Anda Mengaku Ahlinya Cosplay? Maka Tahukah Anda tentang 4 Fakta Cosplay ini?

  • BUDAYA
  • OTAKU
  • Cosplayer selalu menarik untuk dilihat. Dibutuhkan keteguhan hati, kepercayaan diri, dan keberanian untuk menggambarkan orang lain. “Cosplay” sebenarnya adalah kata “costume (kostum)” dan “play (bermain)” dari namanya, orang memakai kostum dan aksesoris untuk menggambarkan karakter pilihan mereka.

    Cosplay adalah kegiatan yang populer, terutama di Jepang, di mana orang biasanya mendapat inspirasi dari karakter favorit mereka di anime, manga, dan game. Saat cosplayer menggunakan kostum, mereka tidak hanya mengenakan pakaian karakter favorit mereka, mereka juga menyalurkan kepribadian karakter tersebut.

    Cosplay benar-benar merupakan kegiatan yang menarik, dan berikut empat hal tentang hal itu yang mungkin sudah atau belum Anda ketahui.

    1. Etika cosplay

    Di Jepang, cosplay sangat umum sehingga para cosplayer memiliki seperangkat aturan dan etika yang tepat.

    Salah satu aturannya adalah bahwa cosplayer harus membawa kostum mereka daripada mengenakannya dalam perjalanan menuju konvensi atau acara. Dan setelah acara selesai, mereka harus mengganti pakaian reguler mereka lagi. Hal ini karena kostum yang terkadang rumit bisa mengganggu dan memasuki wilayah jalan seseorang, apalagi saat mengendarai kendaraan umum.

    Aturan lainnya adalah seseorang harus memberi perhatian ekstra pada apa yang mereka lakukan saat mengenakan kostum. Karena anak-anak cukup akrab dengan anime, manga, dan game, orang-orang yang memerankan karakter harus berperilaku baik dan berhati-hati untuk tidak membuat contoh yang buruk.

    2. Crossplay

    A post shared by Lexine (@lexine90) on

    Meskipun umum bagi wanita untuk berpakaian sebagai karakter wanita dan pria berpakaian sebagai karakter pria, beberapa dari mereka membawa ke tingkat berikutnya dengan berdandan dan menggambarkan karakter lawan jenis. Ini juga disebut “cosplay gender.”

    3. Kostum yang mahal dan detil

    Bergantung pada seberapa kompleks kostumnya, cosplayer menghabiskan ratusan ribu bahkan sampai puluhan juta rupiah hanya untuk satu kostum. Kostum tersebut bisa dibeli dari berbagai perusahaan dan pabrikan, atau jika mereka memilih menjadi perajin, mereka juga bisa membuat kostum sendiri. Kostum Cosplay bisa berkisar dari pakaian bertema sederhana sampai yang sangat rumit.

    Bagi para cosplayer yang bersemangat, semakin banyak detail dalam kostumnya, maka penampilannya akan semakin baik. Ini karena keseluruhan dari cosplay untuk meniru karakter yang mereka pilih. Ketika datang dengan ide pakaian, cosplayer akan menggunakan gambar karakter untuk membantu prosesnya. Keterampilan cosplayer diukur dari seberapa dekat mereka bisa membuat kostum nya terlihat seperti aslinya. Seringkali, mereka akan belajar bagaimana menggunakan cat, melakukan perancangan busana, pertukangan, dan bahkan pahatan hanya untuk meningkatkan keterampilan membuat kostum mereka.

    Agar terlihat lebih mirip karakter, biasanya cosplayer perlu mengubah warna mata dan rambutnya. Dengan demikian, mereka harus memakai lensa kontak dan rambut palsu atau menyemprotkan warna rambutnya. Mereka juga akan mengikuti tato karakter yang mereka pilih jika ada.

    4. Animegao (アニメ顔) Kigurumi

    “Animegao” secara harfiah berarti “wajah anime” dalam bahasa Indonesia. Animegao kigurumi merupakan istilah yang digunakan untuk cosplayer yang memakai topeng yang terbuat dari tanah liat atau serat kaca sehingga seluruh wajah mereka tertutup, lalu mereka hanya memakai kostum karakter. Dengan cara ini, mereka tidak perlu khawatir tentang mereplikasi wajah karakter dan hanya berkonsentrasi pada pakaian.

    Ini hanya beberapa hal tentang cosplay yang mungkin tidak banyak diketahui oleh banyak orang. Berapa banyak dari mereka yang sudah Anda kenal?