7 Kami JKT48? Apakah ada? | Membandingkan Kami 7 AKB48 dengan (Ex) Member Paling Terkenal di JKT48

  • SOSIAL
  • Jika Anda penggemar AKB48, pasti Anda pernah mengenal istilah Kami 7. Istilah ini merujuk pada 7 member terpopuler dari AKB48, yang dinobatkan sebagai member terpopuler berdasarkan peringkatnya pada Senbatsu Sousenkyo. Kami itu sendiri dalam bahasa Jepang merupakan singkatan dari Kamisama, atau Tuhan, yang secara kasar mengumpamakan 7 member ini sebagai tingkat paling tinggi dari seluruh member AKB48. Di Indonesia, JKT48 sebagai sister group pertama dari AKB48 telah melaksanakan Senbatsu Sousenkyo selama beberapa kali. Meskipun istilah ini belum secara resmi diperkenalkan oleh JKT48 Operation Team (JOT), dengan penyelenggaraan Senbatsu Sousenkyo selama beberapa kali, tentunya fans bisa menilai beberapa member yang dapat dinobatkan sebagai Kami 7 versi JKT48. Di artikel berikut kami akan memperkenalkan Kami 7 dari AKB48, dan juga versinya di JKT48 versi kami berdasarkan kepopuleran mereka di Indonesia!

    1. Maeda Atsuko (前田敦子) dan Melody N. Laksani

    Di AKB48, peringkat pertama dari Kami 7 adalah Maeda Atsuko atau dikenal juga dengan Acchan. Sudah tidak diragukan lagi bahwa Acchan merupakan member paling populer se-48 Group. Acchan telah berhasil menjadi center dari sebagian besar single-single AKB48. Berdasarkan peringkat Senbatsu pun, member ini telah berhasil memenangkan dua kali peringkat satu, yang menempatkannya sebagai center untuk dua lagu AKB48 keluaran Senbatsu Sousenkyo. Acchan merupakan member dari Gen 1 AKB48, dan telah graduate dari grup ini pada tahun 2012 lalu.

    Sedangkan di JKT48, mungkin Acchan dapat disandingkan dengan Melody N. Laksani, atau dikenal luas dengan panggilannya Melody. Melody merupakan member gen 1 dari JKT48, sekaligus merupakan kapten dari JKT48 selama beberapa tahun, sampai menggandeng dua posisi sekaligus di satu waktu sebagai General Manager dari JKT48. Banyak orang menyandingkan Acchan dengan Melody dikarenakan ketenarannya sebagai member masing-masing grup di khalayak umum. Dapat dibilang, jika orang mendengar tentang JKT48, mungkin yang pertama kali mereka kenal adalah Melody. Melody juga selalu berhasil meraih 5 besar dari Senbatsu Sousenkyo yang dia ikuti, di samping menjadi member Senbatsu dari 17 single JKT48 sejak 2011 lalu. Sayangnya, Melody yang merupakan member gen 1 di JKT48 ini juga telah graduate pada 2018 lalu. Kini Melody telah berhijab dan tetap beraktivitas di JKT48 sebagai General Manager dari grup ini!

    2. Oshima Yuko (大島優子) dan Nabilah Ratna Ayu A.

    Oshima Yuko, atau dipanggil dengan Yuko oleh fansnya, merupakan member dari Gen 2 AKB48 yang juga menduduki peringkat dua dari Kami 7 AKB48. Yuko juga merupakan salah satu member paling terpopuler bersama dengan Acchan. Dalam pengalaman Senbatsunya, dia berhasil meraih peringkat Senbatsu sebanyak dua kali, dimana dia menjadi center dari lagu AKB48 paling populer yaitu Heavy Rotation. Yuko bergabung dengan AKB48 saat Gen 2 terbentuk di tahun 2006, dan menjadi salah satu member paling awal dari Team K sampai akhirnya graduate pada tahun 2014 lalu.

    View this post on Instagram

    Best memories i’ve ever had.

    A post shared by Nabilah Ayu (@nblh.ayu) on

    Peringkat dua Kami 7 versi JKT48 mungkin ditempati oleh si cerewet dari Tim J, Nabilah! Seperti Melody, mungkin Nabilah juga merupakan salah satu member yang paling mendongkrak popularitas JKT48 di khalayak publik, baik di Indonesia maupun di Jepang, lho! Di awal pembentukannya di tahun 2011, JKT48 belum sebegitu populer sekarang, namun berkat Nabilah dan member generasi satu lainnya, kini popularitasnya kian meningkat sampai terus berkembang di tahun 2019 ini. Nabilah juga selalu menempati posisi Senbatsu selama 4 kali keikutsertaannya di Senbatsu Sousenkyo. Seperti Yuko di AKB48, dirinya juga merupakan salah satu member yang paling sering muncul di layar film. Akan tetapi, Nabilah telah secara resmi resign dari segala aktivitasnya di JKT48 pada tahun 2017 lalu, dengan prestasi sebagai member senbatsu di 17 single JKT48, dan juga center di single Saiko Kayo di tahun 2016.

