Serba-serbi Hidup sebagai Muslim di Jepang — Masjid, Makanan Halal dan Toleransi di Kota Tokyo

  • SELURUH NEGERI
  • TOKYO
  • Jepang, dengan sejuta pesonanya, menarik banyak orang dari berbagai kalangan untuk tinggal dan menetap di negeri ini. Tak terkecuali bagi komunitas muslim. Meskipun populasi muslim di negara ini tak lebih dari 5%, berdasarkan pengalaman pribadi saya, Jepang semakin giat menawarkan cukup banyak kemudahan bagi masyarakat muslim. Tak bisa dipungkiri bahwa juga terdapat beberapa kesulitan, khususnya dalam mencari makan, tetapi selalu ada alternatif lain untuk mengatasi masalah ini.

    Pengalaman sebagai Muslim di Jepang merupakan salah satu pengalaman tak ternilai dalam hidup saya. Jika dibandingkan dengan negara asal saya di Indonesia, saya merupakan bagian dari kaum mayoritas yang selalu memperoleh privilege dan kemudahan-kemudahan lainnya dalam segal hal, termasuk beribadah. Berbeda dengan di Jepang, dimana saya bukan hanya seorang pendatang, namun juga seorang muslim di negara non-muslim–memberikan pelajaran berharga bagaimana hidup sebagai seorang minoritas di lingkungan yang benar-benar asing, yang sayangnya sering sekali disepelekan dan disalahgunakan di Indonesia. Hal ini sungguh terasa terutama setelah saya melewati sebulan penuh Ramadhan di Jepang baru-baru ini.

    Jika Anda penasasaran bagaimana kehidupan sebagai muslim di Jepang, berikut merupakan beberapa hal yang mungkin bermanfaat bagi Anda, baik sebagai seorang turis ataupun penduduk!

    Tempat Ibadah dan Arah Kiblat

    Shalat 5 waktu merupakan hal yang tidak boleh dikompromi sebagai seorang umat muslim. Jika dibandingkan dengan Indonesia, pengalaman di Jepang tentulah sangat berbeda karena tidak mungkin Anda dapat mendengar adzan dari masjid terdekat yang menandakan waktu shalat sudah dimulai. Untuk mengetahui waktu sholat, solusi yang bisa Anda lakukan jika berada di Jepang adalah menginstal aplikasi shalat di smartphone dan laptop Anda. Aplikasi yang saya gunakan selama ini adalah MuslimPro, yang tidak hanya memberikan informasi waktu shalat, namun juga arah kiblat, dan Quran di dalam satu aplikasi!

    Lalu bagaimana dengan tempat ibadah?

     

    View this post on Instagram

     

    ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ⎯⎯⎯◦◈ Aşk olmayınca meşk olmaz ◈◦⎯⎯⎯ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤ 代々木上原にあるトルコ大使館のモスクがまあオシャレでした🕌 大使館の人はいい人ばかりで、写真撮るのにも即快諾。ホレました😭 ㅤㅤㅤㅤ ちなみに『Aşk olmayınca meşk olmaz』はトルコ語の慣用句で『情熱が無ければ どんな稽古事も熟達しない』って意味なんですと🇹🇷 ㅤㅤㅤㅤ 仕事も趣味も情熱が大切なんですね🔥🔥 ㅤㅤㅤㅤ 撮影場所:東京都 渋谷区 東京ジャーミィ Location:Tokyo Shibuya Tokyo-Camii ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ───☆*★* 2019 March *☆*★─── #東京 #Tokyo #渋谷区 #東京ジャーミィ #TokyoCamii #tokyographer #shoton_tg #写活 #お写んぽ #風景写真 #Procam #iPhoneの限界に挑む #iPhone6sPlus #whim_life #gf_afterdark #total_shot #tokyocameraclub #tv_asia #a_j_photo #POLICE_NIGHT #japan_photo_share #freestyle_photo_shooting #great_myshotz #写真好きな人と繋がりたい ⿻ ───☆*★* 2019 March *☆*★───

