Manakah dari 3 Buah Jepang Langka Ini yang Sudah Anda Coba?

  • MACAM-MACAM AREA
  • MAKANAN
  • Ada banyak buah yang bersifat endemik atau kebanyakan terlihat di Jepang yang mungkin ingin Anda coba. Anda dapat menemukan momo (buah persik), ume (plum), yuzu (sitrus), dan buah-buahan lain yang lebih umum. Namun, ada beberapa buah yang mungkin belum pernah Anda dengar. Berikut tiga buah langka dan unik yang berasal dari Jepang dan Asia Timur Laut dan biasanya tidak terlihat di tempat lain. Silahkan cek!

    1. Akebia

    Akebia, atau akebi dalam bahasa Jepang, adalah tanaman hama jenis pohon anggur yang sebenarnya dilarang ditanam di banyak negara seperti Selandia Baru. Daun atau batang tanaman ini dikabarkan menyebabkan buang air kecil berlebihan saat dikonsumsi. Namun, buah dari tanaman itu, terutama bijinya bisa dikonsumsi karena rasanya yang manis. Biasanya memiliki cangkang dengan sekelompok biji di dalam selaras yang berbentuk sosis.

    Beberapa orang salah mengira buah ini sebagai sayuran karena bentuknya yang tidak biasa. Ini tidak tersedia dalam jumlah besar di musim manapun bahkan di Jepang.

    Satu hal yang menarik tentang akebia adalah baunya yang seperti coklat selama musim berbunga, dan kadang-kadang disebut sebagai “tanaman anggur coklat.” Ini juga disebut “Akebia quinata” (Latin) atau “lima daun anggur” karena kehadiran lima daun di setiap ranting kecil.

    Jika Anda ingin mencoba buah ini, Anda harus menuju ke gunung Ibuki di Prefektur Gifu di mana mereka kebanyakan tumbuh di alam liar. Ini hanya ditemukan di negara-negara Asia Timur Laut seperti Jepang dan Korea tetapi baru-baru ini menyebar ke negara lain seperti AS karena kebutuhan komersial.

    2. Hatsukoi no Kaori

    Siapa yang tidak suka stroberi merah yang manis? Anda dapat menemukan stroberi, dalam bentuk yogurt, puding, kue, minuman, makanan penutup, dll. di setiap supermarket di Jepang. Namun, ada stroberi unik dengan warna putih dan rasa manis yang luar biasa, yang ditanam di laboratorium kebun Miyoshi Agri-Tech Co. Anda dapat membeli stroberi putih ini dari toko-toko pilihan di Jepang seperti SUN FRUITS selama bulan Februari dan Maret.

    Orang-orang Jepang telah mulai memberikan stroberi putih ini sebagai hadiah kepada orang yang mereka cintai pada acara-acara khusus. Mereka menamai buahnya, “hatsukoi no kaori,” yang sebenarnya berarti “aroma cinta pertama.” Buah-buahan ini juga dianggap mahal karena satu stroberi harganya sekitar 500 yen (sekitar Rp60ribu).

    3. Shikuwasa

    Jepang, pada kenyataannya, rumah bagi berbagai buah jeruk seperti yuzu dan mandarin (juga dikenal sebagai satsuma atau mikan). Namun, ada satu varietas khusus jeruk yang hanya tumbuh di Kepulauan Okinawa yang disebut “shikuwasa,” yang berarti “makanan asam” dalam bahasa Okinawa.

    Sama seperti jeruk nipis, buah ini tidak dapat dikonsumsi secara langsung dan lebih digunakan untuk penambah rasa dan bumbu. Jus buahnya sangat menyegarkan setelah hari yang cerah di pantai dan Anda dapat menemukan minuman shikuwasa di supermarket di Okinawa.

    Para ilmuwan juga menegaskan bahwa shikuwasa sangat bagus untuk Alzheimer dan diabetes. Orang Okinawa terkenal dengan umur panjang mereka karena kebiasaan makanan mereka.

    Jika Anda ingin mengunjungi situs budidaya buah jeruk ini, Anda harus melihat kawasan hutan di utara Pulau Okinawa, yang dapat dicapai dalam waktu tiga jam dengan mobil dari ibu kota, Naha.

    Sudahkah Anda mencoba buah langka ini? Jika tidak, cobalah sesegera mungkin! Juga, musim semi adalah waktu yang tepat untuk buah-buahan di Jepang dan Anda pasti akan dapat menemukan yang disebutkan di atas jika Anda berusaha keras untuk menemukannya.