5 Resto Tokyo Paling Populer di Kalangan Pengguna Instagram Indonesia

  • REKOMENDASI
  • RESTORAN
  • TOKYO
  • Saat Anda berkunjung ke Jepang, bagaimana biasanya cara Anda membuat jadwal perjalanan? Browsing dari internet? Menanyakan ke teman-teman yang sudah pernah ke Jepang? Atau menggunakan layanan dari travel agent? Selain cara-cara tersebut, salah satu cara lainnya yang tercepat adalah menjelajahi halaman Instagram Anda!

    Ya, belakangan ini, Instagram menjadi sarana promosi yang sangat baik dari tempat-tempat populer bagi turis, terutama di Tokyo. Turis Indonesia terbilang salah satu golongan turis yang gemar sekali berbagi pengalaman jalan-jalan mereka di luar negeri melalui Instagram, entah untuk alasan menyimpan kenang-kenangan di internet, berbagi keindahan suatu lokasi wisata, ataupun untuk ajang pamer semata. Terkadang, beberapa lokasi wisata menjadi sangat ramai diisi oleh turis asal Indonesia dibanding dengan turis mancanegara lainnya karena alasan ini!

    photo-ac.com/

    Kali ini, kami akan mengkompilasi ulasan pribadi terhadap beberapa tempat makan paling populer yang muncul di halaman pengguna Instagram di Indonesia, semoga dapat menjadi referensi bagi kalian semua!

    Gyukatsu Motomura (牛かつ もと村)

    Resto ini menduduki peringkat paling atas karena popularitasnya sudah diakui oleh selebritas Indonesia. Gyukatsu Motomura hanya memiliki satu menu andalan, katsu daging sapi. Katsu daging sapi adalah potongan daging sapi yang digoreng hingga berwarna keemasan di luar, sedangkan bagian tengahnya dibiarkan setengah matang. Satu paket menu Gyukatsu Motomura biasanya terdiri dari katsu daging sapi beserta nasi, dan makanan pelengkap khas Jepang seperti kubis, salad kentang, acar, sup miso dan ubi parut.

    Satu paket menu tersedia dalam 3 pilihan porsi katsu daging sapi, dimulai dari 130gr, 200gr dan 260gr. Masing-masing secara berurutan dihargai 1300¥, 1700¥, dan 2100¥ tanpa ubi parut. Jika Anda memesan porsi lengkap dengan ubi parut, Anda tinggal menambahkan 100¥ di tagihan Anda. Di setiap meja disediakan panggangan dan juga berbagai bumbu penyedap. Perlu diingat bahwa katsu daging yang mereka sediakan masih setengah matang, jadi jangan langsung melahap daging lezat tersebut sebelum dipanggang ya! Mungkin harganya terbilang mahal, namun dengan rasanya yang sangat lezat, saya rasa harganya cukup sebanding.

    Resto ini memiliki banyak cabang di Tokyo, beberapa yang paling populer di antaranya cabang Shibuya, Shinjuku, Harajuku, dan Ueno. Selayaknya banyak restoran di Jepang, ukuran dari masing-masing cabang tidaklah terlalu luas, kebanyakan hanya dapat menampung 9 – 20 kursi sekali saji. Tentunya dengan ukurannya yang kecil, dan pamornya yang luar biasa, terkadang Anda harus mengantri berjam-jam! Saat kunjungan saya pertama ke resto ini, saya cukup beruntung karena hanya mengantri selama 20 menit, namun pada kesempatan kedua, saya sampai harus mengantri selama 2,5 jam untuk mencicipi hidangan lezat ini! Restoran buka pukul 11.00 dan pesanan terakhir ditutup pada pukul 22.00.

    Setelah beberapa kali mengunjungi resto ini, tentunya saya memiliki tips untuk teman-teman sekalian. Untuk lidah orang Indonesia, saya merekomendasikan untuk memilih paket dengan daging saja (tanpa ubi parut), karena teksturnya yang cukup aneh. Juga terdapat beberapa potongan biaya jika Anda tidak memilih makanan pelengkap lainnya, yang dapat Anda temukan di menu. Waktu berkunjung terbaik menurut saya adalah saat resto baru akan dibuka (pukul 10.30-10.40), atau beberapa jam sebelum ditutup (pukul 20.30-21.00). Hindari datang kesini pada saat jam makan siang atau jam pulang kerja, terutama di hari Jumat, karena mungkin Anda akan keburu kesal sebelum masuk ke resto karena harus mengantri lama! Selain itu, entah kenapa dalam beberapa kali kunjungan saya, setiap resto memiliki rasa yang berbeda walaupun hanya sedikit. Secara pribadi, cabang favorit saya adalah di Gyukatsu Motomura Shinjuku.

