Ohaguro: Mengapa Orang Jepang Menghitamkan Gigi Mereka?

  • BUDAYA
  • KESEHATAN & KECANTIKAN
  • Ohaguro adalah praktek memberi warna hitam pada gigi seseorang. Selain dari Jepang, orang-orang dari negara lain juga menghitamkan gigi mereka sepeti Cina, Filipina, India, Laos, Thailand dan Vietnam. Di Jepang, campuran yang digunakan disebut “Kanemizu” yang terdiri dari cuka, fermentasi beras, serbuk besi dan teh, digunakan untuk menghitamkan gigi. Kinemizu diketahui berbau tidak sedap dan warnanya pada gigi tidak permanen, jadi Kinemizu harus digunakan kembali setiap beberapa hari.

    Periode Heian

    Ritual Ohaguro mungkin dimulai sebelum periode Heian. Akan tetapi hal tersebut sudah tersebar di kalangan penguasa, khusunya di kalangan wanita. Ohaguro dikatakan sebagai pelengkap riasan putih pada wajah yang terkenal pada masa Heian. Hal ini karena wajah yang diwarai putih dapat membuat gigi terlihat lebih kuning. Oleh karena itu, gigi diwarnai hitam agar menciptakan ilusi seperti seseorang yang tersenyum lebar tanpa menunjukkan gigi.

    Tentu ilusi tersebut tampak nyata jika dilihat dari jauh. Selain menutupi penuaan gigi yang berwarna kuning, Ohaguro juga membuat gigi lebih kuat dan melindungi dari lubang gigi dan infeksi gusi! Selain para penguasa, para pendekar samurai juga menghitamkan gigi mereka sebagai bentuk loyalitas terhadap tuan mereka.

    Ohaguro dari Masa ke Masa

    Periode Muromachi

    Ohaguro pada waktu itu digunakan oleh orang dewasa dan putri seorang komandan militer untuk menandakan umur (sekitar 8 sampai 10 tahun). Penggunaan Ohaguro yang menarik lainnya adalah dipakai oleh para komandan sendiri. Bagi mereka yang mendapat memar di wajah karena dipukuli di bagian kepala, juga akan menggunakan rias wanita dan menghitamkan gigi mereka.

    Masa Edo

    Pada masa ini, para wanita biasanya akan menghitamkan gigi mereka ketika mereka siap untuk mencari suami. Karena proses Ohaguro yang tidak gampang, para wanita muda mulai merasa bahwa Ohaguro sudah kuno dan hanya digunakan oleh para wanita yang sudah menikah, wanita 18 tahun ke atas yang belum menikah, geisha dan wanita penghibur. Pada masa Meiji, yang mana setelah masa Edo, prkatek Ohaguro mulai dilarang.

    Bagaimana menurut Anda?

    Apkah Anda memilih untuk mempunyai gigi yang kuning atau hitam? Untungnya, ilmu kedokteran gigi modern memberikan jalan agar kita tidak harus memilih salah satunya. Sekarang, Ohaguro hanya bisa dilihat pada film-film, pertunjukan dan beberapa festival. Untuk melihat bagaiamana Ohaguro terlihat pada seorang wanita modern, Anda bisa menonton video ini! *hanya dalam Bahasa Jepang