    A post shared by Shinichi Takayama (@takataka___gram) on

    Tokyo sebagai tempat saya berdomisili saat ini, setidaknya memiliki 7 masjid yang terdapat di daerah-daerah populer untuk turis. Masjid-masjid tersebut adalah:

    1. Tokyo Camii, Yoyogi
    2. Masjid Indonesia Tokyo, Meguro
    3. Okachi As-salam Mosque, Ueno
    4. Darul Arqam Mosque, Asakusa
    5. Otsuka Mosque, Ikebukuro
    6. Hiroo Mosque, Roppongi
    7. Masjid Nusantara, Akihabara

    Baca juga: Daftar Masjid-masjid di Area Paling Populer Tokyo

    Selain masjid-masjid di atas, juga terdapat beberapa tempat yang digunakan sebagai tempat beribadah di seluruh Tokyo. Untuk membantu navigasi tempat-tempat tersebut, Anda dapat mengakses situs Masjid Finder yang menampilkan informasi lengkap mengenai tempat-tempat ibadah bagi masyarakat muslim di seluruh Jepang.

    Sedangkan di tempat-tempat umum seperti sekolah dan juga kantor, untungnya sebagian besar orang Jepang sangat toleran terhadap praktik-praktik keagamaan dan kebudayaan seperti shalat. Di kampus saya sendiri, saya diperbolehkan menggunakan ruangan khusus untuk melaksanakan kewajiban saya. Sedangkan di kantor, beberapa teman saya mengatakan bahwa shalat di lingkungan kantor sah-sah saja selama Anda meminta izin, atau setidaknya memberi tahu terlebih dahulu tentang kebutuhan Anda sebelum bekerja di kantor tersebut.

    Makanan Halal di Jepang

    Yang satu ini mungkin menjadi tantangan terberat jika Anda adalah seorang muslim di Jepang. Sebagian besar makanan Jepang berbahan dasar babi, baik dalam bentuk utuh (dalam ramen, kotak bento, ataupun makanan khas Jepang lainnya), ataupun diproses dengan menggunakan minyak babi ataupun bahan-bahan haram lainnya.

    Untuk mengatasinya, Anda dapat membeli bahan-bahan dasar di beberapa toko halal yang tersebar di seluruh Tokyo, dan memasaknya sendiri. Beberapa toko halal yang dapat dikunjungi adalah di Toko Halal Tokyo Camii, Toko Indonesia di Okubo, dan juga beberapa toko online seperti Sonali Halal Food, Nasco Halal Food, dan juga Al-flah.

    Baca juga: Dari Telur Hitam sampai Permen Gula Coklat: 6 Oleh-oleh Halal Paling Populer dari Jepang

    Jika Anda ingin makan di restoran-restoran di Tokyo, tentu saja juga terdapat banyak alternatif yang bisa Anda pilih untuk memenuhi keinginan Anda. Beberapa makanan khas Jepang juga dikategorikan sebagai makanan halal, terutama jika makanan-makanan tersebut ditujukan untuk mereka yang vegetarian. Beberapa pilihan yang dapat Anda coba adalah onigiri (berbahan dasar ikan, atau pilih yang hanya berisi sayuran), yakitori (sate ayam khas Jepang), sushi, sukiyaki (pilih yang hanya berbahan dasar sayuran dan ikan), dan juga segala jenis makanan untuk vegetarian. Untuk daftar restoran-restoran yang bisa dikunjungi, Anda dapat mengakses situs Halal Gourmet yang menampilkan berbagai pilihan resto dengan bahan makanan halal.

