3 Arsitektur Jembatan yang Menakjubkan di Jepang untuk Dipandang atau Disebrangi

  • MACAM-MACAM AREA
  • TEMPAT
  • Apakah Anda ingin berkunjung atau berkendara melewati beberapa arsitektur jembatan yang menakjubkan di Jepang? Apakah Anda ingin menyaksikan ketelitian Jepang dalam kemajuan teknologi? Apakah Anda ingin tahu tentang seni bangunan jembatan di Jepang? Berikut merupakan jembatan paling menakjubkan di negeri ini.

    1. Jembatan Eshima Ohashi (江島大橋)

    A post shared by c4macaron (@c4macaron) on

    Jika Anda takut ketinggian, Anda mungkin tidak ingin melewati jembatan roller coster yang curam di Jepang ini. Jembatan ini menghubungkan kota Matsu (松江) dan Sakaiminato (境港) melintasi Danau Nakaumi (中海), Eshima Ohashi adalah salah satu jembatan paling mengerikan di dunia.

    Dengan kemiringan lereng 6.1 di sisi Shimane (島根) dan 5.1 di sisi Tottori (鳥取), jembatan curam ini merupakan yang terbesar ketiga di dunia. Jembatan ini adalah jembatan bingkai kaku terbesar di seluruh Jepang yang terdiri dari dua jalur sepanjang satu mil dengan lebar 11.3 meter. Hal ini dirancang sedemikian rupa untuk memungkinkan kapal melintas dibawahnya.

    Pemeliharaan jembatan ditangani oleh Asosiasi Manajemen Sakimonato (Sakaminato Management Association). Pembangunan dimulai pada tahun 1997 hingga selesai pada tahun 2014. Tinggi jembatan ini sekitar 44.7 meter.

    Jembatan Eshima Ohashi bisa menjadi mimpi buruk bahkan bagi supir paling terampil sekalipun dan jelas bukan untuk orang yang penakut. Banyak perusahaan motor seperti Daihatsu (ダイハツ) telah menampilkan jembatan ini di beberapa iklan mereka untuk menampilkan daya tahan kendaraan mereka.

    Jika Anda ingin melihat arsitektur yang menakjubkan ini, berkunjunglah ke Prefektur Shimane (Provinsi Shimane).

    Halaman Jembatan Eshima Ohashi *hanya dalam bahasa Jepang
    Akses

    2. Jembatan Akashi-Kaikyo (明石海峡大橋)

    Jembatan Akashi-Kaikyo adalah bagian dari jalan raya Honshu (本州)-Shikoku (四国) yang menghubungkan Pulau Awaji (淡路島) dengan pelabuhan Honshu di Kobe (神戸). Sebenarnya, jembatan ini merupakan jembatan gantung terpanjang di dunia dengan rentang tengah 1.991 meter. Total panjangnya mencapai 3.911 meter dan tingginya 298.3 meter.

    Sebelum pembangunan jembatan ini, orang biasa menggunakan feri untuk sampai di Iwaya (岩屋) di Pulau Awaji dari daratan Honshu. Saat cuaca buruk, ratusan orang kehilangan nyawa saat melintasi laut pedalaman. Pada tahun 1955 terjadi kecelakan besar yang merenggut nyawa 168 orang, hal itulah yang membuat pemerintah Jepang membangun jembatan ini.

    Pembangunan jembatan ini menghabiskan waktu selama 10 tahun dengan perkiraan biaya sekitar 3.6 miliar USD (per hitungan tahun 1998). Gempa Bumi besar Hanshin (阪神・淡路大震災) pada tahun 1995 membuat menaranya bergerak sehingga meningkatkan rentangnya hingga 1 meter.

    Akashi-Kaikyo dirancang agar bisa menahan angin kencang, gempa bumi, dan kekuatan resonansi. Jembatan ini memiliki enam jalur pengangkut dan empat jalur darurat. Hal ini membantu kendaraan melewati Selat Akashi yang memisahkan Honshu dan Awaji.
    ency lanes. It helps vehicles cross Akashi Strait that separates Honshu and Awaji.

    Jembatan ini diterangi dengan lampu berwarna saat malam hari dan saat acara-acara khusus sehingga membuatnya menjadi salah satu jembatan terindah di dunia. Teknologi komputer membuat berbagai pola dan kombinasi lampu selama ada festival.