    Situs Resmi Gyukatsu Motomura (Dalam bahasa Jepang)

    Lokasi Cabang Gyukatsu Motomura Shinjuku

    Ichiran Ramen

    Ramen ini mungkin salah satu outlet makanan paling terkenal di luar Jepang. Tidak diragukan lagi bahwa popularitasnya setara dengan rasa yang mereka berikan di setiap ramen. Ichiran Ramen berada di seluruh penjuru Tokyo dan sangat mudah ditemukan dengan lambang merahnya yang cukup mencolok. Seperti resto pada peringkat sebelumnya, Ichiran Ramen juga hanya berfokus pada satu jenis hidangan, yaitu Tonkotsu Ramen, atau ramen dengan daging dan kaldu babi. Menurut pendapat saya pribadi, kaldu daging babi dari Ichiran Ramen adalah kaldu ramen terbaik yang pernah saya coba! Sangat gurih tanpa terdapat bau-bau yang terlampau menyengat.


    Kedai Ichiran Ramen memiliki tata cara tersendiri yang cukup berbeda saat Anda mencoba resto di tempat lain. Tidak seperti resto lain dimana Anda memesan makanan kepada pelayan resto, pemesanan makanan di Ichiran Ramen dilakukan otomatis. Saat Anda masuk, Anda akan menemukan mesin penjual tiket makanan dengan berbagai menu terpampang di dalamnya. Menu dan tata cara pemesanan disediakan dalam berbagai bahasa, yaitu Jepang, Inggris, Mandarin, dan juga Korea, jadi jangan cemas jika Anda tidak bisa berbahasa Jepang! Menu andalan dari resto ini adalah ”Tennen Tonkotsu Ramen” yang dihargai sebesar 890 ¥. Satu porsi Tennen Tonkotsu Ramen berisi mie kenyal dengan bumbu yang gurih, dan tentunya beberapa potong daging sapi. Setelah Anda memesan satu porsi ramen, kemudian pelayan akan menghampiri Anda untuk memberikan formulir preferensi. Di sini Anda dapat memilih preferensi ramen Anda, apakah lebih suka mie yang kenyal atau lebih padat, kaldu yang sangat gurih atau biasa saja, tingkat kepedasan, dan preferensi lainnya.

    Saat Anda mendapatkan kursi dan masuk ke dalam resto, hal lainnya yang berbeda adalah posisi kursi yang dihadapkan langsung dengan dapur, dan dipisahkan oleh sekat! Hal ini mungkin bertujuan untuk menghindari pelanggan berlama-lama mengobrol di resto, dan memaksa mereka hanya terfokus untuk menyantap ramen yang lezat. Jika Anda ingin menambah porsi Anda, terdapat kertas untuk menambah pesanan, juga tombol untuk memanggil pelayan. Tirai di ‘bilik’ makan Anda akan terbuka, dan pelayan dari dapur langsung mengambil pesanan tambahan Anda di meja. Praktis sekali, bukan?

    Lokasi Cabang Ichiran Ramen Shinjuku

    Tendon Tenya

    Mungkin banyak dari Anda sudah mengenal rantai resto dari Jepang ini. Tendon Tenya merupakan salah satu resto tempura terkenal yang cabangnya sudah sampai ke Indonesia, dan berada di mal-mal terkemuka di Jakarta. Namun, pusatnya di Tokyo tentu menawarkan rasa yang jauh berbeda!

    Tidak seperti resto lainnya dalam daftar ini, Tendon Tenya merupakan resto keluarga yang memiliki beragam jenis menu dengan spesialisasi pada tempura, sajian semacam gorengan dari Indonesia. Tempura dapat berasal dari berbagai bahan, baik itu ayam, udang (ebi), sayuran, dan makanan lainnya. Anda dapat menikmati tempura beserta hidangan pelengkapnya, seperti mie udon atau soba, atapun dengan nasi dalam mangkuk. Tempura dengan mangkuk nasi (dalam hal ini disebut Tendon) menjadi ciri khas dari resto ini, dan dimana nama resto ini berasal.

