Haruskah Perpaduan WC-Wastafel Penghemat Air Milik Jepang Diadopsi Negara Lain?

  • BUDAYA
  • INOVASI
  • Topik-topik yang berkaitan dengan isu lingkungan telah merajalela akhir-akhir ini karena orang menjadi lebih waspada terhadap lingkungan sekitar mereka. Pemanasan global, khususnya adalah kekhawatiran yang menyebar di penjuru dunia. Karena kewaspadaan lingkungan meningkat, orang menjadi lebih sadar akan melestarikan sumber daya kita misalnya air. Seperti yang diharapkan, Jepang menjadi yang terdepan soal penemuan yang berkaitan dengan pelestarian air. Sebenarnya, perpaduan kakus-wastafel, salah satu temuan Jepang yang paling banyak digunakan, mulai diadopsi oleh negara-negara lain.

    Perpaduan WC-Wastafel

    Perpaduan WC-wastafel Jepang muncul sejak tahun 1956. Awalnya, penemuan tersebut hanya dipasarkan sebagai alat penghemat tempat karena rumah-rumah dan apartemen di Jepang cenderung lebih kecil. Memiliki kamar mandi yang lebar dengan wc dan wastafel terpisah dianggap mewah. Air yang digunakan untuk menyiram kakus hanyalah bonus tambahan, yang sekarang menjadi cara hebat untuk melestarikan air.

    Cara kerjanya adalah ketika Anda mencuci tangan di wastafel tersebut, air yang telah digunakan dikumpulkan ke dalam sebuah tangki bernama cistern, dan air tersebut, selanjutnya digunakan untuk menyiram wc.

    Desain asli perpaduan wc-wastafel tentunya cukup sederhana. Hanya wc biasa yang dilengkapi wastafel di atas tangki kakusnya. Namun, model terkini memiliki kakus Jepang yang lebih baru dengan tombol di bagian samping yang bisa melakukan hal-hal tertentu seperti memainkan musik, menghangatkan tempat duduk wc, mengatur bidet, dan lain-lain.

    Model yang lebih terkini juga memiliki teknologi menyiram ganda, di mana jumlah air yang digunakan untuk menyiram dapat diatur sehingga Anda tidak perlu membuang banyak air untuk sesuatu yang minor. Anda hanya perlu menekan tombol kanan tergantung seberapa banyak air yang Anda gunakan untuk menyiram.

    Perpaduan urinoir (wc laki-laki)-wastafel

    Inovasi lain terkini yaitu perpaduan urinoir-wastafel, yaitu urinoir dengan wastafel di atasnya. Tidak hanya memelihara air tetapi juga mendorong orang untuk cuci tangan. Karena wastafel sudah berada di depan pengguna, tidak ada alasan untuk tidak mencuci tangan mereka setelah selesai dengan urusan di toilet.

    Mengapa negara-negara lain harus mengadopsi wc-wastafel?

    Sebenarnya, saya pikir kombinasi wc-wastafel adalah ide jenius dan saya mengapresiasi Jepang sebagai negara yang memikirkannya untuk pertama kali. Sebagai ringkasan, inilah tiga alasan mengapa saya rasa setiap negara harus mengadopsi inovasi ini:

    1. Menghemat tempat. Ini tidak akan berarti banyak jika Anda memiliki rumah yang luas, namun bagi penduduk kota, terutama mereka yang tinggal di apartemen, ruang dapat menjadi isu dan segala yang bertujuan ganda akan lebih disambut.
    2. Memelihara air. Kita semua membutuhkan air dan saya tidak bisa cukup menekankan bahwa kita butuh menghemat dan memelihara air karena air bukan sumber daya yang tak terbatas. Perpaduan wc-wastafel adalah cara yang bagus untuk berkontribusi bagi lingkungan sekaligus mempertahankan kebersihan yang benar.
    3. Berbicara soal kebersihan, ini membawa kita pada alasan ketiga saya, yaitu wc-wastafel menjaga tangan Anda tetap bersih. Sudah seharusnya menjadi praktik umum untuk mencuci tangan setiap kali Anda menggunakan toilet namun beberapa orang cenderung lupa atau malas. Dengan perpaduan wc-wastafel dan urinoir-wastafel, Anda tidak punya alasan lagi untuk tidak mencuci tangan.

    Saya sangat menunggu-nunggu hari ketika wc-wastafel tidak hanya ada sebagai hal baru tetapi sebagai barang lumrah di penjuru dunia. Bagaimana dengan Anda? Apa yang Anda pikirkan tentang inovasi Jepang ini?