    Jembatan ini dibuka untuk lalu lintas pada tahun 1998 setelah diresmikan oleh putra mahkota, Naruhito (皇太子徳仁親王). Awalnya, jembatan ini dirancang untuk jembatan kereta api, tapi saat pembangunan berlangsung akhirnya menjadi jembatan jalan. Hal ini merupakan daya tarik utama di Kobe dan merupakan salah satu tempat yang paling sering direkomendasikan untuk didatangi ketika Anda mengunjungi sekitar kota tersebut.

    Ada tur yang tersedia di dekat jembatan agar Anda mengetahui sejarah dan bisa mengambil foto pemandangan laut. Biaya masuk untuk tur biasanya 3000 yen untuk orang dewasa dan 1500 yen untuk siswa menengah pertama. Saat musim dingin yaitu bulan Desember hingga Maret, tur tidak tersedia karena keadaan jembatan yang licin. Anda disarankan untuk mengenakan sepatu yang tepat saat mengikuti tur bahkan di musim panas.

    Halaman Jembatan Akashi-Kaikyo *hanya dalam bahasa Jepang
    Akses

    3. Jembatan Kintai (錦帯橋)

    Jembatan Kintai adalah salah satu jembatan terindah dan unik di dunia. Jembatan ini juga merupakan jembatan tertua di Jepang. Jembatan ini menjadi objek wisata yang terkenal, khususnya saat musim bunga sakura. Ini adalah jembatan tradisional yang sudah berumur lebih dari 300 tahun dan dianggap sebagai Harta Nasional oleh pemerintah Jepang.

    Jembatan ini dekat dengan Taman Kikkou (吉香公園), sebuah tempat wisuta utama di kota Iwakuni (岩国) di Prefektur Yamaguchi (山口県). Didirikan pada tahun 1673, jembatan ini menjadi symbol kerajaan dan romantisme Jepang yang terletak di kaki Gunung Yokoyama (横山) yang dipuncaknya terdapat salah satu dari 100 kuil besarJepang, Kuil Iwakuni (岩国城).

    Dahulu Jembatan Kintai merupakan bagian dari kuil tua yang sudah dibongkar selama pemerintahan Tokugawa Shogunate dan menjadi pintu masuk utama ke kuil. Jembatan ini memiliki lima lengkungan kayu pada empat tiang batu dan dua tiang kayu.

    Meskipun awalnya jembatan ini dibangun agar dapat tahan lama, namun tetap saja rawan bencana. Struktur kayu lima lengkung dirancang agar orang bisa melewati jembatan tersebut tanpa rasa khawatir air akan pasang saat musim hujan. Jembatan ini dibangun sebagai bagian dari perencanaan kota untuk menghubungkan dua distrik yang terpisah di kedua sisi jembatan.

    Karena terbuat dari kayu, jembatan ini dulunya sangat lemah. Jembatan ini sudah pernah beberapa kali rusak akibat banjir yang disebabkan oleh Sungai Nishiki (錦川) dimana jembatan ini dibangun, namun didesain ulang dengan tiang batu agar lebih kuat dan juga dipastikan bahwa jalur kayu akan aman dari banjir dengan menggunakan sambungan mortise dan tenon. Pisau logam juga digunakan untuk menambah kekuatan jembatan.

    Jembatan Kintai jelas merupakan jembatan dengan arsitektur paling cerdas di seluruh Jepang. Meskipun sudah didesain ulang beberapa kali, tapi bentuknya masih tetap sempurna. Lengkungannya dinyalakan setiap malam setelah matahari terbenam menjadikannya menarik dan romantis. Terlebih lagi jembatan ini sedang dalam proses sebagai salah satu Situs Warisan Dunia.

    Kintai Bridge Website *hanya dalam bahasa Jepang
    Akses

    Itulah tiga jembatan dengan arsitektur yang menakjubkan dan indah di Jepang yang bisa Anda lihat atau lewati. Ada banyak jembatan dan jembatan layang di Jepang seperti Jembatan Besar Seto (瀬戸大橋), Jembatan Kurushima-Kaikyo (来島海峡大橋), dan lain-lain. Namun, Eshima Ohashi, Akashi-Kaikyo, and Kintai dianggap sebagai struktur penghubung yang paling menarik bukan hanya di Jepang tapi juga di seluruh dunia berdasarkan beberapa sumber. Berkunjunglah ke tempat-tempat tersebut saat Anda bepergian ke Jepang.