Jelajahi Sisi Gunung Fuji Lainnya di Fujisan World Heritage Center!

  • BUDAYA
  • TOKYO
  • Setiap kali orang becerita mengenai kunjungannya ke Gunung Fuji, mungkin beberapa diantaranya cenderung monoton atau sudah sering Anda dengar. Jika Anda sehat secara fisik atau tipe petualang, Anda mungkin akan menikmati pengalaman membuat pendakian yang sulit selama bulan-bulan di musim panas dan memperoleh pencerahan spiritual selama disana.

    Bagi mereka yang lebih suka melihat gunung yang dianggap suci ini secara keseluruhan dari jauh, tempat-tempat populer seperti Hakone atau Kawaguchiko adalah tempat yang paling sering dikunjungi untuk menikmati pemandangan yang berubah sesuai dengan waktu dan musim kunjungan Anda. Namun, ada banyak cara lainnya untuk menikmati keindahan Gunung Fuji ini, salah satunya dengan berkunjung ke Fujisan World Heritage Center!

    Cara Berbeda dalam Menikmati Gunung Fuji

    Sebelum kita mulai, harap memperhatikan bahwa sebenarnya terdapat sejumlah fasilitas terkait Gunung Fuji yang ditujukan untuk melayani tujuan yang hampir serupa. Fujisan World Heritage Center, yang akan diulas dalam artikel ini, sebenarnya merujuk pada dua bangunan yang terletak di Funatsu, Fuji Kawaguchiko-machi, di Prefektur Yamanashi.

    Sebagai hasil pendaftaran Gunung Fuji sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada Juni 2013 lalu, Pusat Kunjungan Fuji Prefektur Yamanashi diperbarui dan sekarang disebut sebagai Gedung Utara, sedangkan World Heritage Center yang baru dibangun dibuka pada 22 Juni 2016 lalu ini disebut sebagai Gedung Selatan.

    Satu perbedaan utama antara kedua fasilitas ini adalah bahwa Gedung Utara menonjolkan sisi alami Gunung Fuji, sementara Gedung Selatan berkonsentrasi pada aspek budaya. Selain itu, Gedung Utara tidak menuntut pembayaran untuk masuk (gratis), sementara Gedung Selatan memiliki biaya masuk 420 yen untuk orang dewasa dan 210 yen untuk mahasiswa. Anak-anak, siswa sekolah menengah atas dan di bawahnya, serta penyandang disabilitas berhak untuk masuk gratis.

    Seperti yang mungkin Anda ketahui, Gunung Fuji melintasi dua prefektur (Yamanashi dan Shizuoka). Karena terdapat World Heritage Center di Yamanashi, wajar jika Shizuoka akan memiliki versinya sendiri juga. Fasilitas ini di Shizuoka disebut Pusat Warisan Dunia Prefektur Shizuoka. Oleh karena itu, pastikan Anda menuju ke fasilitas yang tepat karena kemungkinan besar akan ada perbedaan dalam susunan pameran dan konten yang ditampilkan di setiap tempat.

    Menjelajahi Fujisan World Heritage Center

    Sebelum Anda memasuki Gedung Selatan, luangkan waktu sejenak untuk mengagumi arsitekturnya, yang dibuat menyerupai Hutan Aogikahara di sisi barat laut Gunung Fuji dengan struktur kayunya yang bergaya Jepang.

    Jika Anda tidak menyadarinya, Bangunan Utara dan Selatan dibangun dengan tujuan untuk menyatu dengan lingkungan alam dan lanskap Gunung Fuji dengan dampak sesedikit mungkin terhadap lingkungan. Dari dalam kawasan ini, pengunjung dikatakan bisa mendapatkan pemandangan Gunung Fuji yang tidak terhalang kapan saja sepanjang tahun, meskipun hal ini dapat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

    Gedung Selatan

    Perlu untuk diketahui bahwa tiket masuk untuk Gedung Selatan dapat menjadi lembar koleksi prangko, jadi jangan lupa untuk mengunjungi tiga perhentian yang disediakan termasuk Gedung Utara jika Anda ingin menyelesaikan koleksi.

    Tentunya yang menjadi sorotan utama di Gedung Selatan adalah Fugoku 360, yang merupakan model Gunung Fuji, dengan ukuran seperseribu dari ukuran sebenarnya. Model ini terbuat dari kertas washi Jepang. Saat berjalan di sekitar model ini, Anda akan dapat mengagumi keindahan Gunung Fuji dari berbagai sudut yang berbeda karena diterangi teknologi iluminasi dari berbagai penjuru untuk menunjukkan perkembangan waktu dan musim di tengah efek suara yang fantastis untuk mencerminkan suara alami Gunung Fuji. Pameran ini bahkan diberi penghargaan Cool Japan Award 2017 untuk keindahan estetika yang memadukan unsur-unsur tradisional dan kontemporer menjadi satu.

    Karena fokus Gedung Selatan lebih pada aspek budaya Gunung Fuji, ada berbagai pameran yang menampilkan sejarah Gunung Fuji sejak 10.000 tahun lalu. Tampilan sejarah ini berisi interaksi antara manusia dan Gunung Fuji di tengah aktivitas gunung berapi yang terakhir dan perubahan iklim serta status suci Gunung Fuji yang menjadi unsur religius dari pameran ini.

    Sangat kami sarankan agar Anda mengunduh aplikasi panduan dengan nama ‘Fuji Meguri’ di ponsel Anda, atau menggunakan panduan di rumah sebelum berkeliling di 31 area pameran di sini. Hal ini dikarenakan terdapat informasi berharga yang diberikan oleh komentar yang disuarakan oleh mantan pemain tenis profesional Matsuoka Shuzo yang merupakan wajah reguler di TV Jepang!

    Gedung Utara

    Di Gedung Utara, Anda akan disuguhi pemandangan Gunung Fuji yang indah di dek observasi di lantai dua. Setelah Anda selesai dengan tur semua pameran dan mengagumi pemandangan sekitarnya, bagaimana kalau menuju ke kafe di lantai yang sama? Jendela besar di sini memungkinkan tampilan yang disuguhkan penuh dengan pemandangan dengan pencahayaan alami dari sinar matahari yang akan sangat hangat selama musim dingin berlangsung.

    Sebelum Anda pergi, kunjungi toko suvenir di lantai pertama yang menjual memorabilia terkait dengan Gunung Fuji dan barang-barang khas lokal dari Prefektur Yamanashi.

    Kapan Waktu Yang Tepat untuk Berkunjung

    Bagi Anda yang berencana untuk berkunjung, harap perhatikan bahwa jam buka dimulai dari jam 8.30 pagi sampai jam 5 sore dari 1 Oktober hingga 30 Juni. Selama musim panas, yaitu 1 Juli hingga 30 September, waktu penutupan akan diperpanjang 1 jam.

    Selain itu, Gedung Utara di buka setiap hari sepanjang tahun tetapi Gedung Selatan akan ditutup pada Selasa ke-4 setiap bulannya.

    Setelah membaca begitu banyak tentang tempat ini, bagaimana kalau mencoba cara yang berbeda dari biasanya untuk menikmati keindahan dan pentingnya Gunung Fuji bagi masyarakat Jepang?

    Website