    3.Watanabe Mayu (渡辺 麻友) dan Haruka Nakagawa

    Menyusul Yuko-sama, peringkat ketiga ditempati oleh Watanabe Mayu, atau dikenal fans dengan Mayuyu. Selama menjadi member AKB48, Mayuyu yang berasal dari generasi ketiga dari AKB48 ini dinobatkan sebagai ace masa depan dari AKB48. Mayuyu berhasil memperoleh peringkat satu di Senbatsu Sousenkyo pada tahun 2014 lalu, namun sayangnya mengakhiri baktinya di AKB48 pada tahun 2017 lalu.

    View this post on Instagram

    😭❤️❤️❤️❤️❤️❤️ #JKT48 #member #myfamily

    A post shared by Haruka Nakagawa 仲川遥香 (@haruuuu_chan) on

    Di JKT48, mungkin member yang cocok menempati posisi ini adalah Haruka Nakagawa atau Harugon! Menariknya, baik Mayuyu dan Haruka yang menempati posisi tiga berasal dari AKB48 generasi tiga. Namun, semenjak 2012, Haruka ditransfer ke JKT48 dan menjadi salah satu member paling awal yang membentuk Tim J dari JKT48. Haruka, bersama dengan Melody dan juga Nabilah, juga menjadi salah satu member yang paling sering muncul di layar kaca. Sejak tahun 2016, popularitasnya di layar kaca semakin menanjak, hingga kini dirinya telah berpisah dari JKT48 dan dikenal sebagai artis independen di Indonesia. Haruka paling sering muncul di siaran-siaran komedi, bersanding dengan komedian-komedian Indonesia terkenal seperti Sule, Andre Taulany, dan juga Uya Kuya. Dirinya juga merupakan Ambassador dari Peringatan ke-60 tahun hubungan diplomatik Jepang dan Indonesia tahun 2018 lalu, dan digadang sebagai orang Jepang paling terkenal di Indonesia di era modern. Di JKT48 sendiri, Haruka berhasil menjadi member senbatsu sebanyak 15 kali, dengan posisi center di single ‘Fortune Cookie yang Mencinta’ dan peringkat 3 sebagai peringkat tertinggi di Senbatsu Sousenkyo.

    4.Takahashi Minami (高橋みなみ) dan Jessica Veranda

    Takahasi Minami atau Takamina merupakan member gen 1 AKB48 yang menempati peringkat 4 dari Kami 7 AKB48. Takamina yang juga merupakan General Manager pertama dari AKB48, sayangnya juga telah resmi lulus dari AKB48 pada tahun 2016 lalu. Di tahun terakhir keikutsertaannya di Senbatsu Sousenkyo, fans Takamina kemudian berusaha sekeras mungkin untuk mendorongnya menuju peringkat 1 dari Senbatsu Sousenkyo, yang menempatkan dirinya sebagai peringkat 4 di tahun 2015 lalu.

    Jessica Veranda, atau lebih dikenal dengan Ve, merupakan sandingannya di peringkat 4 versi Kami 7 dari JKT48. Meskipun Ve merupakan salah satu member yang paling sering menempati posisi 1 di Senbatsu Sousenkyo JKT48 (2 dari 3 kali partisipasi), namun populeritasnya di layar kaca mungkin kalah dari ketiga member di atas. Ia sering dinobatkan sebagai Dewi Theater, merujuk kepada salah satu setlist dari Tim J, dan merujuk kepada keanggunannya selalayaknya seorang dewi. Seperti member-member lainnya dalam artikel ini, Ve telah lulus dari JKT48 pada bulan Mei 2017 dan kini melanjutkan karirnya sebagai aktris. Dirinya juga menjadi center dari 6 single JKT48, dari Yuuho wo Miteiru Ka sampai dengan So Long sebagai lagu kelulusannya dari JKT48.

    5.Shinoda Mariko (篠田麻里子) dan Shania Junianatha

    Peringkat selanjutnya diduduki oleh Shinoda Mariko, atu lebih dikenal dengan Mariko oleh fans AKB48. Mariko merupakan satu-satunya member dengan kasus unik, dimana dirinya merupakan member yang masuk dengan audisi berbeda: menghafalkan 12 lagu dan juga gerakan dari AKB48 hanya dalam waktu 4 hari, yang berhasil dirinya lakukan. Semenjak keikutsertaannya di AKB48, Mariko juga menjadi salah satu member JKT48 paling terpopuler, sehingga dirinya dinobatkan menjadi The Queen of TV Commercial di Jepang pada tahun 2012. Sayangnya, Mariko juga mengumumkan kelulusannya pada 2013 lalu, namun masih muncul di industri entertainment Jepang sampai saat ini. Mariko lulus dari AKB48 dengan lagu kelulusannya yang berjudul Namida no Sei Janai.

