Mengapa Sinkhole atau Lubang Raksasa Muncul di Fukuoka tahun lalu?

  • FUKUOKA
  • HAKATA
  • Pada tanggal 8 November 2016 sekitar pukul 5.15 dini hari, orang-orang yang bertempat tinggal di sekitar Stasiun JR Hakata (sebuah distrik komersial yang sangat populer yang terletak di Kota Fukuoka, Jepang) terbangun karena suara yang menggemparkan. Pada pukul 9.45 pagi, sebuah evakuasi besar-besaran dikerahkan oleh petugas kota dan polisi untuk memastikan keamanan umum di wilayah Stasiun Hakata. Lalu apa sebenarnya penyebab dari keributan besar tersebut?

    A post shared by Greg (@fordgreg) on

    Sumber menyebutkan penyebabnya adalah sebuah lubang yang sangat besar dengan panjang sekitar 30 meter, lebar 27 meter, dan kedalaman 15 meter. Mari merubah pengukuran numeric tersebut kedalam perspektif. Tinggi sebuah bangunan tingkat empat umumnya tidak kurang dari 15 meter. Seperti yang Anda bisa lihat dari foto diatas dengan lebar 27 meter sudah lebih dari cukup untuk untuk menelan jalan lima jalur. Terakhir, panjang 30 meter setara dengan ukuran lima meter lebih panjang dari setengah kolam renang olimpiade.

    Sekarang kita mempunyai gambaran kasar mengenai lubang raksasa. Mari kita mencari lagi informasi tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan lubang raksasa dan bagaimana cara memperbaikinya?

    Apa itu sinkhole?

    Merriam-Webster mendefinisikan lubang raksasa sebagai sebuah daerah yang rendah atau lubang di tanah yang terbentuk ketika tanah dan batuan dihilangkan dengan cara mengalirkan air. Penjelasan ini tidak terlalu membantu bukan? Kita tidak bias menyalahkan Merriam-Webster karena mereka bukan spesialis di bidang ini, jadi mari mempelajarinya dari sumber lain.

    The Unit States Geological Survey (Survei Geologi Amerika Serikat) atau USGS mendifinisikan lubang raksasa sebagai “Sebuah area tanah yang tidak mempunyai pembuangan air di permukaan luar. Saat hujan, air tetap berada di dalam lubang dan biasanya mengalir ke permukaan bawah.” Penjelasan ini terlihat semakin rumit.

    Saya akan membuat gabungan dari dua definisi dengan harapan menjadi penjelasan yang lebih mudah untuk dipahami. Singkatnya, sesuai namanya, sinkhole adalah tenggelamnya sebidang tanah yang membentuk sebuah lubang. Kedengarannya cukup sederhana, bukan?

    Referensi: water.usgs.gov/
    Apa yang menyebabkan sinkhole?

    (Lanjutkan penjelasan berikut dengan cermat atau Anda bisa melewati bagian ini jika konsep teknik sipil terlalu membosankan bagi Anda.)

    Mungkin Anda sudah memiliki sebuah opini mengenai penyebab dari lubang besar ini berdasarkan dua definisi yang telah ada.

    Pada dasarnya, perbedaan tanah disebabkan oleh perbedaan komponen (tanah berpasir, tanah liat, tanah endapan, dan lain lain) yang menghasilkan perbedaan kekuatan tanah. Lubang raksasa umum terjadi di sebuah area dimana di bawah permukaan tanah terdapat bebatuang yang terdiri dari batu karbonat, batu kapur, salt beds, dan lain-lain. Alasannya adalah karena jenis batu tersebut berpotensi untuk dilarutkan dan dihamburkan secara alami oleh tanah. Pelarutan batu inilah yang akhirnya menjadi katalisator pembentukan sinkhole.

    Mungkin, fakta paling berbahaya tentang sebuah lubang raksasa adalah bahwa ia berpotensi untuk menelan lebih banyak masa tanah dalam sekejap. Alasan untuk perluasan ini karena setelah terjadinya lubang pertama, terkadang tanah masih mempertahankan bentuk dan kekuatannya namun saat ruang bawahnya terlalu besar maka bisa menyebabkan amblasnya tanah.

    Sinkhole di Hakata

    Mulai sekarang, Anda bisa menebak apa penyebab dari lubang raksasa di Hakata. Sejujurnya, alasan yang sebenarnya belum dijelaskan oleh para ahli, tapi ada beberapa spekulasi bahwa kejadian tersebut ada kaitannya dengan konstruksi di dekat area jalur kereta bawah tanah Nanakuma. Area tersebut sedang dalam proyek kontruksi terowongan untuk perluasan jalur kereta bawah tanah. Mungkin secara tidak pasti ini adalah penyebab munculnya lubang raksasa.

    Memperbaikinya

    Sekarang mari kita cari tahu bagaimana mereka akan memperbaiki lubang raksasa tersebut. Perbaikan dilakukan dengan menggunakan sebuah teknik yang disebut grouting yang secara sederhana disebut dengan suntikan semen (ada bahan lain, tapi semen adalah yang paling umum) ke dalam tanah yang berkekuatan lemah sehingga membuatnya kuat kembali.

    Untungnya, lubang raksasa ini muncul saat dini hari dimana tidak ada seorangpun yang dijadikannya sebagai sarapan (meskipun lubang raksasa ini sudah menelan area jalan) karena itu, tidak ada korban yang dilaporkan. Meskipun begitu, sebagai akibatnya terdapat banyak rumah yang kekurangan daya.

    Jangan ragu untuk mencarti di Google mengenai teknik tanah dan penggalian, kemudian buat lah hipotesis sendiri mengenai lubang raksasa di Hakata. Karena Anda telah membaca artikel ini mungkin Anda sudah memenuhi kualifikasi untuk mendapatkan gelar di bidang teknik sipil. Hanya bercanda sobat!