Top 20 Film Animasi Jepang Sepanjang Masa yang Wajib Anda Tonton

  • ANIME
  • BUDAYA
  • Meskipun banyak film-film bagus yang berasal dari industri film raksasa Amerika seperti Hollywood, Warner Brothers, dan Disney, Jepang juga memiliki karya besarnya sendiri yang tentunya tidak boleh dilewatkan oleh para pecinta film. Jika Anda tertarik untuk belajar bahasa Jepang, menonton acara TV adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kemampuan pemahaman mendengar Anda. Anime adalah pilihan yang populer karena tersedia dalam berbagai macam genre, dan ada banyak juga versi Inggris-nya untuk acara yang terkenal seperti Pokemon, Attack on Titan, Naruto, Death Note, Bleach, dan lainnya.

    Tetapi menonton seluruh seri-seri anime itu membutuhkan waktu banyak, bukan? Karena itu, mengapa tidak menonton satu film saja? Kami sarankan Anda boleh meluangkan akhir pekan dengan 20 film-film animasi yang luar biasa berikut. Film-film ini tidak hanya diproduksi oleh Studio Ghibli yang terkenal itu, tetapi juga dari beberapa studio-studio lain. Kami memilihnya karena jalan cerita yang bagus, kepopulerannya, dan juga rekomendasi pribadi. Apakah Anda sudah siap? Berikut 20 film yang siap untuk Anda tonton dengan subtitle Jepang dan Inggris yang mudah ditemukan!

    20. The Cat Returns (2002)

    Studio Ghibli
    IMDb: 7.3
    Sutradara: Hiroyuki Morita

    Film ini menceritakan tentang Haru, seorang gadis yang kurang beruntung dalam berbagai aspek hidupnya. Setelah menolong seekor kucing yang hampir terlindas oleh sebuah truk, secara tidak sengaja dia bertunangan dengan seorang pangeran kucing di sebuah dunia ajaib dimana harapan kebebasan satu-satunya berada pada sebuah patung kucing yang berpakaian rapi.

    Meskipun film ini tidak memiliki keindahan dan kedalaman seperti film-film Ghibli lainnya, film ini masih menyenangkan dan menghibur dengan kegembiraan dan alur petualangan yang pastinya akan disukai anak-anak. Film yang cocok untuk ditonton bersama keluarga, dan juga untuk para pecinta kucing!

    19. A Letter to Momo (2011)

    Production I.G.
    IMDb: 7.3
    Sutradara: Hiroyuki Okiyura

    Sejak kematian ayahnya yang baru-baru saja, seorang gadis kecil bernama Momo dan ibunya pindah dari kota Tokyo yang ramai ke pulau terpencil Shio. Selagi masih bingung oleh surat yang belum selesai dari ayahnya, Momo juga harus menyesuaikan dengan lingkungan hidup baru dan berbaur dengan teman-teman baru. Pada suatu saat, kejadian-kejadian aneh terjadi di rumah Momo, termasuk bisikan aneh yang berasal dari atap loteng. Karena ibunya menolak untuk percaya pada kejadian-kejadian aneh itu, Momo membawa dirinya sendiri ke sebuah petulangan ganjil untuk mencari sumber kejadian-kejadian aneh itu, yang terlebih lanjut membawanya ke 3 hantu-hantu nakal yang menyusahkan. Bersama mereka, dia menyadari bahwa kepindahannya ke pulau tersebut berhubungan dengan surat misterius ayahnya yang belum selesai.

    Film ini menggambarkan sebuah hubungan persahabatan yang baik. Film ini juga mempunyai kualitas efek visual dan pengeditan audio yang tinggi. Film ini mempunyai alur yang lambat di awal cerita, beberapa momen-momen lucu di tengah, dan adegan yang menyentuh di akhir cerita yang bisa membuat Anda mencucurkan air mata!

