilan tanpa gelatin dan sumber serat yang baik. Snack ini hadir dalam berbagai rasa: kacang, almond dan coklat, tomat buah, bluberi, stroberi, apel, kismis dan almond, hawthorn, coklat jeruk, pisang dengan kalsium ekstra, jeruk dengan asam folat ekstra, dan prun dengan ekstra zat besi. Setiap bar memiliki antara 125 hingga 145 kalori, dan memang benar-benar menyehatkan untuk kita. Masalahnya adalah rasanya yang tidak terlalu enak. SoyJoy bertekstur kering dan kenyal, dan sering mengganggu pencernaan, sehingga bukan merupakan camilan yang ideal.

    3. Happy Dates

    happydates

    Author’s photo

    Sedikit petunjuk! Jika Anda ingin mencari tahu lebih tentang snack ini di Google dengan kata kunci “Happy Dates”, hasilnya pasti akan jauh berbeda dengan yang kita harapkan. Terlepas dari itu, ini salah satu dari beberapa camilan sehat Jepang favorit saya. Seperti namanya, salah satu bahan utamanya adalah buah kurma yang menyehatkan. Rasa lainnya termasuk coklat, buah fig, almond dan granola. Dengan 100 kalori atau kurang per batang, makanan ringan ini sangat ideal untuk para penghitung kalori di jepang. Makanan ini juga cocok untuk vegan, karena bahan dasarnya adalah bahan nabati!

    4. Asahi BalanceUp

    asahi-balance-up

    Dokumentasi penulis

    Seperti bar Perfect Plus, biskuit sandwich Asahi BalanceUp adalah pilihan ngemil yang lebih “berisi” dibandingkan dengan produk lain. Setiap paket berisi dua bungkus, masing-masing bungkus memiliki dua biskuit sandwich. Satu bungkus mengandung sekitar 170 kalori. Tidak seperti banyak pilihan makanan ringan lainnya, biskuit ini dapat mengisi perut Anda dengan rasa yang enak dan sehat. Rasa lain termasuk bluberi, coklat, krim keju, tart keju stroberi, kacang maple, kedelai, granola dan acai, dan favorit saya adalah granola dan lemon. Camilan ini memiliki serat makanan yang tinggi dan cocok disandingkan dengan secangkir teh hangat (atau jika ingin membatalkan semua kandungan sehat didalamnya, sandingkan dengan Starbucks Latte.) Harganya juga murah karena tiap bungkus berisi dua biskuit, apalagi jika Anda membeli dari apotik cabang, yang pasti akan mendapatkan promo beli 1 dapat 2.

    5. Camilan ぐーぴたっ

    kubitatsu

    Author’s photo

    Ini adalah jenis makanan ringan yang cocok dinikmati saat Anda sama sekali tidak menginginkan makanan ringan. Seperti saat sedang tidak lapar, sedikit lapar pun tidak, tapi ngemil lebih karena merasa harus memakan sesuatu… semacam itu. Rasanya enak, lezat bahkan, namun terasa seperti tidak mengandung apapun. Rasanya seperti memakan segumpal debu/pasir manis, satu gigitan dan akan hilang dalam sekejap. Sisi positifnya adalah, camilan ini berkalori rendah, yang berarti menyehatkan, namun mungkin akan lebih mudah jika tidak makan sama sekali. Rasa lainnya termasuk bluberi, coklat, coklat dan pisang, susu, fudge dan ‘cangkir teh’.

    Dunia diet adalah sebuah hal kuno yang aneh. Beginilah saya, mencoba sekian banyak camilan Jepang yang menyehatkan, padahal isi hati saya seolah tahu apa yang sebenarnya harus saya lakukan, yakni membeli pisang atau makanan lainnya yang sudah terjamin manfaat kesehatannya. Tapi apa lagi yang bisa saya katakan? Saya sangat suka camilan ringan semacam ini. Meskipun makanan-makanan ini kalorinya hampir sama dengan coklat batangan biasanya, paling tidak saya masih mencoba untuk menghibur diri agar tidak memakan coklat. Sehingga saya sampai pada satu kesimpulan bahwa sepertinya, camilan-camilan yang berukuran kecil ini pasti ditujukan untuk anak kecil, karena jujur saja, orang dewasa macam apa yang menganggap remahan biskuit kecil seperti ini sebagai makanan ringan?