6 Tips Penting Berpergian dengan Kereta di Jepang!

  • TATA CARA
  • Meskipun sistem kereta Jepang dikenal dengan efisiensi dan cakupannya yang luas, berpergian dengan kereta api mungkin akan menjadi hal yang menakutkan untuk dilalui–terutama bagi seseorang yang baru ke Jepang. Peta kereta bawah tanahnya yang njelimet, stasiun yang penuh sesak, dan juga kendala bahasa merupakan beberapa tantangan bagi pendatang baru di Jepang untuk berpergian secara efisien menggunakan kereta. Di atas semua itu, Anda akan berpergian dengan masyarakat Jepang yang sudah tahu betul etika-etika tidak tertulis yang biasanya tidak diketahui oleh turis asing. Kami telah menyusun beberapa pedoman esensial untuk Anda ikuti, sehingga ketika Anda berkunjung ke Jepang, Anda dapat menghindari kesulitan-kesulitan saat berkendara dengan menggunakan kereta di Jepang

    Jangan terburu-buru di gerbang tiket

    Karena kereta merupakan salah satu satu transportasi publik, penting bagi Anda untuk memperhatikan orang lain di sekitar Anda. Meskipun mungkin terlihat mudah untuk melenggang masuk dari gerbang tiket menuju ke platform kereta, kesalahan sedikit saja akibat terburu-buru di gerbang tiket dapat mengakibatkan kerugian yang besar. Karena banyak orang yang berlalu-lalang setiap detiknya di gerbang tiket (terutama di waktu sibuk), sedikit saja pelambatan dapat berujung pada tumpukan penumpang yang penuh sesak di stasiun kereta. Pastikan Anda telah memiliki segala jenis informasi yang dibutuhkan untuk naik kereta yang Anda butuhkan, seperti platform, tiket kereta ataupun IC Card, sebelum Anda melewati gerbang kereta. Jadi Anda tidak akan berlama-lama mencari dulu di mana tiket Anda saat Anda akan melewati gerbang. Jika Anda menggunakan IC Card, pastikan bahwa IC Card benar-benar telah menyentuh sensor di gerbang kereta. Pastikan juga Anda memiliki saldo yang cukup saat menggunakan IC Card, sehingga tidak akan merepotkan orang lain saat harus memotong barisan keluar dari gerbang tiket untuk mengisi saldo.

    Jangan berlari tergesa-gesa menuju ke platform kereta

    Meskipun mungkin Anda akan tergoda untuk langsung berlari menuju ke platform untuk langsung naik ke kereta sesaat setelah Anda lewat gerbang tiket, Anda tetap harus hati-hati setiap saat. Platform kereta didesain untuk mengakomodasi arus penumpang saat keluar masuk kereta. Bukan pemandangan yang langka jika Anda akan melihat banyak penumpang yang keluar kereta dengan tergesa-gesa. Bayangkan jika Anda tergesa-gesa di platform kereta dan bertabrakan dengan arus penumpang dari dalam kereta? Hal ini dapat berakibat sangat fatal, mulai dari jatuhnya barang-barang Anda di jalur kereta, sampai pada terjepit pintu kereta ataupun kejadian-kejadian yang tidak diharapkan lainnya.

    Perhatikan pintu kereta dari sisi mana yang akan terbuka

    Pedoman yang satu ini sangatlah penting terutama jika Anda berada dalam gerbong (ataupun) kereta yang penuh sesak. Lokasi platform di masing-masing stasiun tidaklah selalu sama, dan posisi mereka akan juga bergantung pada pintu kereta dari sisi mana yang akan terbuka. Meskipun banyak dari jalur kereta memiliki pengumuman otomatis yang memberitahukan sisi mana dari kereta yang akan terbuka, sisi gerbong dari pintu yang terbuka juga biasanya akan sangat penuh dengan penumpang saat kereta akan mendekat ke stasiun. Jika Anda terpaksa berdiri di kereta, Anda harus dengan cermat memperhatikan tempat Anda berdiri, karena jika Anda berdiri di sisi dekat pintu yang akan terbuka di kereta yang penuh, mungkin Anda akan terdesak keluar. Untuk menghindari ketidaknyamanan dan kerepotan keluar masuk keluar karena berdiri di sisi kereta yang salah, alangkah baiknya bagi Anda untuk seksama memperhatikan pintu gerbong kereta mana yang akan terbuka.

    Jangan memaksa masuk di kereta yang penuh

    Hal yang unik dari berpergian menggunakan kereta di Jepang adalah hilangnya personal space bagi orang Jepang. Dengan penumpang kereta yang berdesakan di kereta yang penuh, personal space yang seringkali sangat menjadi prioritas orang Jepang seakan hilang. Dalam satu kereta yang penuh, orang-orang terpaksa harus bersentuhan dengan tidak nyaman untuk mengejar waktu ke tempat tujuan. Jika Anda benar-benar sedang tergesa, mungkin memaksa masuk merupakan satu-satunya jalan untuk mengejar waktu. Akan tetapi, jika sebenarnya Anda tidak terlalu telat dan terburu-buru–percayalah, berdesakan di kereta Jepang yang penuh sesak merupakan pengalaman tidak menyenangkan untuk diperoleh saat berpergian.

    Persiapkan rute tempuh sebelum perjalanan

    Jalur kereta di Jepang merupakan salah satu yang paling rumit di seluruh dunia. Bahkan bagi orang yang sudah lama tinggal di Jepang, tersesat masih menjadi kejadian yang sangat mungkin terjadi. Oleh karenanya, Anda harus mempersiapkan peta atau jalur kereta yang akan digunakan, atau setidaknya membuat diri anda familiar dengan jalur kereta yang akan Anda gunakan. Hal ini akan berguna untuk banyak hal, seperti tidak usah memakan waktu banyak untuk bingung saat mencari jalur kereta, kehingalangan waktu karena menaiki (atau lupa turun kereta) karena tidak paham jalur, sampai disorientasi di tengah kerumunan orang yang sangat sibuk di stasiun kereta.

     

    Siap-siap untuk kereta terakhir

    Meskipun menjelajahi kehidupan malam di Jepang adalah kegiatan yang menyenangkan, Anda harus tetap waspada karena kesenangan malam hari Anda mungkin akan menjadi keapesan karena ketinggalan naik kereta terakhir. Informasi tentang kapan kereta terakhir akan berangkat agak sulit untuk dicari di stasiun, jadi alangkah lebih baik untuk memastikan sebelumnya melalui internet ataupun staf stasiun, kapan kereta terakhir akan berangkat. Jika Anda mendengar pelayan platform mengumumkan Shuuten (Perhentian Terakhir), jangan panik dan dengan tenang mengumpulkan informasi tentang cara pulang dari lokasi Anda sekarang. Semoga beberapa tips ini dapat membantu memberi Anda panduan jika Anda datang ke Jepang di masa depan.