    18. From Up on Poppy Hill (2011)

    Studio Ghibli
    IMDb: 7.4
    Sutradara: Goro Miyazaki

    Tidak seperti film-film Miyazaki lainnya, film ini tidak memiliki jejak fantasi yang bergemerlap, meskipun masih mempunyai efek visual sempurna, tipikal dari Studio Ghibli. Film ini juga memiliki alur cerita sederhana tentang sebuah grup murid-murid di Yokohoma yang berusaha melindungi gedung klub mereka dari kehancuran untuk persiapan Olimpiade Tokyo 1964.

    Secara pribadi saya merasa bahwa orang-orang tua juga akan bernostalgia ketika menonton film ini, karena menggambarkan kehidupan murid-murid dan juga penduduk Jepang pada tahun 1963-1965.

    17. Children Who Chase Voices From Deep Below (2011)

    CoMix Wave Film
    IMDb: 7.3
    Sutradara: Shinkai Makoto

    Film ini berkisah tentang cerita cinta muda dan musik misterius yang berasal dari sebuah radio kristal peninggalan kenang-kenangan oleh seorang ayah, yang membawa sang pemeran utama ke sebuah alam tersembunyi.

    Meskipun ratingnya tidak seperti yang saya harapkan, jalan cerita mengenai karakternya yang harus terlibat dengan masalah rumit, seperti kehilangan orang tersayang, kebebasan, keputusan dalam hidup, membuat film ini menarik. Film ini adalah hasil karya lain dari seorang sutradara yang sama dengan Five Centimeters Per Second, karena itu mudah untuk dipahami bagaimana mereka mencapai keindahan animasi yang menakjubkan!

    16. The Place Promised in Our Early Days (2004)

    CoMix Wave Film
    IMDb: 7.3
    Sutradara: Makoto Shinkai

    Cerita ini terjadi pada periode pasca perang alternatif dimana Jepang terbagi menjadi bagian Utara yang dikuasai oleh Uni Soviet, dan bagian Selatan yang dikuasai oleh Amerika Serikat. Sebuah menara tinggi raksasa yang bahkan bisa terlihat dari Tokyo dibangun di Hokkaido. Pada musim panas 1996, tiga murid sekolah menengah berjanji untuk melintasi perbatasan dan memecahkan rahasia menara itu, namun mereka terpaksa mengabaikan rencana tersebut setelah salah satu dari mereka, seorang gadis bernama Sayuri Sawatari tiba-tiba beranjak sakit secara misterius dan dipulangkan ke Tokyo. Beberapa tahun kemudian, di ambang perang lainnya, seorang pemuda bernama Hiroki Fujisawa mengetahui bahwa Sayuri telah koma sejak lama, dan bertanya kepada Takuya Shirakawa untuk membantunya menemukan cara untuk membangunkan Sayuri, agar janji antara mereka bertiga bisa terpenuhi.

    Film ini adalah refleksi romantis dari kesendirian dan suka duka cinta. Meskipun kisah cintanya tidak mengesankan bagi para pengkritik film, musik dan gaya alur ceritanya membuatnya istimewa. Cerita ini merupakan gambaran distopia yang menarik di era pasca perang dan sangat layak untuk ditonton.

    15. Steamboy (2004)

    Sunrise
    IMDb: 6.9
    Sutradara: Katsuhiro Otomo

    Di pertengahan abad ke-19, sebelum Expo pertama di dunia dimulai, sebuah penemuan yang disebut dengan “Steam Ball“, telah dikirim ke Rei, seorang penemu muda, dari kakeknya Roid di AS. Rei kemudian menemukan dirinya terperangkap di tengah-tengah konflik mematikan atas kemajuan revolusioner oleh sebuah organisasi bernama Ohara Foundation. Sementara itu, Yayasan Ohara telah mengirim orang-orang untuk mendapatkan Steam Ball sehingga mereka dapat menggunakan kekuatan tersembunyi untuk tujuan gelap mereka.

