Era Baru Jepang “Reiwa”(令和時代): Pendapat Orang Jepang tentang Nama Era Baru Jepang

  • BUDAYA
  • TRADISIONAL
  • Pengumuman tentang nama era baru Jepang telah menjadi hal yang ditunggu banyak orang, dan TV serta berita di seantero Jepang sangat riuh memberitakan berakhirnya era Heisei. Momen ini menjadi momen yang baik, dengan harapan dan lembaran baru yang akan dimulai untuk Jepang.

    Perdana Menteri Shinzo Abe dalam salah satu konferensi pers menegaskan bahwa pemerintah ingin memilih nama yang “menandai era baru yang penuh harapan” (希望に満ちあふれた新しい時代につながる新元号に/Kibou ni michi afureta atarashii jidai ni tsunagaru shin gengou ni).

    Pilihan untuk nama era baru Jepang kemudian jatuh kepada ‘Reiwa‘, dengan karakter kanji yang memiliki arti “perintah / ketertiban dan” perdamaian”.

    Rilisnya Era Baru: 令和時代 (Reiwa)

    Image-from-iOS-1-1

    Author’s photo

    Era Jepang ke-248 tersebut akan dimulai pada bulan Mei 2019, dimana Pangeran Naruhito akan naik tahta setelah Kaisar Akihito melepaskan tahtanya.

    Kenapa hal ini menjadi sangat penting? Perubahan zaman merupakan suatu hal yang sangat besar di Jepang, karena nama-nama era digunakan dalam dokumen resmi, kalender, dan Anda akan melihatnya setiap kali pergi ke balai kota, pergi ke rumah sakit atau mengisi formulir.

    Nama-nama era yang juga disebut “gengo” (元 号) biasanya mewakili panjangnya periode pemerintahan seorang Kaisar. Namun, ketika Kaisar Akihito akan melepaskan tahtanya pada 30 April, diputuskan bahwa nama era baru akan diumumkan sebelumnya Untuk suksesi kepada pangeran Naruhito.

    Mengingat Kembali ke Periode Heisei

    1f956ab0f473825afb4a763f2f274b24_m

    Heisei (平 成) yang secara kasar diterjemahkan sebagai “mencapai kedamaian” dan dimulai pada 8 Januari 1989, setelah kematian Kaisar Hirohito, juga dikenal sebagai Kaisar Showa.

    Periode Heisei menandai pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dan banyak peristiwa penting lainnya di Jepang, namun juga masa ketika Jepang menderita cukup besar karena gempa dan tsunami dahsyat pada 11 Maret 2011, dan banyak bencana lain seperti badai dan topan di seluruh negeri.

    Penamaan Era di Jepang

    6e0199901a9387fccce9d6e8ca7000d8_m

    Jepang adalah satu-satunya negara yang masih menggunakan sistem era dan meskipun banyak pendapat berbeda mengenai hal ini, beberapa masyarakat masih mendukung penamaan era karena terdapat banyak sejarah di balik masing-masingnya, penuh dengan peristiwa, tradisi dan budaya Jepang.

    Gengo pertama Jepang adalah Taika, jauh di tahun 645 dan Jepang modern diwakili oleh Meiji Jidai (Era / Periode Meiji), Taisho, Showa dan terakhir, Heisei, nama-nama yang diambil dari karakter Cina klasik.

    66c19942ab4ba346fdb64ccc04cde373

    Diumumkan bahwa persiapan satu bulan akan cukup untuk memperbarui kalender dengan nama era baru dan orang-orang sangat bersemangat melihat apa yang akan dibawa Reiwa mulai sekarang.

    Apa Pendapat Masyarakat Jepang tentang Reiwa?

    Beberapa menit sebelum pengumuman, orang-orang yang berdiri di persimpangan di Tokyo, Shibuya dan bersiap untuk mengambil foto momen bersejarah dari pengumuman nama baru dan awal era baru, lalu saat pengumuman itu dilakukan, semua orang terdiam kemudian mengambil foto dari layar besar: Diputuskan bahwa nama baru akan REIWA, Reiwa Jidai (Era Reiwa). Beberapa orang terlihat bingung, yang lain memiliki ekspresi tidak setuju, beberapa mengulangi kata itu sendiri “-Reiwa.. “dan tampaknya sedikit merenungkan pemikiran mereka.

    Jadi, apa pendapat masyarakt tentang nama ini? Inilah jawaban beberapa orang:

    Banyak orang menjawab bahwa “Saya pikir itu hal yang baik bahwa arti perdamaian (平和 / Heiwa) dimasukkan”, atau bahwa “Nama ini mudah diingat dan mudah ditulis, jadi saya pikir itu nama yang baik”, oleh karena itu mereka pikir itu adalah nama yang dipilih dengan baik.

    Namun, ada juga pendapat yang tidak setuju seperti “Saya pikir itu terlalu kaku” atau “kedengarannya payah”.

    Beberapa orang mengatakan bahwa “sulit untuk membiasakan diri dengan kenyataan bahwa Heisei akan berakhir, dan mulai sekarang, nama era Jepang adalah Reiwa. Saya cukup sedih dan belum sebegitu sadar tentang perubahan ini.”

    Namun demikian, nama itu sudah dipilih dan yang bisa kita lakukan hanyalah mencoba membiasakan diri dengan kenyataan bahwa era baru akan mulai berjalan dari bulan Mei.

    Produk-produk Reiwa sudah Dijajakan

    Hanya beberapa menit setelah pengumuman, toko-toko sudah mulai mencetak kertas, tas, membuat kue, dan kaos dengan Reiwa tercetak di atasnya, merilis merek sake baru “Reiwa”, dll.

    Jadi, jika kamu berada di Jepang, segera cek produk dan suvenir dengan nama baru era Jepang ini! Tentunya akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan karena penamaan era baru di Jepang biasanya hanya terjadi sekali dalam sekian puluh tahun.