Bagaimana Pengaruh Anime Terhadap Dunia?

  • BUDAYA
  • OTAKU
  • Jepang adalah negara yang penuh budaya unik. Pada dasarnya, apa yang Anda temukan di Jepang adalah sesuatu yang tidak Anda temukan di negara-negara lain. Jepang telah berkontiribusi banyak pada dunia selama bertahun-tahun. Tapi salah satu kontribusi terbesarnya yang masih ikonik hingga saat ini adalah tidak lain tidak bkan adalah anime. Anime telah memberikan kontribusi sangat banyak hingga semua orang di dunia menyukai segala jenis anime, memiliki keinginan kuat untuk pergi dan mengunjungi Jepang dan juga belajar bahasanya. Tapi, bagaimana anime memengaruhi dunia sejak penciptaannya?

    Apa itu anime sebenarnya?

    Anime adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan gaya animasi Jepang. Istilah ini berasal “animation” yang disingkat dalam bahasa Jepang romaji menjadi anime. Namun, sekarang anime lebih berkaitan dengan serial televisi animasi atau film animasi yang berasal dari Jepang dan mencakupi topik dan jenis yang luas. Di Jepang, semua orang dari segala usia dan latar belakang telah menonton anime dan anime telah menjadi bagian dari budaya modern mereka. Serial anime biasanya penuh dengan karakter yang menarik bersamaan dengan cerita yang memikat yang dapat membuat penontonnya tertawa atau menangis. Di negara-negara Barat, anime dianggap tidak hanya sebagai serial animasi Jepang, tapi juga menjelaskan gaya seni yang digunakan oleh orang Jepang.

    Bagaimana anime telah memengaruhi dunia?

    Anime telah menjadi salah satu sumber terbaik saat ini untuk menyampaikan sebuah cerita dalam bentuk animasi. Anime mendapatkan kesuksesan di negara-negara lain ketika serial-serial terdahulu seperti Dragonball, Astro Boy, dan Slam Dunk ditayangkan. Beberapa orang Barat telah memiliki ketertarikan terhadap budaya Jepang dan anime dapat dianggap sebagai titik awal.

    Awal tahun 1990 adalah sebuah periode yang disebut ledakan anime. Ledakan anime ini membuat budaya anime berevolusi lebih jauh ketika konvensi anime mulai diadakan. Konvensi anime adalah perkumpulan besar yang bahkan diadakan selama beberapa hari, agar para fans anime dan manga/komik dapat memperlihatkan semangat dan dedikasi mereka, bahkan bergabung dalam forum bicara dan cosplay. Istilah “cosplay” diambil dari kata “costume play”, yang merupakan kegiatan yang dilakukan oleh para fans yang berpakaian sebagai karakter favorit mereka dari sebuah serial dan meniri karakter tersebut. Cosplay tidak hanya terbatas pada anime tapi juga hingga karakter dari serial komik dan kartun Barat.

    Aspek populer lain dari anime adalah gaya seninya. Gaya yang digunakan dalam anime sangat unik. Karakter anime biasanya memiliki mata besar dan gaya rambut yang unik. Negara-negara Barat juga mengembangkan serial-serial menggunakan gaya itu. Salah satu serial populer yang mengadaptasi gaya seni ini adalah “Avatar: The Last Airbender”, yang telah sukses dalam kancah internasional. Sequel-nya juga telah dibuat dengan judul “The Legend of Korra”.

    Anime di luar Jepang

    Satu contoh populer dari serial buatan negara Barat adalah RWBY. RWBY (dibaca “ruby”) adalah serial web yang diproduksi oleh perusahaan yang berbasis di Austin, bernama Rooster Teeth. Serial ini dibuat oleh Monty Oum dan menceritakan mengenai empat gadis yang masuk sekolah untuk membuat mereka menjadi pemburu dan bertarung melawan makhluk jahat dalam dunia mereka yang dikenal sebagai makhluk Grimm. RWBY telah mendapat banyak pemorsa di Jepang dan Warner Bros. Jepang telah memutuskan untuk mengambilnya ke Jepang dan mengisi suaranya dalam bahasa Jepang dan juga merilisnya dalam bentuk Blu-Ray dan DVD. Hal ini menyebabkan RWBY sebagai anime buatan Amerika pertama yang dipasarkan ke Jepang.

    Jadi bagaimana anime mempengaruhi dunia? Industri multi-miliar dolar ini telah mempengaruhi kartun modern di berbagai negara serta menarik banyak penggemar ke Jepang. Hal ini juga mempengaruhi orang dari seluruh dunia memutuskan untuk belajar bahasa Jepang, yang mengarah pada pembuatan tes kacakapan bahasa Jepang, JLPT (Japanese-Language Proficiency Test) pada tahun 1984. Dapat dikatakan bahwa industri ini sangat bagus untuk mempromosikan pariwisata Jepang serta mempengaruhi banyak budaya pop yang kita lihat hingga hari ini.

    *Featured Image: jp.fotolia.com/