    14. The Secret World of Arrietty (2010)

    Studio Ghibli
    IMDb: 7.7
    Sutradara: Hiromasa Yonebayashi

    Arietty yang berusia 14 tahun dan anggota keluarga Clock lainnya, makhluk setinggi empat inci yang diam-diam tinggal di pemukiman manusia, hidup damai secara sembunyi-sembunyi di dalam rumah yang dibuat dari barang-barang yang mereka pinjam dari pemukiman manusia. Namun, kehidupan Keluarga Clock berubah selamanya ketika seorang anak laki-laki menemukan Arietty.

    13. The Girl Who Leapt Through Time (2006)

    Madhouse Production
    IMDb: 7.9
    Sutradara: Mamoru Hosoda

    Apakah Anda penasaran apa lagi yang lebih istimewa dari seorang anak perempuan dengan kemampuan menjelajah waktu, yang menggunakannya untuk memecahkan masalah? Tonton saja film ini, diadopsi langsung dari novel karya Yasutaka Tsutsui, dan Anda akan mengerti kenapa Jepang tidak pernah gagal dalam membuat Anda takjub!

    12. Into the Forest of Fireflies’ Light (2011)

    Brain’s Base
    IMDb: 7.9
    Sutradara: Midorikawa Yuki

    Setiap musim panas, seorang gadis kecil bernama Hotaru kembali ke pedesaan untuk menjalani liburan musim panas. Suatu hari, dia diselamatkan oleh roh bernama Gin ketika dia tersesat di hutan. Keduanya menjadi teman, meskipun roh tersebut mengungkapkan bahwa dia akan menghilang jika dia pernah disentuh oleh manusia, dan hubungan ini berkembang ketika Hotaru akhirnya mencapai masa remajanya.

    Hutan, lingkungan spiritualnya, dan festival musim panas mewakili bagian penting dari budaya Jepang, yang ditunjukkan dengan jelas dalam film berdurasi 40 menit ini. Film ini memiliki kisah sedih dan romantis, dan Anda akan merasa dihidupkan kembali, jika tidak merasa sedikit sedih setelah menontonnya!

    11. Howl’s Moving Castle (2004)

    Studio Ghibli
    IMDb: 8.2
    Sutradara: Hayao Miyazaki

    Howl’s Moving Castle merupakan kisah cinta antara Sophie, seorang gadis berusia 18 tahun, yang dikutuk oleh seorang penyihir sehingga tinggal di dalam tubuh seorang wanita tua, dan seorang pesulap bernama Howl. Di bawah kutukan penyihir tersebut, Sophie berkelana untuk mencari cara mengembalikan tubuhnya ke kondisi semua, yang akhirnya mempertemukannya dengan Howl di kastil anehnya yang berjalan. Di dalam kastil ini, Sophie bertemu iblis api milik Howl yang bernama Calcifer. Iblis tersebut membuat kesepakatan dengan Sophie – jika dia melanggar kesepakatan tersebut, yang berarti dia berada di bawah naungan Howl, maka Calcifer akan mengangkat kutukan Sophie – dan Sophie akan kembali ke dirinya yang berusia 18 tahun lagi.

    Menurut pendapat saya, film ini merupakan film yang bermutu tinggi, dari musik sampai dengan plotnya. Karakternya sangat luar biasa dan pembangunan karakternya dijelaskan secara apik. Ini jelas merupakan film yang tidak boleh Anda lewatkan!

    10. Colorful (2010)

    Ascension/Sunrise
    IMDb: 7.5
    Sutradara: Keiichi Hara

    Sebuah roh yang berdosa diberikan kesempatan untuk membuktikan bahwa ia layak untuk dilahirkan kembali dengan menghuni tubuh seorang siswa yang bunuh diri. Dengan kesempatan kedua dalam kehidupan dan roh lain yang mengawasinya, roh tersebut memiliki kesempatan kedua untuk berdamai dengan dosa masa lalunya dan mencari tahu apa yang mendorong siswa tersebut untuk bunuh diri.

