Layanan “Penyewaan” Orang di Jepang | Apakah Sama dengan Bisnis Prostitusi?

  • BUDAYA
  • SOSIAL
  • Kisah cinta Anda adalah sebuah khayalan di Jepang. Setelah Anda pindah ke Tokyo untuk fokus kepada karir Anda, kantor Anda akan menjadi rumah kedua anda, dan mungkin waktu untuk memiliki interaksi sosial akan menjadi sangat terbatas. Setelah mencurahkan seluruh fokus dan tenaga pada pekerjaan Anda, kemungkinan besar Anda akan pulang sangat larut sampai mungkin Anda tidak punya waktu untuk menyantap makan malam. Tidur delapan jam adalah fantasi; tujuh mungkin lebih realistis, tetapi Anda tahu itu juga sangat sulit untuk dilakukan. Ini bukan kehidupan yang mengerikan, hanya kehidupan yang sangat sibuk. Dengan sedikitnya waktu untuk diri sendiri, mungkin hampir tidak mungkin bagi Anda untuk dapat menemukan seseorang dan memulai hubungan. Setidaknya tidak selama tahap hidup Anda ini.

    Beberapa bulan kemudian, tak jarang Anda akan menerima kabar yang cukup mengerikan: undangan pernikahan sepupu, atau teman Anda. Acara semacam itu berarti Anda akan bertemu keluarga besar, yang mungkin akan sibuk mengajukan pertanyaan. Pertanyaan yang sangat banyak tentunya, dari yang penting, sampai sangat mengganggu. Apalagi jika undangan pernikahan tersebut mengharuskan Anda untuk membawa pasangan, siapa nanti yang akan Anda bawa? Kemudian baru Anda tersadar bahwa mungkin segala sesuatunya akan jauh lebih mudah jika memiliki seseorang di samping Anda untuk dibawa ke acara semacam ini. Membawa pasangan akan menunjukkan bahwa Anda telah menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, dan hidup Anda tidaklah terlalu kesepian. Andai saja, Anda bisa menyewa pasangan pada hari itu.

    Setelah mencari di Google mengenai apa yang mungkin terdengar bodoh, ternyata hal itu sebenarnya sangat mungkin dilakukan! Tanpa pikir panjang, kemudian Anda mengirim permintaan dan menunggu balasan.

    Situasi ini tidak begitu asing bagi banyak orang; itulah sebabnya Support One dibuat.

    Apa sih Itu Support One?

    Support One adalah situs yang menawarkan banyak layanan. Salah satu layanan utama mereka adalah mereka mengizinkan pelanggan untuk menyewa kekasih, teman, atau bahkan anggota keluarga. Konsepnya mungkin terdengar agak aneh, tetapi esensi di baliknya sangat mudah dipahami. Ketika tinggal di tengah hiruk pikuk kota besar, peluang untuk menjadi kesepian dapat meningkat sangat tinggi. Ini adalah salah satu kelemahan terbesar kehidupan modern di kota-kota besar.

    Karena kesepian ini, ada orang yang memilih menyewa seseorang yang dapat membantu mereka mengatasi masalah ini.

    Banyak orang juga lebih senang melakukan berbagai kegiatan bersama seseorang. Tidak aneh bagi orang untuk menggunakan layanan dari Support One untuk sekadar menyewa teman untuk berbelanja bersama, ataupun pergi ke gym untuk berolahraga atau berlari bersama. Bagaimanapun juga, ada beberapa orang mungkin merasa sangat bosan jika mereka berpergian sendiri, dan banyak juga yang tidak merasa termotivasi saat berolahraga tanpa orang lain yang mendorong mereka.

    Penyewaan orang seperti dari Support One seperti dibahas dalam artikel Prostitusi Anak di Jepang, sangatlah berbeda dalam berbagai hal. Pertama, tentunya antara pelanggan dan pemberi layanan memiliki batasan-batasan yang jelas (dan hubungan seksual tentunya tidak termasuk dalam layanan ini). Kedua, bisnis ini memiliki aturan ketat yang harus ditaati oleh kedua belah pihak. Namun, juga terdapat kesamaan dimana bisnis ini ditujukan bagi orang-orang yang kesepian di Jepang.

    Solusi yang Mudah

    Ketika kita berbicara tentang kesepian, mungkin kita menghubungkan kata itu dengan perasaan sedih ataupun negatif. Namun, menyewa orang lain untuk menemani Anda belum tentu menyedihkan. Ketika Anda benar-benar mempertimbangkannya, ada kalanya memiliki seseorang di samping Anda dapat membantu kita menghadapi situasi yang mungkin tidak bisa kita hadapi sendirian. Ambil contohnya dari pernikahan. Terdapat banyak orang yang benci jika dihujani pertanyaan seperti: “Kapan menikah?” (dan ketika Anda menikah, mereka akan bertanya “Kapan rencana punya anak?). Intinya adalah berurusan dengan jenis interaksi seperti ini dapat menjadi hal yang sangat mengganggu dan membuat kita merasa tidak nyaman. Jadi “menyewa” orang sebagai pasangan kita selama beberapa jam mungkin dapat menjadi solusi yang sempurna. Tentunya, ini bukan menjadi solusi yang bertahan lama. Layaknya menggunakan perban perekat untuk menghentikan pendarahan, Anda sebetulnya tidak benar-benar menyelesaikan masalah (dan jika Anda tidak hati-hati, Anda bisa terjerat dalam pemerasan), tetapi untuk waktu-waktu penting seperti di atas, setidaknya Anda dapat memiliki pilihan untuk menghindari hal tersebut.

    Contoh lain adalah orang-orang yang kehilangan anggota keluarga atau yang tidak memilikinya, tetapi terpaksa berpartisipasi dalam acara yang mengharuskan mereka membawa anggota keluarga. Situasi seperti itu termasuk pesta sekolah, di mana murid diharuskan membawa kedua orang tua mereka. Jika kebetulan Anda adalah orang tua tunggal, Anda dapat mempertimbangkan untuk menyewa anggota keluarga tambahan untuk menghadiri acara tersebut, sehingga orang lain tidak mempertanyakan mengapa Anda datang sendirian.

    Seperti yang dapat Anda lihat, ada banyak alasan bagi orang untuk mempertimbangkan menyewa seseorang untuk berpura-pura menjadi teman, anggota keluarga, atau kekasih mereka. Tidak semua orang yang menggunakan taktik ini melakukannya untuk menemukan persahabatan selama beberapa jam. Banyak dari mereka melakukannya untuk meringankan situasi yang seharusnya tidak terlalu sulit untuk ditangani.

    Apakah Anda Perlu Menggunakannya?

    Menurut saya, kenapa tidak? Jika Anda ingin mencobanya meskipun hanya untuk melakukan sesuatu yang benar-benar luar biasa, Anda perlu melakukannya! Bagaimanapun, jika Anda harus pergi ke pesta bersama pasangan, pernikahan, kelulusan, atau acara lain yang Anda merasa lebih nyaman untuk menghadirinya dengan pasangan, maka jangan ragu dan gunakan layanan ini.