Pernah Dengar Tentang “Gadis Mori”? Simak Semua Tentang Gaya Busana Jepang yang Unik Ini

  • BUDAYA
  • GAYA
  • Jepang dikenal dengan gaya busana yang unik seperti lolita dan decora. Tapi ada satu gaya busana yang kurang terkenal yang berasal dari Jepang, yaitu gadis mori. Kata “mori” berarti “hutan,” jadi gaya ini terkait dengan alam, dan gadis mori dipandang sebagai sejenis peri hutan. Konon gaya gadis mori mirip dengan boho dari negeri Barat karena keduanya terkait dengan alam. Bagaimana Anda kemudian membedakan kedua gaya yang sangat mirip ini?

    Gadis mori

    Apa yang membuat gadis mori berbeda dari gaya Jepang lainnya adalah mereka cenderung menggunakan banyak rangkapan untuk pakaian mereka. Meski begitu, hal tersebut nampak tidak terlalu berlebihan jika Anda melihatnya dengan sekilas apa yang mereka kenakan. Kuncinya adalah menggunakan warna alam atau bumi seperti hijau, coklat, krem, dan warna kalem lainnya. Karena warna-warna yang membaur dengan apik inilah, dirangkap dalam jumlah banyak pun masih terlihat cocok satu sama lain.

    Kombinasi lapisan yang paling umum untuk gadis mori adalah gaun garis A dengan rok yang berkerut (yang pendek atau panjang) dan sebuah cardigan besar. Kombinasi lainnya adalah atasan lengan panjang, gaun, dan celana panjang. Meskipun tampak besar, mereka tetap terlihat cantik.

    Bagian terbaik dari gadis mori adalah mereka tidak memakai sepatu hak super tinggi dan tajam, namun sebagai gantinya, mereka memakai pantofel atau sepatu bot. Itu menunjukkan bahwa apa yang mereka kenakan semua tentang menjalani kehidupan yang sederhana dan nyaman.

    Perbandingan dengan gaya boho

    1. Baju longgar

    Kesamaan nyata pertama antara gadis mori dan boho adalah pakaian longgar. Keduanya suka memakai sesuatu yang longgar sehingga mereka bisa bergerak bebas di alam. Bedanya, gaya boho cenderung tergantung pada kain tipis, sedangkan gaya mori gadis menggunakan kain tebal atau super tebal, serta berlapis-lapis. Perbandingan yang lain adalah gadis mori bergaya pakaian berkerut sementara boho senang dengan gaya berjumbai.

    2. Aksesoris

    Aksesoris kepala bak mahkota bunga adalah aksesoris yang paling banyak dipilih untuk gadis mori dan gaya boho. Perbedaannya adalah gaya boho menggunakan aksesoris yang lebih rumit, terutama gelang dan kalungnya karena mereka memakai pakaian berlapis-lapis sebanyak gadis mori, sehingga mereka memakai aksesoris yang berlapis-lapis sebagai gantinya.

    3. Motif baju

    Gaya boho lebih memilih motif tribal, yang terdiri dari segitiga, titik-titik, dan garis-garis, sementara gadis mori lebih suka motif bunga (biasanya gaya vintage) dan bintik-bintik.

    Saya tidak tahu mengapa, tetapi gaya gadis mori pasti memiliki sifat yang menenangkan. Gadis-gadis mori mengekspresikan diri melalui cara mereka dan tidak mudah teralihkan oleh tren terbaru. Mereka mencintai alam, dan yang lebih penting, mereka mencintai diri mereka sendiri. Sama seperti gaya busana lainnya, Jepang atau bukan, gaya gadis mori adalah bentuk ekspresi diri yang kreatif.