    Film ini didasarkan pada novel dengan nama yang sama oleh Eto Mori dan memiliki beberapa animasi grafis yang sangat menakjubkan.

    9. Ponyo on the Cliff by the Sea (2008)

    Studio Ghibli
    IMDb: 7.7
    Sutradara: Miyazaki

    Ponyo on the Cliff by the Sea menceritakan tentang anak laki-laki berusia 5 tahun, Sosuke, dan hubungannya dengan Ponyo, seoarang putri ikan mas yang berharap dapat menjadi manusia setelah jatuh cinta kepadanya.

    Film ini mengingatkan saya kepada The Little Mermaid karya Disney. Film ini merupakan fantasi dengan sedikit romansa yang menampilkan gaya sang sutradara, Hayao Miyazaki, dengan sangat apik – dan jika Anda mempunyai anak, mereka tentunya akan menyukainya juga!

    8. Wolf Children (2012)

    Madhouse Production
    IMDb: 8.2
    Sutradara: Mamoru Hosoda

    Seorang mahasiswi bernama Hana jatuh cinta dengan temannya sesama mahasiswa, yang ternyata merupakan seorang werewolfmereka menikah, namun sang werewolf meninggal dalam sebuah kecelakaan, tak lama setelah kelahiran anak kedua mereka. Hana pindah ke pedesaan tempat suaminya tumbuh untuk membesarkan kedua anaknya yang setengah serigala dan setengah manusia. Anak perempuan mereka, Yuki, bermimpi untuk dapat bergaul dengan manusia dan meninggalkan identitas serigalanya, sedangakan anak lelakinya, Ame, ingin hidup sebagai serigala.

    Film ini benar-benar menyenangkan untuk ditonton dari awal hingga akhir. Ceritanya sangat menyentuh dan emosional, animasinya indah dan musiknya sangat menenangkan. Ini adalah film menawan yang menyentuh masalah identitas.

    7. Asura (2012)

    Toei Animation
    IMDb: 6.7
    Sutradara: Keiichi Sato

    Ditinggalkan di tanah tandus Kyoto, seorang anak yatim piatu yang mudah marah bernama Asura melakukan apa pun untuk bertahan hidup di alam liar. Ketika dia mengenal peradaban, dia harus belajar untuk menjinakkan binatang buas di dalamnya.

    Terlepas dari skor IMDb yang relatif rendah, film ini adalah kisah tentang manusia dan sifat mereka yang diceritakan dengan apik. Film ini membuat saya merasa sedih kepada Asura terhadap apa yang telah menimpanya, meskipun itu bukan disebabkan oleh kesalahannya. Saya merasa iba pada semua karakter, bahkan jika mereka melakukan hal-hal yang mengerikan kepada satu sama lain, kebanyakan dari mereka terpaksa oleh situasi kehidupan yang keras yang memaksa mereka untuk berperilaku seperti itu. Jika Anda ingin membenamkan diri ke perasaan mendalam tentang sifat manusia, Anda harus menonton film ini.

    6. Grave of the Fireflies (1988)

    Toho
    IMDb: 8.5
    Sutradara: Isao Takahata

    Grave of the Fireflies adalah film tragis yang menceritakan kisah seorang anak laki-laki dan saudara perempuannya, yang berjuang untuk bertahan hidup di Jepang selama Perang Dunia II setelah kematian ibu mereka, dan nasib ayah mereka yang tak diketahui. Setelah bertengkar dengan bibi yang menampung mereka, mereka memberanikan diri untuk meninggalkan rumah dan berjuang merintis kehidupan baru di tempat penampungan yang terabaikan. Keduanya harus saling bergantung untuk bertahan hidup.

    Film ini adalah pelajaran bagi siapa saja yang ingin melepaskan ‘perang’ terhadap dunia tanpa memikirkan apa yang terjadi pada orang biasa, dan mereka yang sering terlupakan. Terlepas dari kesedihan dalam cerita di film ini, permen Jepang, Sakuma Drops, yang dicintai oleh gadis kecil di film itu, memberi kami nuansa nostalgia.