    Keterbukaan Masyarakat Jepang Terhadap Masyarakat Muslim

    Pengalaman berpuasa selama sebulan di bulan ramadhan 2019 lalu menjadi salah satu pengalaman yang membuka mata saya tentang hidup sebagai minoritas di negeri orang. Jika dibandingkan dengan Indonesia dimana resto-resto di tempat umum ditutup saat bulan ramadhan (yang menurut pendapat saya juga keliru, karena memaksakan kehendak kaum mayoritas terhadap kaum minoritas) tidak berlaku di Jepang. Ditambah dengan lingkungan sekitar yang tidak berpuasa dan waktu puasa yang lebih lama, tantangan menahan hawa nafsu saat berpuasa benar-benar diuji di negara non-muslim seperti Jepang. Untungnya teman-teman saya di kampus cukup mendukung untuk tetap menjalankan kewajiban berpuasa di bulan ramadhan. Beberapa dari mereka bahkan cukup tertarik untuk mencoba langsung berpuasa selama beberapa hari setelah saya menjelaskan makna berpuasa di bulan ramadhan sebagai seorang muslim.

    Jepang sendri, menurut pendapat saya pribadi, secara umum sudah mulai terbuka dan menerima masyarakat muslim di tengah-tengah kehidupan masyarakat Jepang. Hal ini ditunjukkan dengan semakin gencarnya inisiatif pemerintah dalam menggenjot program-program pariwisata yang muslim friendly. 

    Sumber: halalmedia.jp/

    Sumber: halalmedia.jp/

    Jika Anda berkesempatan mengunjungi beberapa kota besar di Jepang, ada kemungkinan besar Anda akan menemukan banyak sekali peta panduan wisata untuk umat muslim, yang berisi destinasi-destinasi wisata yang dekat dengan tempat ibadah, ataupun restoran-restoran bersertifikat halal di sekitar destinasi wisata tersebut. Selain hadirnya peta wisata, bahkan beberapa akomodasi di Jepang secara spesifik melabeli mereka sebagai ‘halal accommodation’ yang hanya bisa ditempati oleh masyarakat muslim. Beberapa bandara besar seperti Narita, Haneda, dan juga Kansai juga sudah menyediakan tempat-tempat untuk beribadah. Hal ini mungkin juga didukung oleh kesadaran pemerintah bahwa masyarakat muslim, seperti dari Indonesia, Malaysia, dan Turki, merupakan bagian besar dari penduduk Jepang kini, baik sebagai wisatawan, pekerja, ataupun pelajar.

     

    View this post on Instagram

     

    。。。東京ジャーミィ。。。 * * أكبر مسجد في اليابان جميله جدا انا احب هذا المكان اريد الزيارة مرة اخرى * * 日本最大のモスク🕌✨ * * ココは いつか絶対に行こうと思ってた * * ずっと・・・ずっと 行きたかった場所 * * H31.4.23 #東京ジャーミィ #tokyocamii * * メチャ美しくて感動した…♡ * * 行ったら ちょうど礼拝の時間で それを眺める事も出来たし( ´ー`) * * 今まで知らなかった事も知れた * * もっともっと 色んな世界を知りたい☺︎ * ✴︎✴︎✴︎✴︎✴︎ #洗面器同好会💙 #こうち🐕まうち🐈 #グラデ同好会 #写真好きな人と繋がりたい #写真撮ってる人と繋がりたい #写真 #写真部 #建造物 #建築物 #建物 #photo #photos #picture #写真が好き #写真を撮るのが好きな人と繋がりたい #pictures #ステンドグラス #日本最大のモスク #イスラム教 #モスク #礼拝堂 #東京 #トルコ文化センター #代々木上原 #japan #tokyo #mosque #beautifulmosque

    A post shared by mau☆*゚ (@mau.30) on

    Dengan semakin terbukanya Jepang terhadap masyarakat muslim, Anda tidak perlu lagi khawatir jika Anda ingin berkunjung ke Jepang baik untuk tinggal dalam waktu yang lama, ataupun hanya sekadar berwisata selama beberapa hari. Pemerintah Jepang terlihat semakin giat dan serius dalam memberikan berbagai kemudahan dan kenyamanan kepada masyarakat muslim yang berkunjung ke negara mereka.

    Sumber gambar utama: https://www.instagram.com/p/BxCKRzXAWrv/