    Dari JKT48, peringkat ketiga dari Kami 7 diduduki oleh Shania Junianatha dari generasi 1 JKT48. Shania, atau Shanju, merupakan Kapten Tim J selama beberapa tahun terakhir. Dirinya juga merupakan salah satu member tertinggi dari seluruh JKT48, seperti halnya Mariko-sama di AKB48. Shanju juga sangat populer di layar kaca Indonesia, dan sering diundang sebagai bintang tamu dalam banyak acara komedi di TV Indonesia. Ia berhasil menjadi senbatsu dalam 19 single JKT48, dengan center pada lagu Kokoro no Placard di tahun 2014. Menariknya, Shanju juga memiliki lagu kelulusan yang sama seperti Mariko-sama, yaitu Namida no Sei Janai, atau Bukan Salah Air Mata jika diadaptasi dalam bahasa Indonesia. Shanju kini juga telah lulus dari JKT48 dan melanjutkan karirnya sebagai artis di Indonesia, di samping melanjutkan kuliahnya.

    6. Kojima Haruna (小嶋陽菜) dan Cindy Yuvia

    Member ke-6 dari AKB48 dalam daftar ini adalah Kojima Haruna, Nyannyan atau Kojiharu yang dipanggil oleh para fansnya. Kojiharu adalah anggota Tim A AKB48 dan telah lulus dari grup pada April 2017 lalu. Selain menjadi mantan member dari AKB48, Kojiharu juga merupakan artis terkenal yang sering muncul di TV dan sampul majalah di Jepang. Kojiharu juga telah menjadi model untuk merek pakaian dalam Peach John sejak 2013 lalu, dan dia juga memiliki sejumlah iklan TV solo selain dari statusnya sebagai member AKB48.

     

    View this post on Instagram

     

    haaaaai, how are you? what do you think of this picture? 💖 okay, have a good FRIYAY 😍

    A post shared by ᴄɪɴᴅʏ ʏᴜᴠɪᴀ ☆ (@jkt48yupi) on

    Si gadis limited edition menjadi member JKT48 yang mungkin cocok menempati posisi ini. Cindy Yuvia, atau lebih dikenal Yupi merupakan member yang baru saja menempati posisi center (peringkat 1) dari Senbatsu Sousenkyo tahun lalu (2018). Member yang berasal dari generasi kedua JKT48 ini dulu merupakan salah satu pendiri dari Tim K JKT48, lalu kemudian mengalami transfer ke Tim J di tahun 2018. Dengan peringkat senbatsunya, Yupi berhasil menjadi center dari single High Tension yang baru rilis di awal tahun 2019 ini, dan berpartisipasi dalam 19 single JKT48 sebagai senbatsu. Sayang sekali, Yupi juga baru saja mengumumkan akan lulus dari JKT48 saat event Request Hour JKT48 2019 lalu.

    7. Itano Tomomi (板野友美) dan Devi Kinal Putri

    Dan yang terakhir dari member Kami 7 AKB48 adalah Itano Tomomi atau dikenal dengan Tomochin. Tomochin juga salah satu member paling terkenal dari AKB48 yang sangat dipuja oleh segala kalangan masyarakat Jepang, baik laki-laki maupun perempuan, terutama karena dirinya menjadi model dan juru bicara dari merek pakaian Samantha Thavasa yang sangat terkenal di Jepang. Tomochin juga merupakan anggota generasi pertama yang bergabung dengan AKB48 pada 2005, dan lulus dari grup pada 2013 dan melanjutkan karier nya sebagai penyanyi solo. Dia telah merilis jumlah single terbanyak dari semua member generasi satu.

    Di posisi terakhir dari versi Kami 7 JKT48, mungkin cocok untuk ditempati oleh Devi Kinal Putri, atau Kinal dari generasi pertama. Kinal yang telah lulus dari JKT48 di tahun 2018 lalu, kini telah menjadi Asisten General Manager (Melody), dan juga kepala sekolah dari JKT48 Academy yang juga didirikan di tahun yang sama. Tidak berbeda dengan member lainnya dalam daftar ini, Kinal juga merupakan salah satu member yang paling sering muncul di layar kaca Indonesia. Dirinya juga berhasil menjadi salah satu member dengan rilisan single terbanyak, dengan jumlah 17 kali sampai dengan single terakhir (High Tension), dan center dari single pertama JKT48 yaitu RIVER.
    Itulah member-member JKT48 yang menurut kami dapat disandingkan dengan Kami 7 JKT48! Penilaian dilakukan berdasarkan pendapat pribadi, yang didukung dengan pamor masing-masing member di Indonesia, dan juga keikutsertaan mereka di single-single JKT48! Sayang sekali, hampir semua member yang disebutkan disini telah lulus, ataupun akan lulus dalam waktu dekat. Mungkin hal ini juga menandakan babak baru dari perkembangan idol group di Indonesia. Apakah kamu setuju dengan daftar-daftar member di atas?