    5. 5 Centimeters Per Second (2007)

    CoMix Wave Film
    IMDb: 7.9
    Sutradara: Makoto Shinkai

    Takaki dan Akari telah menjadi teman sekelas sejak sekolah dasar, dan mereka menjadi teman baik. Hubungan keduanya diuji ketika Akari pindah dari kota karena pekerjaan orang tuanya. Keduanya berjuang untuk menjaga persahabatan mereka tetap hidup melalui surat, namun waktu dan jarak secara perlahan menarik mereka menjauh. Ketika Takaki mengetahui bahwa ia harus pergi lebih jauh, dirinya memutuskan untuk mengunjungi Akari untuk terakhir kalinya.

    Dengan animasi dan efek visual yang menakjubkan, potongan-potongan piano yang indah, dan gaya mendongeng yang lambat, hanya ada satu kata untuk merangkum film ini: tanpa cacat! Tonton film ini jika Anda suka kisah romantis.

    4. Millennium Actress (2001)

    Madhouse Production
    IMDb: 7.9
    Sutradara: Satoshi Kon

    Seorang pewancara di stasiun TV dan juru kameranya bertemu dengan mantan aktris, mereka menelusuri jejak kenangan sang aktris dan kariernya, dimana pada awalnya alasan dirinya menjadi aktris adalah untuk melacak pria yang ia cintai. Dengan drama kehidupan pribadinya dan warna yang diberikan kehidupan kerjanya, garis batas antara fiksi dan kenyataan menjadi kabur dalam ini.

    Millennium Actress merupakan film yang berjalan dengan tempo lambat, sederhana, mengalir, penuh dengan memoar dan alur cerita yang menarik namun juga sedih.

    3. Princess Mononoke (1997)

    Studio Ghibli
    IMDb: 8.4
    Sutradara: Miyazaki Hayao

    Princess Mononoke mengambil setting dalam Periode Muromachi (1336 – 1573). Dalam sebuah perjalan untuk menemukan obat untuk kutukan yang telah menimpa dan kemungkinan akan membunuhnya, Ashitaka, pangeran Emishi terakhir, menemukan dirinya di tengah perang antara dewa hutan dan Tatara, sebuah koloni pertambangan, yang menuntunnya bertemu dengan seorang gadis bernama San: Mononoke ‘Hime, atau Putri Mononoke.

    Di antara kekuatan manusia dan para dewa alam, perdamaian adalah kuncinya. Ini adalah pelajaran moral lain bagi manusia untuk menghargai dan hidup dalam damai dengan alam. Film ini memancing pemikiran tentang bagaimana perkembangan manusia mempengaruhi alam.

    2. Tokyo Godfathers (2003)

    Madhouse Production
    IMDb: 7.9
    Sutradara: Satoshi Kon

    Pada malam Natal, tiga orang gelandangan – seorang gadis muda, seorang waria, dan seorang alkoholik setengah baya, yang tinggal di jalan-jalan Shinjuku, Tokyo menemukan bayi yang baru lahir di antara sampah dan berangkat untuk menemukan orang tuanya, dengan banyak petualangan di sepanjang jalan.

    1. Spirited Away (2001)

    Studio Ghibli
    IMDb: 8.6
    Sutradara: Hayao Miyazaki

    Saat keluarganya pindah ke pinggiran kota, Chihiro, seorang gadis berusia 10 tahun, dan orang tuanya secara tidak sengaja menemukan daerah ajaib dengan mobil mereka. Orang tua Chihiro berubah menjadi babi, kemudian meninggalkannya untuk mengembara di dunia yang dihuni oleh dewa, penyihir, dan roh, di mana manusia diubah menjadi binatang buas.

