Cara Membawa Sepeda Anda di Dalam Kereta, Bis, dan Transportasi Lainnya di Jepang

  • TATA CARA
  • Jepang sedang mengalami peningkatan jumlah sepeda yang tinggi bersamaan dengan banyaknya area dan ruas jalan yang dirancang ulang dengan menambahkan lajur sepeda untuk pengendara sepeda. Ada juga beberapa jalur sepeda jarak jauh ekslusif untuk para pengendara sepeda yang serius di luar sana. Jika Anda mengunjungi pulau-pulau kecil di Jepang dimana tidak banyak transportasi umum, bersepeda adalah salah satu dari sekian banyak cara untuk berwisata. Namun, ada aturan tertentu yang harus diikuti jika Anda ingin membawa sepeda ke dalam pesawat, kereta api, atau bis.

    Peraturan sepeda

    Jepang memiliki banyak aturan bagi pesepeda untuk memastikan keamanan bagi pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, dan pejalan kaki. Hal ini termasuk mematuhi rambu lalu lintas, berkendara dengan aman, menggunakan rem yang tepat, dll. Juga, Anda harus membawa dokumen asuransi dan registrasi dan mencegah untuk tidak memakai sepeda tandem.

    Bagi Anda yang mengunjungi Jepang sebagai turis, disarankan sebaiknya tidak bersepeda karena memang tidak diperbolehkan sesuai peraturan. Namun, aturan itu seolah tidak berfungsi karena sebenarnya Anda dapat menyewa sepeda di banyak tempat, meskipun akan lebih baik untuk mengendarainya di daerah yang jarang penduduk seperti pinggiran kota. Pastikan untuk meminta informasi lebih lanjut dari hotel atau toko persewaan sepeda sebelumnya.

    Di banyak negara Barat, membawa sepeda utuh ke dalam kereta merupakan pemandangan biasa. Namun di Jepang, dimana kereta hampir selalu dipenuhi dengan penumpang, hal ini tidak diperbolehkan. Satu-satunya cara Anda dapat membawa sepeda ke dalam angkutan umum adalah dengan membongkar dan membawanya ke dalam tas sepeda yang disebut “rinko bag” atau “tas rinko” atau “rinko-bukuro” dalam bahasa Jepang.

    Rinko

    Rinko merupakan proses pembongkaran sepeda dan mengemasnya di dalam tas untuk dibawa tanpa larangan pada moda transportasi umum seperti kereta atau pesawat. Tas ini hadir dalam berbagai warna dan desain. Yang perlu Anda lakukan adalah melepas roda dan perlengkapan tambahan yang melekat pada sepeda. Simpan semua bagian yang terpisah, termasuk rangka dan helm (jika Anda memilikinya) ke dalam tas dan tutup rapat. Anda dapat menggunakan pegangan bahu yang biasa digunkan untuk membawa tas tersebut saat bepergian, atau menempatkannya di samping dekat tiang kereta, kursi, atau dinding.

    Rinko untuk pesawat

    Hal ini benar-benar bergantung pada maskapai mana yang Anda gunakan karena masing-masing memiliki kebijakan yang berbeda mengenai pengangkutan sepeda. Biasanya, Anda harus mendaftarkan tas rinko tersebut dalam daftar check in. Beberapa maskapai mungkin akan mengenakan biaya lebih, bahkan beberapa yang lain mungkin tidak akan mengizinkan Anda untuk membawa sepeda meskipun sudah dengan tas rinko.

    Rinko untuk kereta

    Menaiki kereta adalah cara transportasi paling umum di Jepang, terutama di kota seperti Tokyo dan Osaka. Namun, kereta di Jepang tidak memiliki gerbong terpisah untuk kargo sehingga menggunakan rinko adalah suatu keharusan jika Anda ingin membawa sepeda, dan mengawasinya setiap saat. Untuk kereta jarak jauh, ada bagasi di masing-masing gerbong dimana Anda dapat meletakkan sepeda disitu.

    Para staf stasiun Jepang biasanya sangat baik dan dapat memberi informasi yang akurat, jadi Anda selalu dapat bertanya apapun, termasuk seputar pengangkutan sepeda ke dalam kereta. Beberapa dari mereka juga fasih berbahasa Inggris.

    Rinko untuk bis

    Naik bis juga merupakan cara yang sangat umum untuk berkeliling di Jepang karena memiliki tarif rendah dan penumpang yang lebih sedikit. Jika sedang bepergian jarak jauh, Anda sebaiknya naik bis “Kosoku” yang memiliki ruang di bawah tempat duduk untuk bagasi sehingga Anda tidak perlu membayar ekstra untuk tas rinko.

    Bis kota yang dimaksudkan untuk jarak pendek, yaitu bis “Noriai” atau “Rosen”, akan meminta biaya tambahan. Bahkan terkadang Anda mungkin harus membayar kursi ekstra untuk tas rinko karena bis macam ini tidak memiliki cukup ruang atau area untuk menampung banyak barang.

    Rinko untuk kapal

    Pengendara sepeda bersukacitalah, karena naik kapal mungkin adalah pilihan terbaik untuk membawa sepeda Anda tanpa rintangan apa pun. Jika Anda tinggal di tepi laut, akan sangat mudah untuk membawa sepeda Anda tanpa tas rinko karena kapal feri biasanya memiliki ruang untuk kargo. Beberapa feri mungkin membiarkan Anda membawa sepeda masuk tanpa biaya, sementara beberapa yang lain mungkin akan meminta biaya sekitar 20% dari total ongkos.

    Setelah Anda tahu cara mengendarai sepeda dengan transportasi umum di Jepang, maka berikutnya Anda akan siap untuk tamasya dengan bersepeda!