     

    View this post on Instagram

     

    when in japan, you eat and eat….and eat somemore

    A post shared by s (@syahira.khidzer) on


    Satu hal yang sangat saya senangi dari resto ini adalah harganya yang terbilang cukup terjangkau! Bagi banyak turis asing, tentunya hal ini menjadi daya tarik tersendiri dalam menjelajahi kuliner Jepang. Dengan hanya seharga 600-1000 ¥, perut Anda akan terisi penuh dengan tempura yang sangat lezat! Satu porsi Tendon Tenya biasanya terdiri dari tempura protein (udang atau ayam), sayuran, sup miso, dan juga asupan karbohidrat (nasi atau mie). Paket yang saya coba saat berkunjung ke sini terakhir adalah All-Star Tendon yang berisi udang, cumi, jamur, kerang dan berbagai seafood serta sayur. Porsi yang sangat besar dengan harga 890 ¥! Cukup murah dibandingkan banyak resto lainnya di Tokyo. Anda juga dapat menambah berbagai macam topping seperti tempura sayur, tempura ayam, dan lainnya dengan harga dimulari dari 40 – 100 ¥. Menurut pendapat pribadi saya, salah satu yang membuat makanan di resto ini sangat lezat adalah sausnya yang sangat khas.

    Rantai resto Tendon Tenya juga tersebar luas di penjuru Tokyo. Salah satu cabang yang saya rekomendasikan karena lokasinya yang strategis berada di daerah Harajuku. Mereka juga memiliki situs sendiri yang dapat Anda akses disini, tersedia dalam Bahasa Inggris, lho!

    Situs Resmi Tendon Tenya (Tersedia dalam bahasa Inggris)

    Lokasi Tendon Tenya Harajuku

    Matsuya

    Matsuya merupakan resto lainnya yang sangat populer di kalangan pengguna Instagram Indonesia. Spesialisasi dari resto ini adalah gyudon-nya,  hidangan sederhana Jepang berupa daging sapi parut dan bawang yang disajikan di atas semangkuk nasi. Namun, tidak seperti kebanyakan restoran dalam daftar ini, Matsuya memiliki berbagai macam varian menu gyudon. Menu favorit saya dari Matsuya adalah Kimchi Gyudon–pedasnya pas di lidah orang Indonesia!

     

    View this post on Instagram

     

    luv the fresh & soft soft boil egg. #pokeit #matsuya #ikebukuro #松屋 #japan #tokyo #beefdon #nomnom #lunch #softboilegg #jyuunintrip

    A post shared by Olivia Ting (@theoliviathink) on

    Selain terdapat beragam varian menu, Anda juga dapat memilih ukuran dari porsi makanan Anda. Jadi jangan khawatir jika Anda termasuk orang dengan perut kecil yang tidak makan banyak, atau perut yang dapat menampung segalanya, semuanya aman di Matsuya! Terdapat tiga pilihan empat pilihan ukuran dari Regular sampai Jumbo.

    Salah satu keunggulan lainnya dari Matsuya adalah: mereka memiliki cabang di mana-mana! Dan lambag dari resto ini sangatlah mudah untuk dikenali, dengan logo lingkaran kuning besar dengan latar di belakangnya. Anda akan dengan mudah menemukan Matsuya kemanapun Anda melangkah, dan harganya juga terbilang murah, lho!

    Untuk pembayarannya, Matsuya menggunakan mesin penjual otomatis yang sangat mudah. Anda tinggal memencet layar, memilih makanan yang Anda mau, masukka uang untuk bayar, dan simpan tiketnya! Mudah, bukan? Seperti disebutkan sebelumnya, Matsuya terdapat di berbagai daerah, dan mereka juga memiliki situs sendiri.

    Situs Matsuya (dalam bahasa Inggris)

    Lokasi Matsuya Shibuya

    Ayam-Ya

    Bagi para pencari makanan halal di Tokyo, pasti Anda pernah mendengar tentang resto ini. Ayam-ya terkenal menjadi salah satu resto halal paling populer bagi masyarakat Muslim. Restoran ini menawarkan satu jenis menu saja, yaitu ramen! Tentunya tidak berbahan dasar babi sama sekali. Seperti namanya, daging babi (tonkotsu ramen) diganti oleh ayam.

     

    View this post on Instagram

     

    Kalau datang kyoto. Wajib cuba ramen kedai ayam ya ni ,Dap dap !🤣👍🏻

    A post shared by Nur Idayu (@_ayuapandi) on


    Jenis mie yang digunakan Ayam-ya adalah jenis yang agak tebal. Supnya sangat gurih dengan rasa kaldu yang cukup berat. Dan yang paling penting, harganya sangatlah terjangkau! Untuk datang sekali makan dengan harga yang paling murah, (sekitar 700 ¥) kalian sudah bisa mendapakatkan porsi yang cukup besar–pokoknya kenyang deh!

    Ayam-ya berlokasi saat ini di Tokyo dan Kyoto, masih dengan pusat di Tokyo. Berikut merupakan lokasi dari Ayam-ya.

    Selain artikel-artikel berikut, yuk kunjungi juga tips dan trik berkunjung ke Jepang menggunakan JR pada artikel berikut!