    Chihiro ditemukan oleh seorang anak lelaki misterius bernama Haku, yang berjanji untuk membantu menemukan orang tuanya. Dia membantu Chihiro mendapatkan pekerjaan di tempat pemandian umum untuk ribuan dewa dan roh Jepang. Meskipun pekerjaannya sulit, dan orang-orang yang ia temui cukup aneh, dia tetap berusaha bekerja sebaik mungkin. Namun begitu, kedua orang tuanya tetap menunggu di gudang hotel, dan Chihiro harus menemukan cara untuk memecahkan mantra yang ada pada mereka sebelum mereka menjadi hidangan utama para tamu.

    Film ini memenangkan Oscar dan 51 penghargaan serta 22 nominasi lainnya. Ini adalah salah satu film animasi paling terkenal sepanjang masa. Ikuti sendiri dan Anda akan tahu mengapa!

    Daftar diatas adalah daftar 20 film anime yang harus dilihat dari Jepang. Terdapat film lainnya yang tak terhitung jumlahnya, dan wajar untuk mengatakan bahwa anime Jepang telah diakui secara internasional selama beberapa dekade dan terus menjadi saluran ekspresi budaya yang signifikan di Jepang. Tapi apa pentingnya anime, dan mengapa anime ini mendapat banyak perhatian internasional?

    Signifikansi di Jepang

    Anime telah populer di Jepang selama berabad-abad. Anime mulai menjadi arus utama di Jepang semenjak berlangsungnya dan setelah Perang Dunia Kedua, ketika itu anime digunakan untuk mendorong rasa nasionalitas dan persatuan pada masa-masa perang. Film-film anime awal banyak menggambarkan tentara Jepang yang pemberani, kuat dan selalu menang atas musuh-musuh mereka.

    Sejak saat itu, anime kini telah menjadi bentuk arus utama komunikasi, hiburan, dan budaya Jepang. Penggemar anime akan terbenam dalam drama serial, film, membeli barang dagangannya, memainkan gimnya, sampai mengikuti segala hal yang terkait dengan anime dengan sangat sungguh-sungguh. Anime telah menjadi saluran untuk mencerminkan ide-ide Jepang, masalah sosial, politik, dan sebagai sarana komunikasi pesan yang sarat akan makna.

    Signifikansi Global

    Anime telah memiliki pengikut global, dan ini tampaknya terus meningkat selama beberapa dekade terakhir. Dari penampilannya di panggung internasional sejak tahun 1970 sampai seterusnya, anime Jepang telah menarik pengikut yang relatif kecil, namun sangat loyal. Anime menjadi subkultur, namun juga mempengaruhi animasi dari barat.

    Jika Anda bercakap dengan pengagum anime Jepang tentang mengapa mereka sangat menyukainya, mungkin mereka akan memiliki jawaban yang beragam. Alasan mereka dapat berkisar dari upaya keras untuk membuat animasi dengan karakter dan adegan yang indah, kemampuan untuk berhubungan dengan karakter pada level yang sangat pribadi, isu-isu sulit yang dihadapi oleh anime, dan juga imaginasi dan kreatifitas yang tertanam dalam banyak film anime.

    Mungkin anime juga dapat menjadi jalan keluar dari kenyataan duniawi. Banyak dari film yang tercantum di atas berhasil menggambarkan ide-ide dan tema yang nyata namun menghadirkannya secara metaforis yang seakan berasal dari dunia lain.

    Dengan 20 film animasi yang fantastis ini, Anda akan dimanjakan oleh banyak pilihan dalam menentukan waktu berikutnya untuk menikmati sajian film Jepang. Apakah Anda sedang mempelajari bahasa tersebut atau hanya ingin membenamkan diri dalam cerita yang sama sekali baru, fil-film apik ini pasti akan memberi Anda apa yang Anda cari. Sewa satu atau lebih film dari daftar di atas, ajak kawan Anda, jangan lupa siapkan pizza dan minuman, dan nikmati keajaiban animasi dari karya-karya agung ini.

    *Featured Image: jp.fotolia.com/