Kabedon: Tren Romantis Jepang yang Berasal dari Komik Remaja

  • BUDAYA
  • Dalam bahasa Jepang, “kabe” berarti tembok/dinding dan “don” adalah efek suara ketika seseorang membentur tembok. Kabedon adalah tindakan seorang lelaki yang memposisikan satu atau kedua tangannya ke tembok untuk memerangkap seorang gadis yang punggungnya menghadap tembok. Tindakan ini digunakan untuk terlihat keren dan untuk berbicara secara intim dengan gadis tersebut. Ini dapat dilihat di manga dan anime shojo dan ketika terjadi, Anda tahu kalau cerita mulai menjadi serius. Selain sebagai cara merayu, kabedon juga digunakan pada serian shojo untuk mengekspresikan kemarahan atau rasa frustrasi. Jadi, bagaimanakah cara kerja kabedon di serian-serian ini?

    Kabedon

    Jarak yang dekat sudah cukup untuk membuat seorang gadis merasa tersipu malu dan berdebar-debar. Untuk membuatnya menjadi semakin intim, pada sesi kabedon, sang lelaki bisa membisikkan rayuan manis (biasanya kata-kata yang berjenis gombal dan dominan) ke telinga sang gadis. Sang lelaki perlu mempersiapkan kata-kata rayuan yang bagus supaya tidak merusak momen kabedon!

    Kabedon tidak harus dilakukan di tembok, karena Anda juga dapat mencoba jenis-jenis lainnya seperti memposisikan tangan Anda di batang pohon.

    Kabedon di kehidupan nyata

    Kabedon tidak umum dilakukan di kehidupan nyata. Menurut saya, jika seorang gadis telah tahu mengenai kabedon dan Anda melakukannya dengan sengaja padanya, maka Anda akan terlihat terlalu memaksakan diri, kecuali jika Anda dapat melakukannya dengan sangat alami. Jika gadis tersebut tidak tahu tentang kabedon dan Anda mencoba melakukan kabedon kepadanya, maka ia mungkin akan merasa tindakan tersebut sangat lucu dan memikat namun bisa juga menjadi sesuatu yang menakutkan, jadi berhati-hatilah!

    Cara untuk melawan kabedon yang tidak diinginkan

    reject kabedon

    Peringatan!

    Jangan mencoba kabedon pada seorang gadis yang Anda tahu tidak tertarik kepada Anda. Ia mungkin akan merasa jijik dengan tindakan tersebut dan menjadi semakin tidak menyukai Anda. Dan jangan sekali-kali melakukannya kepada orang asing!

    Jika Anda seseorang melakukan kabedon dengan paksa, maka Anda dapat menggunakan teknik bela diri untuk melawan orang tersebut. Atau mungkin Anda dapat menggunakan kata-kata Anda untuk mengusirnya dibandingkan dengan langsung menggunakan kekerasan.

    Apakah Anda mau mencoba kabedon?

    *Featured Image: jp.fotolia.com/